Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
War dalam gladiator


__ADS_3

Gladiator sebuah bangunan kokoh dengan lapangan luas kini tempat itu sudah dikerumuni oleh banyak orang. Mereka sengaja datang hanya untuk melihat jalan nya eksekusi jendral Jacob yang akan segera dilaksanakan pagi hari ini.


Kaisar dan selir pertama berada dalam tempat khusus di arena gladiator tersebut. dimana mereka dapat melihat orang orang berkerumun dengan jelas dari atas balkon.


Anna sempat khawatir akibat peristiwa tadi malam, dia takut kalau Kaisar tau kejadian itu berhubungan dengan nya . Apalagi kemarin malam dia melihat Roselind seperti akan tenggelam di danau tersebut.


"Yang mulia kenapa anda tidak fokus, apakah Kaisar ragu dengan keputusan anda ini "


Tidak ingin mengambil pusing tentang peristiwa semalam. Anna mulai mengglayut manja di pangkuan suaminya, laki-laki sempurna yang berhasil dia rebut dari seseorang.


Melihat Hanz yang sempat melamun, Anna mencoba untuk menghibur nya dengan cara lama yang sering dia lakukan kepada beberapa pria yang pernah berkencan dengan nya.


Mengambil perhatian dari Hanz adalah sesuatu yang harus dia lakukan, sebab pria ini masih saja bersikap dingin terhadap nya.


"enyahlah! berhenti bersikap seperti seorang pela*cur Anna ,kau adalah bagian keluarga istana sekarang bukan lagi dirimu yang berstatus rendahan"

__ADS_1


stt


Wanita yang tengah hamil besar itupun terhenyak kaget mendengar ucapan sarkas Kaisar terhadap nya. yang secara terang terangan mengingatkan status nya yang dulu di anggap sebagai pela*cur pribadi milik Kaisar.


"Maaf Kaisar hormon hamil membuatku menjadi lebih bersikap manja. aku minta maaf karena kelakuan hamba membuat Kaisar merasa risih"


Anna sepertinya sudah tidak lagi mempermasalahkan perlakuan kasar Hanz kepada nya. Gadis itu lebih memilih mencari aman untuk posisinya dengan tidak menyinggung atau melawan Kaisar.


Sungguh wanita yang mudah pasrah


"duduklah ditempat mu " printah Hanz dengan nada tegas, kemudian pria tersebut beranjak dari tempat duduknya mendekati Jimmy yang bekerja mengawasi keadaan di bawah sana.


"sudah tuan, mereka sudah siap diposisi nya masing-masing . sebagian berbaur dengan warga biasa jadi kehadiran mereka tidak akan menimbulkan kecurigaan "


"Dari awal pintu gerbang taruh beberapa pemanah di atas kedua sisi menara .dan yang paling penting orang yang bertugas mengawal Duke Jacob harus diperiksa terlebih dahulu Identitas nya, jangan sampai seorang mata mata berhasil hidup di area gladiator yang sebentar lagi menjadi neraka untuk musuh"

__ADS_1


"Baik Kaisar. sepertinya eksekusi akan segera dimulai, sebaiknya kita berada dibawah supaya ketika mereka datang, yang mulia bisa langsung mengangkat pedang"ujar Jimmy saat melihat pengawal mulai membawa Duke Jacob ke tengah lapangan .


Hukuman penggal Duke Jacob dapatkan setelah dewan hakim memutuskan hasilnya. Dia dibawa dengan kedua tangan terikat dibelakang, di samping nya seorang algojo memegang parang tajam di tangan .


Ketika matanya mulai tertutup sebuah kain hitam. Duke Jacob sudah mengetahui kedatangan Kaisar beserta Jimmy tidak jauh dari tempat eksekusi nya .


Mereka juga membaur dengan yang lain, tetapi orang orang tidak menyadari nya.


Orang yang bertugas memimpin hukuman itu berlangsung memberi aba aba kepada algojo tersebut.


Saat aba aba terakhir tiba-tiba terdengar suara gaduh dari arah gerbang, dan pada saat itu juga ribuan anak panah melesat mengincar musuh yang menerobos masuk kedalam arena gladiator.


"SERANG! ARAHKAN PANAHNYA TERUS KEARAH MEREKA! "


hiyat!

__ADS_1


Kaisar dan juga Jimmy sudah naik di kuda masing-masing. Keduanya pun memimpin pasukannya untuk turun dan menyerang balik pasukan musuh dari Kekaisaran Elbres tersebut.


Sedangkan Duke Jacob dengan kegigihannya akhirnya dapat membebaskan diri. Dia pun mengambil salah satu pedang yang tergeletak diatas tanah dan mulai ikut dalam kekacauan itu.


__ADS_2