
Dug
Tubuh marry dilempar kedepan kuil hingga dahinya terpantuk ke tangga kayu yang ada disana, darah pun kembali keluar akibat benturan keras tersebut.
awh
Saat Marry berusaha menegakkan badannya terdengar teguran tegas dari Feng ling.
"Kembali bersujud dan meminta maaflah atas dosamu Marry "
"hiks baik aku mengerti hiks hiks "
hal itupun membuat Marry ketakutan ia lalu kembali sujud di bawah patung Buddha mengikuti perintah suaminya .
"Dewa aku memohon maaf atas dosaku yang begitu besar kepada seseorang! aku telah merebut kekasihnya, sekarang dia datang membalas rasa sakit hatinya kepadaku "
"suamiku sendiri yang menyiksaku! sekarang hidupku benar-benar sudah hancur dan aku merasa malu menjalani hari hariku berikutnya . bila di izinkan untuk mati maka aku akan mati saat ini juga! "
Dengan menutup matanya Feng ling mencoba menenangkan diri dia juga tidak tega melihat nya. tetapi ini adalah proses yang menyakitkan untuk mengantarkan keduanya kepada kebahagiaan sesungguhnya. tanpa lagi terbebani rasa bersalah terhadap wanita yang tengah menatap dingin kearah mereka.
aku juga ingin minta maaf kepadamu Marry...
Walaupun Roselind merasa sudah menghancurkan keduanya tetapi tidak ada perasaan bahagia yang ia rasakan . Cara Feng menatap lembut Marry kembali membuat Roselind sakit hati .
__ADS_1
Dia tau alasan Feng bersedia menjadi alat balas dendam nya semua dilakukan supaya Roselind tidak menyakiti marry kembali setelah kejadian tadi.
Feng telah memberi syarat tersebut terhadap Rose sebelum dirinya mau menjadi alat balas dendam Wanita itu.
Kenapa! kenapa dikehidupan ini aku tidak pernah berharga di mata mereka . apa aku pernah egois! aku hanya melepaskan mereka sebentar tetapi apa, orang baru tiba-tiba datang mengambil nya dariku.
Dan mereka juga tidak pernah berpikir siapa yang ada disisi mereka sebelumnya.
aku pernah hancur dan kembali lagi hancur untuk kedua kalinya .
Mereka yang dimaksud Roselind adalah para pria yang pernah singgah di kehidupannya yaitu Hanz dan juga Feng .
Memikirkan ketidakberuntungan dalam hal asmara dan semuanya berakhir dengan pengkhianatan. Membuat setetes cairan bening mengalir dari sudut matanya, Roselind yang sadar telah terbawa oleh kesedihan nya sendiri.
dia kecewa sekaligus patah hati.
"huff tidak masalah "
"aku sudah bahagia membuat jala*ng itu hancur yah.. "
Feng dan Marry berdoa di kuil hampir tiga puluh menit.
Merasa sudah waktunya pergi, Roselind lalu menghampiri seseorang yang telah membuatnya kecewa ia kemudian mengucapkan kalimat menohok untuk Feng .
__ADS_1
"Rose"
"kamu sangat mencintainya kenapa harus berpura-pura membenci dia?kenapa mencoba mendekati ku kalau pada akhirnya dia yang kamu inginkan "
"benar aku memang pria picik seperti yang kamu pikirkan Rose. aku sudah berusaha mencintaimu sepenuh hati tetapi kehadiran Marry membuatku perasaan ku goyah "
"Heh, Feng kamu sungguh pria bodoh kau sudah pernah di tinggalkan wanita itu ketika masa terberatmu tetapi sekarang ,kamu kembali menerima kehadirannya dengan sukararela .dimana harga dirimu sebagai pria yang selalu menjunjung ego tinggi?"
ucapan menohok itu membuat Feng terdiam dengan wajah terpaku.
"Feng... "panggil Marry lirih sebelum akhirnya dia pingsan didepan kuil leluhur.
"Cepat bawa nona muda ke dalam! dan panggil dokter keluarga segera "
melihat wajah panik Feng yang ditujukan untuk Marry, Roselind diam diam tertawa sinis karna dia sadar posisinya sekarang, sebaiknya lupakan harapan yang kau gantungkan kepada pria itu dulu. Dia bukan milikimu lagi sekarang .
"Saya akan kembali nyonya ling , sekarang putramu tidak berhutang apapun lagi denganku. dia bisa hidup tenang setelah ini, terimakasih sudah menerimaku disini aku pamit nyonya"
Nyonya ling tidak berkata apapun saat Roselind pamit dari kediamannya.
####
RoseðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1