
Semua orang menatap canggung kearah Jendral Jacob yang berjalan menuju tempat arang panas dengan membawa seekor babi hutan ditangan nya. Dibadan nya masih terlihat perban yang menutupi area lukanya.tapi bukankan pemandangan hasil buruan itu yang membuat mereka menatap aneh kepada Jendral Jacob,tetapi setelah rombongan sang selir juga ikut kembali tak lama setelah nya.
Mereka melihat raut wajah selir kaisar terlihat gelisah dan ketakutan pikiran buruk pun langsung tertuju kepada Jendral Jacob.
"Seekor binatang buas berlari dengan cepat didepan saya menuju sungai .jadi hamba langsung melemparnya dengan tombak. "
"Saya tahu apa yang dipikirkan semua orang, tetapi saya bersumpah atas nama keluarga Jacob sendiri saya tidak melihat sama sekali tubuh Selir Anna saat itu "
"Jadi hamba mohon kepada Kaisar untuk tidak salah paham kepada saya"Kata Duke Jacob membungkukan badannya di bawah kaki sang Kaisar sembari memberi penjelasan atas kesalahpahaman tersebut.
Dilihat dari ekspresi dingin Kaisar , Hanz dia tampak menahan kegeraman nya sendiri di hadapan semua orang. Dia lalu tanpa banyak bicara hanya mengucapkan beberapa kata yang dianggap tidak memuaskan hati semua orang.
"Baik penjelasan mu akan saya terima Duke"
Jenderal Jacob hanya bisa mendesah kecewa oleh ketidakpercayaan Kaisar terhadapnya. Sebuah kebetulan ini siapa yang akan mengira, ia saja tidak tahu bahwa sungai yang hampir mati itu malah digunakan oleh selir untuk mandi.
__ADS_1
Padahal ada satu anak sungai lagi yang jauh lebih dekat dari tenda di didirikan.Memikirkan nya membuat Duke Jacob merasa ada yang tidak beres ataupun peristiwa ini memang disengaja
"Kaisar! huhu aku sangat takut saat Duke Jacob tiba-tiba muncul dari semak semak. a aku rasa dia memang sengaja melakukan nya hiks bagaimana ini "tangis Anna yang langsung memeluk tubuh Kaisar setelah pria itu masuk kedalam tenda.
" Tenang ini semua hanya kesalahpahaman aku akan menyelidiki nya lagi ,untuk mengobati keresahan mu"
Sahut Hanz berusaha menenangkan kegelisahan selirnya itu. Bagaimana mungkin Duke Jacob tertarik dengan wanita nya? dugaan ini bukankah terlalu konyol untuk berburuk sangka kepada Jendral tertinggi di Barron itu.
Di kediaman Jacob
"Feng sudah kembali Marry, kemarin aku menunggu nya langsung di pelabuhan "
Kalung Ruby pemberian Feng jatuh ke lantai setelah Marry mendengar ucapan Rosalind tadi.
*Bagaimana bisa mereka bertemu?
__ADS_1
darimana Rose mendapat kabar kepulangan Feng, sedangkan aku yang selalu mendapat surat dari Pos tidak mendapatkan suratnya beberapa hari ini .
Rose kau dasar rubah licik*!
"oh iya tiket kereta itu tolong simpan baik baik jangan sampai hilang, ayah sudah bekerja keras untuk mendapatkan nya "
"Astaga Marry kenapa bisa jatuh cepat cari ruby nya ,itu adalah benda pemberian Feng untukku"
Kali ini Marry sudah sangat marah oleh keberuntungan Rosalind yang tidak ada habisnya nya . Tau Ruby itu juga pemberian Feng, dengan cepat kakinya menutupi perhiasan langka tersebut yang ada disamping kaki nya persis supaya Rosalind tidak bisa mencarinya.
Senyum nya pun terlihat jahat untuk sesaat lalu berubah menjadi ekspresi sedih seolah ikut merasa bersalah atas hilang nya Ruby merah tersebut.
"Sepertinya terpental ke kolong lemari, dilantai sudah saya cari tetap tidak ketemu nona"
"Cepat cari lagi dengan benar! "
__ADS_1
Perintah Rosalind tegas dia harus memakai perhiasan itu untuk bertemu Feng ling malam ini. karena pria itu berkata akan ada yang sepesial di malam nanti.