Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Rencana


__ADS_3

Wajah yang tadinya berseri seri kini berubah menjadi datar tat kala merasa pelayan pribadinya menghindari pertanyaan itu. Sudah kuduga dia pasti menyembunyikan sesuatu dan berkaitan dengan Feng, haruskah aku memancingmu untuk menunjukkan siapa dirimu marry?


Matanya tidak lepas memandang punggung maryy yang pergi menghindarinya , dengan alasan ingin mengambil persediaan mentega padahal tak jauh dari mereka ada sebaskom penuh mentega yang belum digunakan.


"Panggang pai nya aku serahkan sisanya kepada kalian "


ujar Roselind dengan wajah tidak bersahabat, para pelayan yang membantunya pun takut melihat perubahan tersebut.


Malam harinya Roselind pergi menyelinap keluar dari kediamannya. Dia dan bawahannya tidak bisa leluasa untuk bertemu bila masih dilingkungan keluarga Jacob, Rose memilih taman didekat danau untuk bertemu.


"Pamanku ini memang masih dendam terhadap keluargakui yah, ah pria tua itu... " Rose tidak habis pikir dengan cara licik yang dilakukan oleh pamannya demi menyakiti keluarganya. Mulai dari membantu Anna diangkat menjadi selir sampai berusaha membuat kekacauan di perbatasan.


supaya perhatian ayahnya teralihkan dari masalah istana. jendral Jacob akan sibuk mengurusi pemberontakan sedangkan di pemerintahan pamannya sudah mengatur strategi untuk menguatkan posisinya.


"Apa bibi tidak curiga kepada paman? "

__ADS_1


"sepertinya tidak nona, hubungan mereka terlihat baik baik saja"


sahut bawahan nya jujur, orang ini selain mengwasi Anna dia juga memperhatikan keluarga paman Roselind. Tentu dua beban berat dipikulnya sendiri, percayalah tetapi semua itu dibayar bersih oleh kesejahteraan yang diberikan nona muda Jacob.


"kalau begitu kita rusak saja hubungan keduanya "


Senyum jahat terukir jelas dibibir Roselind, dia sudah membuat banyak rencana untuk menghadapi para pengkhianat disisinya. Ini akan memakan waktu lama aku harus bisa mempersiapkan nya dengan baik, Rose kau tidak boleh menatap kasihan musuhmu karena itu menjadi celah untuk mereka memanfaatkan kebodohan mu lagi.


Di perbatasan Kaisar sudah sampai ditempat kamp militer di bangun. Langsung saja dia menemui jendral kebesaran nya tersebut, kedua orang yang sama-sama memiliki kuasa ini tampak lebih dingin daripada pertemuan sebelumnya.


"Jenderal Jacob sudah menyetujuinya, maka saya akan segera memulai hal 'itu' "


"ini terlihat nyata saya merasa musuh lain akan datang lebih banyak lagi kedepannya "


"Tiga ribu pasukan sudah mulai melakukan perjalanan ke perbatasan Grewl ini. Para prajurit yang sudah terluka itu bisa kembali ke Barron untuk beristirahat "

__ADS_1


"terimakasih atas bantuannya Kaisar "


"sudah menjadi tugasku, aku berada disini selama tiga hari untuk mengawasi tugasmu Duke"


Pernyataan Kaisar dibalas tatapan tajam dari Duke Jacob, pria tua tersebut segera mengwal Kaisar menuju area padang dia ingin menunjukkan sesuatu.


"mereka sudah memasang banyak jabakan disini, saya khwatir para prajurit itu akan terluka saat sedang latihan" Duke Jacob menunjukkan area yang sudah dipasangi jebakan hewan, Hanz yang melihat nya pun merasa geram sebab musuhnya ini memiliki koneksi cukup besar diluar Kekaisaran Barron.


"Dia sudah bekerjasama dengan Kerajaan lain, tepatnya Kekaisaran Borussia yang belum pernah kita sentuh. Tikus ini memang memiliki nyali yang besar , aku cukup terkejut oleh pergerakannya "


Hanz menghirup nafas cukup panjang. Sekali lagi dia harus membuat satu negara mengalami wabah kelaparan.


"aku akan menghentikan pasokan gandum ke Borussia untuk melemahkan perekonomian mereka. Sehingga raja Jobs berpikir dua kali dalam melakukan aktivitas militer mereka di perbatasan"


###

__ADS_1


🤡


Berpikir tidak


__ADS_2