
Satu minggu berlalu
"apa kau mengenal Feng sebelumnya marry"
tanya Rose penasaran dia bisa merasakan perubahan sikap pelayan nya sejak pertemuan nya dengan Feng ling.
"tidak nona saya cuma berpikir dia pria yang tidak sopan"
"tidak sopan seperti apa? "
"dia begitu genit kepada nona saya tidak suka melihat sikapnya padahal anda dan dia belum lama bertemu tetapi tingkahnya"
"oh dia hanya suka bercanda aku memakluminya,dan sebenarnya dia pria yang manis walaupun sudah satu minggu setelah pertemuan terakhir kita tidak pernah bertemu lagi tetapi dia tidak pernah lupa untuk mengirim ku surat sekedar menanyakan kabar aku suka dengan perhatian nya"
"yah saya tau tapi anda juga harus berhati-hati takut ada rumor buruk masuk ke telinga Kaisar"peringat Merry kepada Rose jangan karena nonanya terlena dengan pria asing itu dia sampai melupakan tentang Kaiser.
" apa peduli kaisar? sejak aku pergi hingga hari ini dia tidak pernah menanyakan kabarku ataupun mengunjungi ku. kau pikir Hanz akan cemburu bila tau aku selingkuh "
"nona kita tidak pernah tau perasaan Kaisar sebenarnya jadi lebih baik kita cari aman saja" sahut marry semakin dibuat khawatir dengan sikap Rose yang tidak peduli konsekuensi nya bila Kaisar Hanz tau selama ini Roselind berhubungan dengan pria lain walaupun nonanya bilang bahwa hubungan mereka hanya sekedar teman. Tapi siapa yang akan percaya dua orang berbeda jenis kelamin hanya memiliki hubungan pertemanan pastinya lebih dari itu.
"aku tidak peduli, kita harus memanfaatkan waktu saat ini untuk bersenang-senang jangan memikirkan orang di istana . "
"aku suka gaya rambutnya kau memang kreatif marry"puji Rose menyentuh rambutnya yang sudah dihias sedemikian rupa oleh Marry . Riseking
"Terimakasih pujiannya nona ,tapi saya ingin bilang... "
Belum sempat menyelesaikan ucapannya salah satu pengawal di kediaman Jacob datang membawakan kabar akan kedatangan tuan Feng .Roselind tentu sangat senang dia seperti merasakan jatuh cinta untuk kedua kalinya tapi kali ini hubungan nya hanya sekedar teman tidak mungkin lebih.
Berlari tergesa-gesa tidak sabar menemui temanya dia sampai menabrak beberapa pelayan yang tengah bersih bersih.
__ADS_1
"maaf, maaf semuanya...! " hanya ucapan itu yang dilontarkan Rose untuk meminta maaf atas kecerobohannya.
"Hai Feng" sapa Rose dengan nafas terengah-engah, Feng membalasnya kikuk dia sedikit terkejut karena Rose datang seperti habis dikejar hantu.
"Hai, apa ada yang mengejarmu tadi"
"ahhaha itu... aku hanya sedang hobi berlari saja bukan apa-apa"balas Rose mengusap tengkuknya malu, apa apaan tadi dia kenapa begitu bersemangat hanya karena ingin menemui Feng ah memalukan.
"baiklah , aku punya hadiah untukmu semoga kau menyukainya"
Feng mengambil sebuah kalung bermata rubi dari sakunya dan memberikan benda indah itu kepada Rose.Rose menerimanya dia memperhatikan kalung yang diukir begitu indah dengan hiasan batu rubi kesukaannya, sesaat dirinya terpesona oleh hadiah yang diberikan Feng.
"kalungnya sangat indah kau yakin menghadiahkan ini untukku"
"perhiasan seperti itu mudah aku dapatkan jadi itu hadiah kecil sebagai hadiah pertemanan kita"
"oke okeh"
siapa? apa ayahku baru saja pulang
Perlahan gerbang terbuka menampilkan Kaiser Hanz beserta pasukannya yang sudah lengkap menggunakan baju besi seolah mereka akan pergi berperang . Dengan tatapan tajam bak predator .Hanz memperhatikan penuh selidik pemandangan yang menyakitkan mata didepannya, tunangan nya dengan pria asing? berani sekali Roselind selingkuh dibelakangnya dan membawa pria lain ke kediaman Duke Jacob. hati Kaisar panas melihat keduanya yang tampak akrab ,mereka sungguh punya nyali untuk bermain main dibelakang ku batin Hanz dengan gigi bergemelutuk geram.
Akh
Tatapannya kenapa sangat menyeramkan , bagaimana ini ,aku harus menjelaskan nya darimana.Rose mengigit bibir bawahnya ketakutan dengan langkah pelan gadis enam belas tahun itu menghampiri Kaisar Hanz yang masih berdiri tegak didepan gerbang .
"Kaisar kenapa anda kemari dan membawa banyak prajurit juga"
tanya Roselind pelan pundaknya bergetar melihat ekspresi datar Hanz, dia salah telah meremehkan emosi pria satu ini ternyata memang menyeramkan seperti hewan buas.
__ADS_1
"aku akan pergi berperang ke wilayah timur tapi aku tidak menyangka melihat pemandangan yang sangat manis didepan ku , calon permaisuri ku menerima hadiah dari pria asing ? " sahut Hanz dengan wajah menggelap dia mengangkat dagunya angkuh dan melirik dingin tunangannya.
"apa kau mau menjelaskannya sebelum aku pergi "
ucap Kaisar sekali lagi sedangkan Rose kebingungan ingin menjelaskan nya darimana dia tersentak kaget ketika tangan besar Hanz memegang bahunya. Ekspresi pria itu semakin menyeramkan Rose sendiri seperti tidak bisa berkata-kata apa apa ketika melihat tatapannya.
"Dia temanku kami bertemu seminggu yang lalu dia juga seorang pedagang karena murah hati dia memberiku hadiah kalung rubi, kita hanya teman... b-bukan seperti yang kau pikirkan"
"kau berbicara jujur"
'Roselind langsung menganggukan kepalanya cepat dia mana mungkin berani berbohong didepan Hanz yang sedang menahan amarah dan Roselind juga tidak ingin melibatkan Feng didalam hubungan rumit mereka .
"Kau membuatku hampir gila Rose"
Hanz meraih tengkuk Roselind dan langsung melu*mat bibir gadis belia tersebut dan
menciumnya kasar membuat bibir Roselind berdarah karena tidak sengaja tergigit.
"mmeffhh sakit mmwhfmm" rintih Roselind dengan mata berair tapi Hanz seperti tidak peduli dia melampiaskan kemarahannya diciuman panas mereka .Pria itu begitu kasar memperlakukan Rose yang sudah kewalahan oleh ci*uman agresifnya. Ditengah cumbu*an nya Hanz terus menatap tajam ke arah Feng ling yang tercengang melihat mereka berdua, Dia merengkuh tubuh kecil Rose semakin erat seolah menunjukkan kepemilikannya atas gadis kecil ini.
Dia milikku
Feng yang mengerti tatapan Kaisar , memalingkan wajahnya kecewa dia tidak sanggup melihat Rose yang diperlakukan Kasar oleh iblis tersebut.
"hentikan hiks kau kasar sekali! " teriak Rose yang berhasil melepaskan ciuman Kaisar dia memukuli dada Hanz berulang kali .tidak Terima dengan perbuatan Hanz kepadanya.
"maaf waktumu bersenang-senang sudah selesai kau kembali lah ke istana"ucap Kaisar menghentikan pukulan Rose di dada nya lalu pria itu mengusap kedua tangan Roselind yang masih menggengam erat dan menciumnya lembut. Tatapan dingin berubah menjadi hangat Rose pun perlahan mulai tenang .
###
__ADS_1
happy 300like
🥺