
Udara semakin dingin ketika malam mulai menjelang subuh, Roselind sendiri tertidur di atas meja kayu rapuh sendirian . pemandangan yang menyedihkan ketika petugas pelabuhan melihat nya saat hendak pergi, kapal sudah datang sepuluh menit yang lalu.
Tapi gadis tersebut tidak menyadari nya, mungkin karena rasa kantuk yang terlalu berat.
laki laki tua itu ingin membangunkan Nona Jacob tapi segera dicegah oleh Feng yang berjalan kearah nya dengan tergesa-gesa.
"jangan membangunkannya biar aku saja " kata Feng ling sambil menatap wajah polos Roselind ketika tertidur. Dia pasti sangat kelelahan disini, aku merasa bersalah sekaligus senang karena dia datang untukku.
sepertinya aku tidak bisa menahan nya lagi, Rose kau harus tau ada orang yang benar-benar tulus kepadamu aku akan membuktikannya.
"oh ya baik tuan, permisi " pria tua dengan niat baik itu akhirnya pergi setelah kedatangan Feng ling .
"Xio kita istirahat disini aku tidak tega menggangu tidur gadisku ini "
perkataan dengan nada percaya diri itu dibalas senyum masam asistennya. Sebab sejak keberangkatan mereka Xio telah mendapatkan banyak tugas konyol dari tuannya, dan sekarang dia harus beristirahat ditengah pelabuhan yang begitu dingin ini.
"tapi disini dingin tuan, kalau begitu saya akan cari penginapan terdekat saja tuan . badan saya semuanya kaku dan ingin berbaring diatas kasur empuk "
__ADS_1
sahut Xio dengan tatapan penuh harap, kumohon.. kumohon biarkan aku istirahat ditempat lain tuan. cukup kau saja yang seperti anak anji*ng setia disini demi menemani gadis pujaanmu.
"Xio kita sejak kecil selalu berbagi penderitaan kenapa sekarang kau malah ingin meninggalkan tuanmu di kedingin ini.sebaiknya kau tidur lah di luar dan menjaga Roselindku dari bahaya. "
Ucap Feng sambil tersenyum tipis kearah asisten nya,senyuman itu bukanlah maksud baik tetapi cara tuannya memaksa dia untuk tetap tinggal disini.
"aku akan cari kopi, Rose aku benar-benar gila karnamu " Feng berucap dengan nada rendah didekat telinga Roselind, dan mencium kening gadis itu tanpa rasa takut.
lalu menyelimuti tubuh gadis pujaannya itu menggunakan selimut yang dihendak dipakai xio.
"dia memang sudah gila setelah mengenal cinta cih aku yang paling menderita disini" guam Xio sembari berjalan lesuh melewati tuannya. Feng hanya menatap tajam wajah asistennya itu telinganya panas mendengar gerutuan Xio tentang nya.
"Xio...!"
Ketika subuh datang Roselind terbangun dan mendapati kedua pria didekat nya tengah bermain catur. Dan yang berada disamping nya persis adalah Feng ling yang kemudian memberinya senyuman manis seperti seorang pria ramah.
"Rose kau sudah bangun, bagaimana badanmu apa sakit karena tidurnya tidak nyaman? "
__ADS_1
"eh tidak aku baik baik saja " jawab Roselind yang sudah dibuat malu terlebih dahulu. Feng yang menatap begitu dalam membuat Rose salah tingkah dan tidak tau harus memulainya dari mana.
"xio kau ambilkan kami sarapan sana "
"Hoamm siap tuan " Xio yang tidak jadi tidur itu begadang semalaman untuk menemani tuannya bermain catur. bukankah dia adalah asisten sekaligus teman yang sangat setia.
"kau terlihat berbeda "
"apanya? "tanya Rose bingung oleh pernyataan Feng .
"kau semakin cantik setiap kali kita bertemu "
astaga setelah dia pulang dari Tiongkok, mulut nya juga semakin manis ketika berbicara. batin Rose yang sudah ketar ketir menghadapi gombalan Feng setelah sekian lama mereka tidak bertemu.
####
komentar klian aku balas pakai like aja y
__ADS_1