Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Pengecut


__ADS_3

Dikamar Anna sudah ada dokter yang memeriksa tubuhnya. Hanya beberapa pelayan yang menemani gadis tersebut karena Kaisar belum juga menjenguk. Raut terkejut di wajah sang dokter saat menyentuh perutnya, semakin membuat Anna khawatir. Ia tidak merasa dirinya sakit tapi ada sesuatu yang aneh didalam perutnya yang mengakibatkan dirinya sering mual.


"Nona bisa kita bicara berdua "


"tentu dokter , kalian keluarlah dulu " ucap Anna kepada teman temanya, mereka segera pergi dari kamar dan membiarkan kedua orang itu berbicara satu sama lain.


"Nona apakah kau pernah berhubungan dengan seorang pria satu minggu ini" dilempari pertanyaan ambigu tersebut Anna menjawabnya dengan berbohong. ia tidak ingin orang lain tau bahwa dirinya menjadi simpanan dua orang sekaligus.


"Aku hanya berhubungan dengan Kaisar" ucap Anna sambil memalingkan wajah .rasanya dia menyesal karena berhubungan dua orang pria saat ini. Bila hanya dengan Kaisar dia tidak perlu takut dengan sesuatu yang akan terjadi kepada dirinya, karena memang semua itu perbuatan yang mulia bukan orang lain.


Dokter Wang mengangguk paham, ternyata selama ini Kaisar memiliki wanita lain bahkan membuat gadis kecil seperti Anna harus menanggung masalah.


"Kau hamil, aku memeriksanya kandunganmu masih sangat muda dan lemah. Aku harap kau segera bicarakan masalah ini dengan Kaisar "


tanggan Anna meremas seprai kasurnya kuat, sudah diperbudak oleh seorang iblis kini tumbuh benih jahat diperutnya dari laki laki selain Kaisar. Kesialan seolah datang menimpanya terus, sekarang bagaimana dia mengatakan kepada Hanz. Apa pria itu akan percaya kalau anak dikandunganya adalah darah dagingnya.


"Dokter Wang bisakah kau bilang kepada Kaisar usia kandungan ku sudah masuk dua minggu bukan satu minggu. Aku mohon supaya kau memalsukan hasilnya"


"kenapa Nona Anna berbicara seperti itu, bila anda yakin janin tersebut milik Kaisar . kau tidak perlu takut mengatakan sejujurnya "

__ADS_1


"tidak dokter Wang , aku takut kalau dia tidak percaya kepadaku" DokterWang menyentak tangan Anna yang terus memegangi lengannya. Dengan tegas dokter itu menolak permintaan Anna yang bertentangan dengan etika seorang dokter.


"Aku tidak akan melanggar aturanku sebagai dokter, aku menulis hasilnya sesuai dengan yang kuperiksa "


"Kau sangat kejam apa kau tidak kasihan kepadaku" tangis Anna dengan kedua telapak tangannya menutup wajah sedihnya, dokter Wang memilih mengabaikan tangisan pasiennya.dia kemudian menuliskan resep untuk Anna lalu pergi meninggalkan kamar khusus pelayan tersebut.


"Shi*t aku harus segera menemui bedebah itu! "


Di sebuah penginapan mewah tampak dua orang tengah bertengkar. dengan wanita yang seperti frustasi akan masalah yang menimpanya.


"APA KAU TIDAK WARAS MENYURUHKU MERAWAT BENIHMU!? SEMENTARA KAU TIDAK MAU BERTANGGUNGJAWAB! "


"TUTUP MULUTMU PENGECUT TUA! KAU BAJI*NGAN! " Anna melempar segela benda yang ada dikamar penginapan itu kearah Tuan Brandon yang berdiri di depan pintu. Anna memaksa untuk bertemu Tuan Brandon ditengah malam,walaupun awalnya ditolak mentah-mentah tapi dengan sedikit tulisan bernada ancaman akhirnya Duke Brandon bersedia menemui wanitanya.


.


"Jangan bersikap berlebihan Anna ini adalah resiko untuk wanita yang mudah memberikan tubuhnya kepada pria. Sebaiknya bujuk kaisar untuk menikahimu adanya janin itu bisa menjadi alasan untukmu memaksanya "


Mata Anna melirik tajam ke arah pengecut didepan nya, dia pikir Kaisar akan mudah percaya dengan alasannya. Dimana Hanz sendiri juga seperti mempermainkan hubungan mereka, setelah laki-laki itu kembali tertarik kepada Roselind.

__ADS_1


"Aku ingin kau membantuku memalsukan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter Wang, supaya Hanz semakin percaya kepadaku. "


ujar Anna dingin sekarang satu satunya cara mempertahankan hidupnya diistana adalah dengan menjadi selir Kaisar. Dia sudah berjuang hingga sekarang sudah seharusnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan sejak dulu.


"itu adalah hal mudah, untuk masalah tetua istana yang akan memberikan izin supaya kau bisa masuk kedalam istana. Aku akan mengurus semua itu, kau cukup ikuti rencanaku saja "


. "aku harap urusan kita segera selesai biarkan aku hidup tenang bersama yang mulia nanti" pinta Anna kepada Duke Brandon yang memberikannya senyuman licik kearahnya. Selama aku belum bisa menyingkirkan keluarga Jacob maka selamanya kau tidak akan pernah aku lepaskan sayang.


Kemudian laki laki itu mendekati Anna yang memakai jubah merah lusuh , tangan Duke Brandon menyentuh perut Anna dan menglusnya sebentar. Bila memang ini Anaknya maka dia pasti akan diam diam memberikan fasilitas khusus untuk bayinya nanti.


"Kalau dia benar anakku aku akan memberikan sebagian hartaku untuknya nanti " bisik Duka Brandon sambil mengigit kecil telinga Anna.


Dengan tatapan bengis Anna menyingkirkan tangan lelaki tua itu dari perutnya.


"Seperti ucapanmu'Dia'adalah anak Kaisar, keturunan Alexander yang Agung. Dan jangan pernah menyentuhnya tanpa seijinku! "


###


😘

__ADS_1


__ADS_2