
"Xio aku ingin segera melamar Roselind. setelah ini kau siapkan semuanya dari sekarang. aku akan mencari momen yang tepat untuk mengatakan ini kepada Rose" Kata Feng ling dengan senyum merekah bibirnya tidak bisa berhenti tersenyum membayangkan dirinya memakaikan sebuah cincin berlian untuk Rose.
raut wajah terkejut tidak bisa xio tutupi. pernyataan tuannya terlalu diluar pikiran dan keberanian dari cucu keluarga ling itu membuat Xio khawatir bila sampai Feng dikecewakan oleh gadis pujaan nya.
"apa anda serius dengan keputusan ini tuan? "
"Aku serius sebab para anggota keluarga ling juga sudah memberikanku restu untuk mengejar hati nona Jacob itu"
"tapi bagaimana bila Kaisar masih belum melepaskan nona Roselind"
sebuah tepukan ringan mendarat di bahu Xio, Feng dengan segala keseriusannya terhadap Roselind tidak akan gentar menghadapi saingannya sekalipun seorang Kaisar.
tatapan penuh api membara dari tuannya membuat Xio tau bahwa Feng memang sudah memiliki keinginan kuat untuk menjadikan Roselind sebagai pasangan nya.
"Pria itu telah bahagia dengan selirnya dan sekarang Rose memintaku menjadi pasangannya untuk pesta peresmian selir Anna.setelah mendengar ini apakah kau tidak akan meragukan keputusan lagi Xio? "
__ADS_1
"jadi begitu Kaisar memang tidak pernah menganggap Nona Rose selama ini . cih bajing*an beraninya memperlakukan nonaku seperti itu "
"hah karna kau sudah paham lakukan perintahku tadi dengan baik Xio. jangan merusak apapun"
sahut Feng dengan merapikan pakaian formalnya, orang asia sepertiku pun tetap terlihat pantas memakai pakaian orang barat.malam ini aku tidak akan mempermalukan Roselind sebagai pasangan nya, dia harus menggandeng tanganku dengan bangga di hadapan semua orang.
Hanz gertakan mu dulu hanya lah omong kosong belaka, sekarang lihatlah siapa orang yang di samping Roselind.
Malam itu Anna bagaikan seorang ratu yang sedang dikenalkan secara resmi oleh Hanz. Dirinya menatap bangga dengan penampilan yang begitu sempurna, tak lupa mencoba senyuman menawan miliknya dihadapan cermin.
"kejutan Kaisar benar-benar manis dia masih mencintaiku .rasanya aku tidak sabar berjalan bersama Hanz malam ini didepan banyak orang. terutama Roselind gadis malang itu pfft aku ingin sekali membuatnya iri saat melihatku "tutur sembari mengoleskan lipstik dibibirnya , sangat cantik tapi dia memiliki hati yang tidak baik ah sudahlah lagipula sekarang dia adalah nonaku batin Lara pelayan pribadi milik Anna.
Anna langsung menolaknya dengan sinis apalagi pelayan pribadinya ini bersikap sok dekat.
" tidak usah! aku tidak akan merusak riasanku karna makanan itu, cepat bawa pergi makanannya dari sini! "
__ADS_1
"ah baik baik nona " Laradengan ketakutan segera pergi membawa roti roti itu, niat baik nya tadi malah membuat nonanya marah Lara pun sedikit sedih karena nya.
Beberapa saat kemudian kereta kuda milik keluarga Jacob berhenti didepan istana utama, tak lama turun Roselind dengan gaun hitam mewah yang menunjukkan kemolekan tubuh nya secara sempurna.Pemandangan itu membuat mata semua orang tertuju kepadanya saat Rose mulai memasuki aula pesta.
"wah setelah sekian lama tidak ada kabar dari Nona muda Rose. ternyata gadis itu telah menjelma menjadi wanita yang elegan dan dewasa malam ini . ah aku merasa kagum dengannya "
"Cantik sekali tubuhnya aku pikir dia lebih pendek sebelumnya , wajahnya yang kini terlihat lebih dingin memikat banyak pria untuk mengenal nya"
"astaga harusnya dia adalah Ratu kita malam ini sayang sekali mereka telah berpisah"
"pesona yang begitu luar biasa"
Dia tidak langsung pergi ke dalam melainkan menunggu kedatangan Feng yang berangkat dengan kereta kuda berbeda.
Setelah nona dari keluarga Jacob tersebut datang, sampailah Feng juga disana. Dia berjalan tegap berjalan menuju pasangan nya, sontak hal itu membuat orang-orang langsung tercengang apalagi mereka tidak pernah mendengar bahwa selama ini Roselind telah menjalin hubungan dengan pria lain.
__ADS_1
"pria tampan dan wanita cantik adalah pasangan yang sempurna "
Di sudut sana Hanz tidak bisa menyembunyikan wajah nya yang telah menggelap, gelas yang ditangan nya pun hampir dia hancurkan karena melihat pemandangan panas itu