Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Kecewa ditengah rasa dingin


__ADS_3

Roselind malang berusaha untuk tetap sadar ditengah dinginnya air danau. Kepalanya beberapa naik turun akibat kekurangan oksigen, nafasnya tercekat ketika sadar danau itu lumayan dalam diameter nya.


Kakinya yang pendek bergerak cepat, sebab tidak ingin tenggelam di danau tersebut. Dia yang masih dalam keadaan panik hampir tidak bisa mengontrol diri, padahal bila seseorang ingin selamat dari peristiwa itu hal utama yang harus dia lakukan adalah bersikap tenang.


"huffh.. hahhh hah Marry t tolong aku! kumohon! " secercah harapan muncul dibenak Roselind ketika Marry datang sambil membawa selimut miliknya.


Senyum lebar yang tadinya penuh dengan harapan perlahan turun saat ia menyadari Marry tidak bergerak dari tempat nya.


Gadis itu malah menatapnya dengan tatapan dingin, seolah tidak berniat untuk membantunya . Roselind yang mulai tenang mencoba mempraktikkan pelajaran renang yang ia dapat sejak umur sepuluh tahun,Dia mengerti tidak akan ada yang membantu nya di posisi ini ,sekalipun Marry pelayan pribadi yang sudah bekerja lama dengan nya.


hubungan mereka pun hancur pada waktu itu juga terutama Roselind yang terlanjur sakit hati oleh sikap Marry.


"ck kenapa dia belum tenggelam, lama sekali jala*ng itu masih hidup disana"gerutu Marry dengan nada kesal alisnya menukik tajam memperhatikan gerakan Roselind yang terlihat semakin lemah .Marry sudah menantikan kabar seorang nona bangsawan ditemukan mati tenggelam didalam kolam.

__ADS_1


"Marry pasti sedang memastikan aku mati. kalau dia terus berada di situ aku benar-benar akan mati disini. terpaksa aku harus menahan nafas dibawah air sampai dia pergi "ucap Roselind dalam hatinya, Marry yang setia menunggu kematian nya di sebrang danau adalah penghalang bagi Rose untuk menepi keluar.


Dia tidak yakin terhadap keselamatannya kalau ia memaksakan diri berenang ke tepian disaat Marry masih berada disana . Mungkin saja gadis itu akan melakukan serangan kejutan terhadap nya nanti, hal nekad seperti itu bisa dilakukan dengan mudah oleh orang yang telah kehilangan hati nurani.


Marry rela melihat nonanya itu mati asal dia memiliki kesempatan untuk mendapatkan Feng ling kembali.


Ketika tubuh Roselind perlahan tenggelam. Marry langsung tersenyum puas dan didalam benak miliknya dia mengumpati kesialan yang Rose dapatkan.


Bagus dia pasti akan mati setelah beberapa menit, lebih aku segera pergi darisini sebelum orang lain curiga.


nasibmu sungguh menyedihkan*.


Malam kembali hening setelah tidak ada seorangpun di taman belakang istana . Tubuh yang mengigil pelan pelan mendapat rasa hangat dari selimut yang telah ia pakaikan. Kakinya terasa lemas akibat berenang dari tengah danau yang luas tersebut , Roselind kemudian berjalan ke arah tempat duduk dibawah pohon untuk mengistirahatkan diri.

__ADS_1


tak lama terdengar tawa sinis keluar dari mulut Roselind yang kini dia menyadari betapa jahatnya sikap orang orang , ketika keluarga nya di ambang kehancuran.


Petro, marry dan teman teman ayahnya tidak ada satupun yang bisa membantu meringankan hukuman ayahnya.


Mereka malah bersikap seperti tidak pernah memiliki hubungan dengan keluarganya, sangat menjijikkan! para orang itu hanya bisa menjilat ,saat ayahnya berada dalam puncak karir. ketika semua hancur , semua orang memalingkan wajah melihat keadaan kami yang sekarang.


"heh ,perjuangan ayah berakhir dengan pengkhianatan .Kak Petro serta marry semua adalah orang yang telah ayah tolong, tapi apa balasan mereka sekarang? "


"ck harusnya keluarga ku tidak perlu menampung sekelompok budak yang tidak tau diri itu. "


Roselind lalu menyembunyikan wajahnya di kedua lutut yang ia pegang erat sambil terus mengumpati orang orang itu . tadinya dia hanya depresi tapi mungkin sekarang dirinya sudah sampai ke tahap kehilangan kewarasannya.


####

__ADS_1


⚠️


__ADS_2