Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Danau, sakit hati, berakhir dengan miris


__ADS_3

Debat berlangsung panjang hingga malam karena banyaknya pembelaan yang Petro ajukan kepada hakim. sayangnya usaha laki-laki itu sia sia dan tetap menghasilkan keputusan mengecewakan bagi dirinya.


Hingga debat tersebut selesai, Petro kini hanya bisa terduduk lemas disamping adiknya yang masih belum percaya dengan keputusan dewan . Gadis itu masih meminta kakaknya untuk menghentikan keputusan hakim.


"ka ayo kita bicarakan masalah ini dengan Kaisar. minta dia untuk membebaskan ayah! hanya dia satu satunya orang yang bisa Menyelamatkan keluarga kita... "


"tidak bisa Rose memohon kepada yang mulia sama saja merendahkan harga diri ayah, tenang kan dirimu dulu " sahut Petro menolak usulan Roselind dia berusaha memberi perhatian kepada adiknya untuk tidak gegabah di situasi yang masih panas ini.


mendengar ucapan nya, Roselind dengan marah menyingkirkan kasar tangan kakaknya dari bahu milik nya.Dia menatap kecewa terhadap Petro yang seolah sudah pasrah serta tidak ingin berusaha kembali.


"lalu kita harus diam melihat ayah dihukum besok di hadapan rakyat yang telah dia bela selama ini!?apa kak Petro tega melihat nya! "


"bukan begitu Rose, tapi yang kita hadapi bukan hanya Anna tapi Kaisar juga masyarakat Barron. mereka terlalu sulit untuk dihadapi walaupun kita memiliki banyak bukti. Mereka juga tidak akan percaya begitu saja "


Ucapan Petro memang benar, tapi dia harus kalah dalam hal ini juga. Asmara nya hancur karena kedatangan gadis itu kini Keluarganya juga hancur karena Anna yang menyimpan dendam terhadap nya.


" ini tidak adil aku sudah mengalah untuk melepaskan Kaisar tapi kenapa dia masih belum puas dengan semua itu? sekarang ayah pun tidak lepas dari kelicikan nya"kata Roselind yang tak kuasa menerima fakta kalau ayahnya akan menjalani hukuman tingkat tinggi dari istana besok .


kebenaran yang lebih menyesakan lagi dihati adalah eksekusi ayahnya dilakukan ditempat terbuka dimana semua orang bisa melihat hal itu dengan jelas .


Petro menanggapi nya dengan senyuman pahit, dia berpikir bila benar hal ini hanyalah permainan maka akan se kecewa apa Roselind nanti setelah tau fakta sebenarnya.

__ADS_1


Persidangan selesai ditutup oleh pernyataan dewan yang menyatakan hukuman Duke Jacob dilaksanakan pagi hari dengan Kaisar yang akan langsung memimpin jalannya eksekusi nya.


Roselind menolak ajakan Kakaknya untuk pulang. dia masih kecewa oleh sikap Petro tadi yang dirasa kurang membela ayahnya.


Tempat ayahnya di hukum adalah arena khusus gladiator yang berbentuk elips , biasanya digunakan untuk pertunjukan besar di Kekaisaran. Salah satu bangunan yang menjadi kebangaan Barron karena merupakan arena gladiator terbesar di Eropa.


Dari istana utama dan tempat tersebut berjarak cukup jauh . sehingga bila dia pulang ke kediamannya Roselind mungkin akan terlambat besok.


Dia yang berjalan dengan jiwa kosong tanpa sadar sudah berada di dekat danau peninggalan permaisuri terdahulu. Roselind duduk berjongkok menatapi air danau yang begitu tenang, airnya terlihat berkilau karena pantulan cahaya bulan di atasnya.


Kelopak bunga berjatuhan diatas air menjadikan nya hiasan alami dari alam.


Ketika wajah ayunya menikmati hembusan angin malam , pada saat itu jugalah jiwanya yang mulia tenang terusik oleh kedatangan Anna dan pelayan barunya yang setia Lara.


Anna datang memakai dress putih polos pada saat itu. Wanita hamil harusnya sudah tidur tapi dia malah pergi berkeliaran hingga ke taman belakang istana.


"apa yang hakim putuskan kepada ayahku adalah keinginan terbesarmu Anna. selamat kau berhasil menghancurkan semua kebahagiaan ku, cinta dan keluarga sudah hancur ditangan mu "


"apa kini kau juga menginginkan aku hancur karena rasa bersalah kepada ayah? "


"bukan Rose aku sungguh merasa bersalah kepadamu. Dan aku hanya ingin memiliki hubungan baik dengan banyak orang karena bayi ini akan segera lahir, dia butuh doa tulus dari orang orang disekitar ku"

__ADS_1


Roselind pun menjawab ucapan Anna dengan kalimat sarkas yang berhasil membuat dua wanita itu terkejut dan naik pitam terutama Lara.


"Baiklah aku berdoa semoga bayimu tidak akan pernah lahir kedunia dan orang yang menyakiti bayi itu sendiri adalah Kaisar, entah itu karena marah ataupun benci aku harap anak yang kau kandung tidak akan pernah selamat "


Hah!


Selir Kaisar tersebut tertegun mendengar doa yang Rose berikan untuk Anaknya. Kali ini dia bisa melihat bisa sejahat apa Roselind ketika sudah sakit hati.


Dia yang menyalakan api dirinya juga lah yang terkejut oleh rasa panasnya.


"Kau sudah gila yah! dasar wanita jahat"


"aku memang sudah jahat sekarang pun aku tidak segan segan menyakiti Tuanmu ini "jawab Roselind kepada ucapan Lara. Dia terus menatap tajam kearah perut yang mulia membesar itu, keinginan untuk menyakiti pun semakin besar didalam benaknya.


Byurr


Lara yang mengerti keinginan Roselind dia langsung mendorong wanita itu ke danau dan meminta Anna untuk pergi meninggalkan nya.


"Aaaaa... Lara! Roselind d dia? "


"cepat pergi nona, dia memang pantas mendapatkan nya"

__ADS_1


#####


⚠️


__ADS_2