
Amarah yang meledak itu membuat Hanz kehilangan kendalinya dia mendekat kearah dua pasangan yang mencuri perhatian nya tersebut . Sedangkan Rose terkejut saat Kaisar tiba-tiba mendatangi mereka dengan wajah menggelap penuh rasa cemburu.
Melihat tangan Feng yang merangkul mesra pinggang Rose, Hanz langsung menyingkirkan tangan itu kasar dan ia menatap permusuhan kepada orang disamping Roselind.
"berani sekali kau menyentuhnya!" geram Hanz dengan memegang kuat kedua bahu Feng, sontak pria asia itu merasakan ngilu oleh perbuatan Hanz dengan cepat ia melawan nya dan melontarkan beberapa kata provokasi.
baji*ngan ini kenapa bisa datang menjadi pasangan Roselind!? sialan
"memangnya kenapa Kaisar? dia adalah kekasih saya sekarang. jadi... berhenti menganggapnya seolah anda adalah tunangan nya, ayolah semua orang sudah tau bahwa Roselind adalah wanita lajang waktu itu dan sekarang baru memperkenalkanku sebagai kekasihnya"sahut Feng membalas tatapan tajam Hanz dengan senyuman sinis serts tertawa mengejek.
Hanz yang tidak percaya dengan omongan Feng menatap Roselind untuk menjelaskannya. Dibawah sana tangannya sudah terkepal erat ingin memberi sebuah pukulan keras kepada pria yang mengaku kekasih mantan tunangannya.
"katakan sejujurnya Rose kenapa pria ini bisa bersamamu"
Roselind tanpa ragu memeluk lengan Feng ling kembali kemudian mengatakan bahwa ia sekarang adalah kekasih pria tersebut.
__ADS_1
"dia bersamaku karena aku memintanya, Kaisar kenalkan Feng ling sebagai kekasihku"
"apa kau mencoba menipuku" ujar Hanz yang masih belum terima jawaban dari Roselind, ketika Kaisar mencoba mendekatkan dirinya kearah Rose . Feng segera menghalangi nya dia mencoba memberi rasa aman kepada Roselind.
"hentikan yang mulia kau menakuti kekasih ku" mendengar kata kepemilikan yang terus diucapkan Feng membuat Hanz semakin dibuat panas dada.hatinya sungguh terganggu oleh setatus baru Roselind yang bukan lagi seorang lajang tetapi wanita yang sudah memiliki kekasih .
dia tidak terima posisinya sebagai orang yang pernah dicintai Rose digantikan oleh bocah tengil seperti Feng ling.
"jangan ikut campur Feng kau sungguh memiliki nyali untuk melawanku"
"dia wanitaku dan aku berhak melindungi nya darimu "
kata Feng ling tanpa rasa takut, sekarang Roselind bisa melihat punggung lebar didepan nya tengah melindungi dia dari sikap kasar mantan tunangannya.perasaan dilindungi ini begitu hangat untuk dia rasakan.
"sialan! " umpat Hanz yang tidak bisa mengelak oleh kebenaran itu. Sebelum suasana semakin memanas Jimmy segera menenangkan Tuannya dan mengingatkan kembali tentang rencana itu.
__ADS_1
"Kaisar tenanglah anda hanya perlu waktu untuk mendapatkan nona Roselind kembali. sekarang biarkan dia merasa bebas terlebih dahulu .ada yang lebih penting daripada ini"
bisik Jimmy di dekat tuannya, tangan kanan Hanz itu hanya menatap dingin melihat kesombongan Feng ling.
"Benar tapi aku harap kau bisa singkirkan bocah itu dari sini. melihat nya didepan mata membuatku tidak bisa menahan diri untuk tidak menyakiti nya "
"saya mengerti Kaisar. lihatlah selir Anna dia sudah memandangi anda sejak tadi, bukankah Kaisar harus memberi nya perhatian pada gadis malang itu"
Hanz membuang nafasnya kasar lalu menatap ke arah Anna yang sejak tadi melihat nya dengan tatapan penuh harap.
"semoga kau bahagia dengan keputusanmu Rose maaf sikap ku tadi berlebihan " ucap Hanz yang berhenti sejenak didepan Roselind, walau tidak suka oleh penampilan seksi gadis itu Hanz hanya bisa menahan sifat posesif nya tersebut.
Pada akhirnya Kaisar pergi menuju ketempat selirnya , sikapnya kepada Anna pun sekarang kembali penuh kasih sayang .sedangkan Rose hanya menatap malas melihat pemandangan itu.
"Cih sikapnya benar benar sulit ditebak"
__ADS_1