Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Ada yang aneh


__ADS_3

Ketika dua orang itu sibuk berbincang disisi lain Marry duduk gelisah menunggu nonanya yang tidak kunjung kembali sedangkan pesanan mereka sudah datang.


"sebaiknya aku segera mencari nona rose dia sudah terlalu lama pergi"


Sebelum beranjak dari duduknya Marry memakan satu buah roti bawang dipiringnya bagaimanapun perutnya juga merasa lapar.


"Nona! " panggil Marry kearah Roselind yang masih asik berbicara dengan seorang teman baru.Rose yang tersadar telah meninggalkan marry cukup lama hanya bisa membalasnya dengan senyum kecil .gadis itu merasa bersalah karena sudah membuat pelayan nya menunggu lama.


"marry maafkan, aku terlalu lama meninggalkanmu ,apa kamu sudah makan? "tanya Rose yang kini sudah berdiri didepan marry sambil memegang pundak pelayan nya tersebut. Dia begitu perhatian dengan gadis pelayan yang umurnya dua tahun lebih tua darinya, sejak kecil marry sudah ditempatkan disisinya untuk melayani nona kecil Jacob tapi bagi Roselind marry adalah seorang kakak perempuan baginya .dia tidak pernah menganggap marry sebagai pelayan selama ini melainkan teman yang selalu setia disamping nya .


"sudah nona, apa dia pria yang menjatuhkan gioknya tadi? "


mendengar pertanyaan marry, Rose menjawabnya antusias dia begitu tidak sabar menceritakan pertemuannya dengan pria bernama Feng itu yang sekarang mereka telah menjadi teman.


"benar bukankah dia pria yang menawan , berkat mu kami bisa berkenalan dan menjadi sepasang teman terimakasih marry"sahut Rose dengan wajah berseri-seri dia berharap marry juga bisa merasakan kebahagiaan yang dirinya rasakan. tetapi respon merry berbeda dengan yang dia harapkan, pelayan nya itu tampak tidak antusias mendengarkan celotehan nya. Dan tatapan marry juga terus mengarah ke Feng bukan kearahnya.


Pandangan merry tidak lepas menatap Feng ling yang masih fokus dengan peta yang masih dia pelajari, tatapan yang tidak biasa seperti kesedihan yang sudah lama dipendam Rose bisa mengetahui nya dengan hanya melihat gerak gerik Marry.


ah kejadian itu sudah sangat lama tapi aku masih mengingatnya dengan jelas sedangkan dia... Batin merry tersenyum kecut. puas melihat Feng ling, marry segera mengajak Roselind untuk kembali ke kereta .Salju nya sudah tidak terlalu lebat mereka bisa melanjutkan perjalanan menuju kediaman Jacob.

__ADS_1


"Tuan Feng maaf sepertinya saya harus kembali"


"tidak masalah nona, mungkin kita bisa bertemu lagi bila....kita benar benar berjodoh" ucap Feng mengedipkan matanya untuk menggoda Roselind, kemudian pria itu meraih tangan nona Jacob lalu menciumnya.


"tuan? "


"ah sebenarnya saya ingin mencoba gaya orang barat ketika bertemu dengan orang lain tapi sepertinya saya malah terlihat aneh"


jawab Feng ling jujur dia memang salah mempraktekkan nya langsung dihadapan gadis yang disukai tapi bukankah dia juga mendapat keuntungan.


"tidak masalah tuan Feng ini hal yang wajar di barat kau tidak perlu merasa bersalah "


Feng bernafas lega mendengar jawaban Rose lalu senyum aneh terbit di wajah eksotis nya.


"tidak yang itu terlalu berlebihan anda jangan lupa dengan setatus saya yah tuan... "kata Roselind memasang wajah galak kepada pria asia itu,yang membuat Feng seketika tertawa terbahak bahak .


" Hahaha nona, aku mana berani memeluk tunangan Kaiser Barron yang ada saya tidak bisa kembali ke negara saya dengan selamat "


"huh itu konsekuensinya bila anda tidak sopan"

__ADS_1


"haha baik aku tidak akan mengulangi nya lagi, padahal aku hanya ingin menggodamu saja Rose tapi kau malah menganggapnya serius" sahut Feng menatap teduh wanita pujaan nya. wanita yang memiliki latar belakang tidak Sesederhana seperti yang dia pikirkan, anak dari jendral perang yang dikenal karena kekejamannya dimedan perang dan Kaisar Barron sebagai tunangannya yang terkenal bengis saat dimeja pemerintahan dan dipeperangan mereka seperti dua predator yang menjaga satu orang wanita.


Raut wajah Rose berubah menjadi rasa bersalah dia benar benar tidak bermaksud meninggikan setatus nya didepan Feng ling. Tetapi dia hanya gugup menghadapi candaan pria asing yang baru dia kenal .


"bukan begitu, aku tidak bermaksud... ah maafkan aku juga Feng sepertinya aku harus mulai belajar tentang caranya bercanda"


"bukan hanya kau Rose tapi aku juga. Aku tulus ingin berteman dengan mu tapi memang aku harus tau tentang batasan ku "


"Feng.. kau pria keren yang pernah aku temui selain Hanz kita harus sering bertemu nanti"puji Rose dengan mata berkaca kaca dia merasa terharu karena dihargai untuk pertama kalinya oleh orang lain.dibandingkan dengan Hanz yang sikapnya selalu berubah ubah Feng tentu labih baik karena dia bisa bersikap terbuka kepadanya.


"jangan menangis Rose kau ini dramatis sekali"


"hah sialan kau malah menghinaku" jawab Rose tersenyum malu Feng selalu saja bisa membuat nya tertawa lepas dengan segala celotehan nya.


"kau harus sering tersenyum Rose siapa tahu senyum mu bisa membuat musim dingin usai dan berganti dengan musim semi "


"ck aku tidak merasa tersanjung sama sekali"sahut Rose berusaha menahan senyumnya gombalan receh Feng berhasil membuat dirinya merasa ada banyak kupu kupu berterbangan diperutnya.


" nona kereta kudanya sudah siap "ucap marry dingin dia tidak suka dengan pemandangan barusan, marry menatap sinis kearah Feng yang terus menggoda nonanya dasar pria penggoda.

__ADS_1


####


terimakasih buat reader yang setia membaca cerita saya,


__ADS_2