
"dimana bayiku? "
"Kaisar menyuruh kami menitipkan nya kepada keluarga Duke Brandon selir"Pelayan yang bertugas mengantarkan makanan itu menjawab pertanyaan Anna dengan hati hati.
Selir pasti sangat marah dan kecewa.
" Apa maksudmu!? "Mendengar bayinya di buang ke keluarga Brandon, Anna kemudian terpancing amarahnya . dia langsung mencengkam kuat leher pelayan yang tadi menjawab pertanyaan nya.
" Dia anak Kaisar! beraninya kalian membuang bayiku...! "bentak Anna keras didepan wajah pelayan yang sedang ketakutan itu.
"t tidak begitu selir kami hanya menerima perintah Kaisar k kami tidak pernah berbohong selir"
"Kaisar tidak mungkin melakukan hal kejam itu kepada anak nya. ini pasti perbuatan Roselind kan! kalian pasti adalah suruhan si jala*ng Rose mengaku kalian semua ! "Pelayan yang berada di cengkraman Anna pun semakin bingung dalam menghadapi sikap ganas selir Kaisar .
Kenapa tiba-tiba menyalahkan nona Roselind? bagaimana ini aku tidak bisa melawan nya lagi.
tiga orang teman nya lalu membantu pelayan itu untuk lepas dari kebrutalan Anna yang membabi buta.
"lepaskan dia selir"
"teman kami hanya berkata jujur, kami mohon selir tenanglah"
Plak
"Diam semuanya! cepat panggil Kaisar kemari untuk menemuiku aku yakin ini pasti rencana jahat dari Roselind. "
__ADS_1
Karena kesal dengan tingkah para pelayan nya, akhirnya Anna menampar salah satu dari ke empat orang itu dan melepaskan cengkraman nya dari leher pelayan malang tersebut.
Belum sempat peristiwa panas itu reda tiba-tiba terdengar suara tepukan tangan dari arah pintu kamar.
prok
prok
prok
"jadi seperti kelakuan mu sebenarnya Anna "
"Kaisar " sahut mereka serempak karna terkejut dengan kedatangan Kaisar yang tidak di prediksi.
"Kaisar...a aku ingin" perkataan Anna terhenti tat kala dari balik punggung Kaisar muncul Roselind yang tanpa rasa malu memeluk lengan suaminya.
"Kenapa Roselind ada disini? "
Kaisar lalu menjawab nya sambil menatap mesra wanita yang berada disamping nya .
"Dia yang membawakan dokter untukmu berterimakasih lah kepada Roselind Anna"
aku tidak sudi melakukannya heh. Dengan menggelengkan kepala nya Anna langsung mengubah topik pembicaraan ke masalah anak nya dia sengaja menghindari perintah Hanz untuk berterimakasih terhadap kebaikan Roselind.
"Dimana anak kita Kaisar? aku belum melihatnya sampai sekarang "
__ADS_1
"Anak kita? " ekspresi Kaisar berubah menjadi dingin ketika Anna menyebut bayi itu adalah anaknya. Sejak kapan benih orang lain menjadi darah daging nya.
"iyah benar anak kita yang baru saja lahir dimana dia "sahut Anna tanpa rasa malu, wajahnya masih saja tebal walaupun kebohongan nya telah diketahui Kaisar.
tetapi dia tetap ingin sebuah pengakuan Kaisar untuk anaknya.
"Hahaha sejak kapan benih dari pejabat rendahan seperti Duke Brandon tiba-tiba menjadi darah daging ku !?
Apa kau ingin merendahkan darah Kaisar di tubuh ku Anna! "
"Bukan b begitu Kaisar! a aku hanya ingin Kaisar mencintai ku seperti dulu! apa salah nya jika dia bukan anak mu yang terpenting Kaisar mau menerima nya. itu cukup menutupi kenyataan yang ada"
"Aku hanya meminta hal sederhana ini apakah Kaisar juga tidak mau mengabulkannya.
Bagaimana dengan pendapat mu Nona Roselind, pikirkan nasib anakku Rose bila aku tidak ada dan dia berada dilingkungan luar yang berbahaya. Aku memohon simpati dari kalian berdua Kumohon "
Roselind sedikit tercengang mendengar permohonan Anna yang melewati batas . wanita itu pikir dirinya sama dengan perempuan lain yang memiliki hati lembut dan simpati besar.
Jangan salah sampai kapanpun musuh tetaplah musuh tidak ada belas kasih bila pertempuran sudah berada di akhir.
"Begitukah caramu berfikir Anna. Ck benar-benar perempuan rendahan! memainkan trik kotor seperti ini tidak akan membuatmu menjadi orang yang berharga di hadapan ku"
"Dan tidak ada sejarah bagi keluarga Alexandria menerima anak haram dari luar. bayi itu masih bisa hidup sekarang, harusnya kau bersyukur
karena sebelumnya aku pernah berpikir untuk menghabisi nya dari dunia kotor ini , seperti yang leluhur ku lakukan dahulu "ucap Hanz dengan jelas tentang keputusan nya yang tidak akan pernah berubah. Mau Anna menangis darah sekalipun Hanz tidak akan pernah menoleh untuk bersimpati.
__ADS_1
" Benar terkadang bibit seperti ini memang harus disingkirkan karena mereka bisa mewarisi sifat buruk orang tuanya "
Roselind menambahkan sesuatu yang terdengar kejam. tetapi inilah dia wanita yang sudah kehilangan rasa simpati nya dia pun akan berpikir sama kejamnya dengan Hanz. demi menyingkirkan para pengkhianat di hidup nya.