
Pesta yang tadinya meriah berubah kacau saat kondisi Anna dikabarkan memburuk. Sebab perkelahian tadi telah membuat kehamilannya menjadi lemah,tapi untungnya tidak sampai keguguran .
Akhirnya pesta diakhiri setelah Kaisar memberitahukan keadaan Anna yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan acara. Banyak yang bersimpati kepada selirnya itu dan tidak banyak juga orang yang mengutuk Roselind ditengah riuhnya berita tersebut.
"Karna keadaan selir Anna yang semakin buruk Saya sebagai Kaisar memberi perintah kepada semua orang bahwa pesta ini tidak bisa dilanjutkan. Harap semuanya bisa mengerti dan membiarkan istriku beristirahat"
Instruksi diucapkan begitu tenang oleh Kaisar, membuat orang orang janggal akan sikap tenangnya itu. Apalagi kejadian ini hampir mengancam bayi yang ada diperut sang selir.
Apakah calon ayah itu hanya berpura-pura bersikap tenang untuk menutupi khawatirannya , atau sebenarnya laki-laki berstatus Kaisar tersebut memang tidak mengharapkan kehamilan selirnya. Dan mengabaikan masalah ini begitu saja.
Setelah semua orang telah pergi. Sekarang Hanz kembali kepada tugasnya, dua hari mata matanya telah mengawasi bedebah yang telah menikmati tubuh selirnya lalu kemudian mengkapnya paksa sesuai dengan perintah yang dia ucapkan.
"Jim dimana bedebah itu sekarang!? "
"Di penjara dingin seperti yang Kaisar perintahkan. dan sekarang dia sudah siap menerima konsekuensinya dari anda "
Jimmy dengan sopan langsung menunjukkan tempat dimana seorang pria paruh baya tengah dirantai kedua kaki dan tangan nya didinding sebuah kastil tua berada.
Mata elang milik Kaisar menelisik tajam tubuh gempal yang seperti seekor babi tersebut. Sekarang pria yang menjadi tawanan nya lebih mirip babi guling daripada seorang manusia.
__ADS_1
"Cih membayangkan tubuh wanita itu telah disentuh binatang kotor ini membuatku merasa mual"
"lakukan! "
Satu orang prajurit datang mendekat dengan membawa sebuah cambuk ditangan nya untuk menghukum tawanan sang Kaisar. Prajurit ini tanpa ekspresi gilasah mulai mencambuk tubuh gempal itu berulang kali.
Ctar!
Ctar..!
"ARGHHH hentikan... ampuni saya Kaisar! sttt kumohon"
Cambukan terus berlanjut sebab Hanz tidak menghiraukan sama sekali perkataan Tuan Brandon yang tengah disiksa oleh Algojo istana.
Orang yang dapat menghentikan kegilaan ini adalah Kaisar sendiri. Sedangkan sang pemimpin Kekaisaran begitu menikmati penyiksaan yang dia alami.
Wajah yang tidak pernah terlihat tersenyum itu kini memberikannya senyuman lebar kearahnya. Duke Brandon pun hanya bisa menatap lemah respon yang diberikan Kaisar.
terpaksa aku harus melakukannya demi menyelamatkan nyawaku sendiri, bedebah soal waktu yang jelas aku tidak tahan oleh penyiksaan yang dilakukan Kaisar.
__ADS_1
"K Kaisar saya mempunyai informasi penting tentang Duke Jacob. saya akan memberitahukannya arghh asal yang mulia menghentikan hukuman ini"
Mendengar hal menarik itu Hanz memberi kode kepada orang nya untuk menghentikan cambukan nya sejenak. Informasi apa, kenapa dia harus mengetahuinya.
"informasi apa"
tanya Kaisar dengan tangan yang sudah mencengkram tengkuk pria tersebut hingga kepala Duke Brandon terpaksa harus mendongak kan wajah.
"Ini tentang Kudeta yang akan dilakukan oleh sodaraku kepada pemerintah anda yang mulia. Hamba tau bahwa Duke Jacob telah bersekutu dengan Kerajaan yang ada di wilayah timur "
"Apa kau yakin dengan informasi ini! "
"saya yakin Kaisar .saya juga tau dimana mereka membangun Kamp militer diam diam selama ini "
"Dimana"
"di sekitar area gunung Elbrus. mereka telah memulai aktivitas nya sejak mendiang Kaisar wafat "
"Sh*it kudeta ini sudah mereka siapkan sejak lama! bedebah tua itu beraninya berkhianat kepada Kekaisaran! "
__ADS_1