Kaisarku Kau Egois!

Kaisarku Kau Egois!
Sama sama mencari tau


__ADS_3

Senyum misterius tersungging di sudut bibir sang nona Jacob lalu kemudian pergi meninggalkan kedua wanita itu setelah mendapatkan pesanan rotinya. Jadi dia sekarang memiliki koneksi besar dibelakangnya dengan menjadi pelac*ur dari seorang pria tua . Hem dia memang wanita yang ambisius...,nanti malam orangku akan datang untuk mengirimkan informasi . sebaiknya aku cocokan kedua informasi ini terlebih dahulu sebelum menyimpulkan segera sesuatunya.


Sebelum pergi meninggalkan ibukota , Roselind memiliki satu tempat tujuan lagi yang harus dia segera datangi. Sebab sang pemilik rumah adalah orang yang sibuk tidak mesti selalu ada dikediaman nya. Sehingga dia memiliki waktu sedikit hanya untuk bertemu langsung dengannya.


Kastill dengan dinding kokoh menjulang tinggi dihadapan nya, dilihat dari pintu gerbang seperti sebuah kediaman yang tampak tidak dihuni .padahal sebenarnya ada banyak pelayana yang berlalu lalang dihalaman depannya hanya saja pemandangan normal itu tertutupi oleh dinding dan pagar besi yang mengelilingi nya.


"aku datang kesini sendiri seharusnya tidak ada yang curiga"


Dalam ruangan klasik itu, Roselind disuguhkan teh hijau dengan beberapa camilan kecil sebagai pelengkapnya.Semua orang asia sepertinya sangat suka Teh, entah itu Feng atapun dokter wang mereka pasti akan menyuguhkan ku teh kebanggaan mereka .


"Jadi? nona meminta salinan surat medis milik selir Anna"


"benar apakah aku bisa mendapatkan salinannya bila tidak menjadi masalah untukmu Tuan wang"


Wang xie adalah dokter china yang telah menetap lama diBarron ia bisa menyatukan kedua pengobatan berbeda dari China dengan pengobatan yang ada di barat .

__ADS_1


ketrampilan nya tersebut membawanya menjadi dokter ternama dikalangan para bangsawan .


Mengelus dagunya yang ditumbuhi bulu halus dokter wang bisa melihat ada keseriusan yang tidak main main dari tatapan gadis muda didepannya.


"aku bisa memberikan nya kepadamu, tetapi surat ini hanya salinan semata... untuk memperjelas keaslian bahwa surat tersebut memang ditulis olehku aku akan menambahkan stempel di dalam nya." ucap dokter Wang yang kembali meletakkan stempel miliknya ketempat semula.


"terimakasih dokter wang"


"yah sama sama "


Dug


tendangan keras mengenai kepala mayat yang telah tergeletak mengenaskan, ruang bawah tanah dengan lantai dingin merupakan tempat eksekusi khusus untuk para musuh yang dianggap cukup meresahkan dimata Kaisar .


"Apa gunanya membawa bangkai ini kepadaku?! tidak ada yang bisa aku peroleh darinya yang telah mati"

__ADS_1


Perkataan sinis terlontar dari mulut Tuanya ketika pria itu dengan angkuh menduduki kepala sang mayat dengan kakinya, membuat Jimmy dengan beberapa anak buahnya hanya terdiam kaku dihadapan Kaisar.


Jimmy pikir menangkap segerombolan tupai itu adalah yang mudah tapi nyatanya mereka sangat licik dengan melompat ke dalam aliran sungai yang deras. Alhasil hanya satu orang tertangkap, hebatnya lagi para bandit tersebut sangatlah setia terhadap bosnya mereka memilih menggigit lidahnya sendiri sampai putus daripada memberikan informasi yang ia inginkan.


"jim... kau mengundangku kesini hanya membuang waktuku sialan!" suara sarkas tersebut bergema dalam setiap sudut ruangan, Jimmy memilih mengakui kesalahannya atas ketidakbecusan yang telah dia lakukan.


"maaf tuan saya akan kembali mencari orang-orang itu .maafkan saya karena telah mengecewakan anda yang mulia"


"kuberi waktu seminggu kepada kalian, bila sampai tidak mendapatkan informasi yang aku inginkan. maka kalian semua harus terima konsekuensi nya"


Hanz tidak ingin menyerah begitu saja mendapatkan informasi orang itu.Kemarahan ini bukan hanya karena kehilangan kuda kesayangan nya, tetapi dirinya juga merasa resah bila ternyata Roselind juga menjadi target dari musuhnya.


Cukup dia gagal memberikan rasa aman kepada Roselind saat mereka masih bertunangan.


Hanz tidak ingin kedua kalinya ada orang yang menyakiti gadisnya dia sudah bersumpah dalam dirinya sendiri untuk melindungi Rose sebagai penebusan dosa atas rasa bersalah nya selama ini.

__ADS_1


__ADS_2