
Melihat kejadian itu Roselin tidak menghentikan nya sama sekali dia malah menatap datar kearah dua orang tersebut . Terlihat raut wajah terkejut ditujukan oleh Marry dengan memegang bekas tamparan Feng ling di pipi nya.
"Feng... " bukan suara Roselind tapi suara rintihan tangis dari seorang pelayan pribadi nya.
Pelayan malang yang baru saja mendapat tamparan keras tersebut menatap sayu dengan mata berarir kepada Feng ling yang memasang wajah jengah kearah nya.
Pria itu berbeda sekali dengan laki-laki yang pernah bersama nya beberapa tahun lalu .Dia terlihat sombong dan angkuh tidak lagi terlihat lembut serta penuh perhatian kenapa bisa sangat berbeda .Apakah luka yang ditinggalkan sudah sepenuhnya membuat hati Feng ling tertutupi rasa benci.
"cih tidakkah kau lelah dengan aktingmu sendiri aku sungguh merasa heran dengan sikap mu.entah wanita seperti apa kau ini "
"Feng aku akan mengganti cincin nya tapi bisakah kita kembali seperti dulu " Marry tidak gentar sama sekali untuk meluluhkan hati Feng ling kembali. Dia juga tidak segan segan memegang lengan pria yang baru resmi menjadi kekasih nonanya, bukankah itu sungguh gila.
"lepas! "Feng menyentak tangan marry dari lengannya, wanita gila! beraninya menyentuhku.
"jaga sikap mu! aku bukanlah orang baik seperti yang kau kira "ucap Feng ling sarkas sambil menjauhkan tubuhnya dari Marry, dia memberikan kode kepada anak buahnya untuk mengurus wanita itu secepatnya .
__ADS_1
" m maaf "
" bereskan dia"
"baik tuan"
" Tuan aku salah maafkan aku, kumohon tuan dengarkan penjelasanku "teriak Marry setelah dirinya dibawa menjauh oleh beberapa orang suruhan Feng ling.
Sedangkan Roselind sejak tadi hanya diam memperhatikan interaktif keduanya. jelas sekali Marry sudah menunjukan sisi nya yang lain ketika berhadapan dengan cinta masa lalu nya, dan Feng laki-laki itu jauh lebih tenang dari sebelumnya setelah berhasil membuat Marry pergi, dia terlihat ingin sekali menyingkirkan Marry dari kehidupan nya sekarang ini.
"ah ternyata kau sudah tahu semuanya , hanya hubungan bodoh yang telah menyia-nyiakan sebagian waktuku " sahut Feng ling dengan salah satu sudut bibir tertarik keatas membentuk senyuman yang tidak berarti.
"hubungan bodoh tapi hampir membuatmu kehilangan akal sehat ketika dia pergi dari sisimu haha aku pikir seberapa besar rasa cintamu kepada nya dulu"
Feng pun terdiam oleh kenyataan yang baru dilontarkan oleh Rosalind.Di dalam benaknya laki-laki itu menertawai masa lalu nya yang berakhir menyedihkan dan sekarang wanita yang ingin dia jadikan sebagai tujuan dimasa depan nya, sudah mengetahui kenangan buruk tersebut.
__ADS_1
akh semua hal bodoh yang kulakukan dulu sekarang aku sesali setelah mengerti akibatnya.
"bisakah kita tidak membahasnya " ungkap Feng kepada wanita yang berdiri disamping nya ia kemudian menggenggam telapak tangan Rosalind lembut .Lalu mengecup nya pelan.
Disini Rose adalah orang yang seharusnya menjadi pusat perhatian untuk nya. Tapi karena kedatangan seseorang tadi hampir membuatnya lalai akan situasi sekarang ini.
"cincin nya sudah hilang aku tidak tau benda apa yang bisa menggantikannya untuk hadiahmu"
"Cincin polos di jarimu manismu bisa juga"
Pandangan Feng pun tertuju kepada cincin di jari manisnya. Benda sederhana itu apakah bisa menggantikan nilai dari cincin berlian yang tadi.
tapi Rosalind terlihat menginginkannya, melihat hal tersebut Feng menjadi tidak tega kemudian dia melepaskan cincin nya dan memasangkan nya dijari wanita dihadapan nya .
"kau suka "
__ADS_1