Kantor Urusan Gaib

Kantor Urusan Gaib
KUG BAB 32 Iblis Elite


__ADS_3

" Selamat datang para tamu terhormat. "


Pria paruh baya yang merupakan Iblis itu tersenyum lebar menyambut kami sambil sedikit membungkukkan badannya.


Senyumannya terlihat aneh karena ujung bibirnya bisa sampai ke ujung pipi saat ia tersenyum. Matanya pun tertutup ketika dia tersenyum yang membuatnya seperti seseorang yang ramah.


Saat ini kami berada disebuah ruangan yang terlihat seperti ruang makan dengan meja yang panjang. Iblis itu duduk di bagian paling ujung seperti seorang tuan rumah.


Sudah tersedia pula kursi lainnya di bagian kiri dan kanan meja ini. Lilin yang berada di tengah tengah meja tersebut membuat suasana di ruangan ini terlihat santai, bagaikan jamuan makan malam yang telah direncanakan.


" Silahkan duduk. Kalian tidak perlu sungkan. "


Iblis itu pun duduk terlebih dahulu dan menatap kami dengan ramah. Namun kami semua terdiam dan menatap sang Iblis itu dengan serius. Tidak lupa kami telah bersiap siap untuk menyerang ataupun bertahan dengan aliran tenaga dalam yang sudah terkumpul di tubuh kami.


" Uh.. Ayolah, kalian tidak perlu tegang seperti itu. Aku tidak memiliki niat yang buruk, dan Aku sama sekali tidak melukai gadis yang kalian cari. Lihat, dia baik baik saja bukan. "


Iblis itu mengangkat sebuah sapu tangan yang menutupi gelas yang berada di hadapannya.


Kami pun mengalihkan pandangan kepada gelas yang ternyata berisi roh Indah.


Indah terlihat sedang memeluk lututnya sendiri dengan wajah yang sedikit linglung.


" Aku ingin pulang… waaaaa.. "


Kemudian Indah mulai bergumam dan menangis kecil tanpa menyadari keberadaan kami semua disini.


" Lihat, dia hanya mengalami sedikit depresi karena ingin pulang. Aku tidak melakukan hal lain yang menyakitinya. "


Pria itu kembali tersenyum sambil mengangkat kedua tangannya seolah ingin meyakinkan bahwa dia tidak melakukan hal buruk.


" Apa yang terjadi? "


Kakek mengerutkan dahinya dan bertanya kepada Iblis itu tanpa ekspresi apapun di wajahnya.


" Hmm…. Kalianlah yang menerobos kediamanku, tapi kalian bertindak seperti Aku yang bersalah.. Hah.. Baiklah karena kau cukup kuat maka Aku akan berbaik hati dan menurutimu. "


Iblis itu berbicara sambil mengetuk-ngetuk meja menggunakan jari telunjuknya.


" Aku tidak peduli apa yang kalian dan Iblis lain lakukan,  bisa dibilang Aku hanyalah Iblis yang suka berpetualang dan cinta kedamaian.. "

__ADS_1


" Sepertinya alam Iblis mengalami beberapa hal yang besar dan membuat mereka berniat untuk menginvasi alam manusia dalam skala besar. Aku hanya tidak menyukai hal tersebut, meskipun Aku tidak akan melawan mereka, namun Aku masih bisa membocorkan rencana mereka kepada pihak manusia agar semuanya bisa dicegah. "


Iblis itu berbicara panjang lebar sambil memandang api kecil yang berasal dari lilin di meja ini.


" Apakah Aku harus percaya ucapan Iblis? "


Kakek masih berbicara dengan nada yang datar dan tanpa ekspresi. Kami semua hanya diam dan membiarkan Kakek yang menjadi pimpinan kami.


" Ucapan Iblis memang penuh tipu daya dan tidak bisa dipercaya. Aku tidak berharap kalian akan langsung mempercayai semua ini, namun kalian bisa mendengarkan ceritaku dahulu. "


" Kau tidak mengulur waktu untuk melakukan sesuatu? "


Kakek mengerutkan dahinya dan menatap Iblis itu dengan tajam.


" Haha.. Aku tidak pernah bertarung di dalam pertarungan yang tidak bisa kumenangkan. "


Iblis itu kembali tersenyum dan menahan dagunya sendiri dengan kedua tangannya.


" Oh? Bahkan Aku tidak yakin bisa mengalahkanmu. Apa kau yakin akan kalah? ".


Kakek mulai tersenyum melihat tingkah laku Iblis itu. Sepertinya Iblis ini merupakan salah satu Iblis sejati yang kuat, bahkan Kakek tidak meremehkan kekuatan Iblis itu dan memilih untuk mencari tahu apa yang terjadi dahulu dan mendengarkan penjelasannya.


" Kalian tidak sendirian, dan Aku tahu itu. Aku juga tidak ingin memprovokasi kalian. Oleh karena itu Aku telah menunjukan niatan baikku dengan menyelamatkan gadis kecil yang kalian cari. "


" Ah… Arya..! tolong! "


Indah yang sepertinya sudah terbangun dari lamunannya itu pun langsung berdiri,berteriak dan memukul mukul gelas kaca yang mengurungnya itu.


" Kamu tunggu dulu sebentar Dah. "


Aku berbicara dengan nada yang lembut agar bisa menenangkan Indah yang terlihat panik.


Namun kami semua bisa melihat, di dalam roh nya yang terlihat sedikit transparan itu, terdapat suatu gumpalan hitam kecil yang terletak di bagian jantungnya.


Gumpalan hitam itu pun terlihat berdetak layaknya sebuah jantung.


" ….. "


Kami semua terdiam saat Iblis itu kembali menutup gelas itu dengan sapu tangan miliknya lagi.

__ADS_1


" Haloow.. Kau membuatnya seperti seekor hewan sirkus saja. Apakah kau akan membebaskannya atau tidak. "


Maja memutar matanya dan mengejek Iblis yang selalu kembali menutup Indah dengan sapu tangannya.


" Haha.. Aku hanya melindunginya Tuan Harimau putih. "


Iblis itu tidak terlihat marah dan hanya tertawa menanggapi ucapan Maja.


" Dia benar.. Terdapat suatu koneksi antara gumpalan hitam itu dengan atmosfer di alam ini yang bisa membuatnya semakin membesar. "


Kakek mengerutkan dahinya dan terlihat sedang berpikir.


" Ah.. Aku sangat senang berbicara dengan manusia jenius sepertimu. Tepat sekali apa yang dikatakan pria tampan dan gagah ini, Aku hanya menutup koneksinya menggunakan sapu tangan ini. Bukan kah Aku sangat baik sekali? "


Iblis itu bertepuk tangan dan berbicara dengan girang menanggapi ucapan dari Kakek.


" Itu adalah benih Iblis. Aku tidak tahu darimana mereka menemukan teknik seperti itu, tapi hal tersebut sangat berbahaya dan akan membuat manusia yang memiliki benih tersebut bisa menyerap energi dan perasaan negatif untuk mempercepat perkembangan benih Iblis itu. "


" Setelah benih Iblis itu memiliki energi yang cukup, maka benih tersebut akan menjadi tubuh Iblis yang bisa digunakan. Lalu Iblis dari alam Iblis akan bisa menguasai tubuh yang terbentuk dari benih Iblis itu dan masuk ke alam manusia dengan mudah. Menarik bukan? "


" Bangsa Iblis sejati tidak perlu lagi melewati batasan alam yang sangat sulit untuk ditembus dan bisa masuk ke alam manusia dengan bebas! Sungguh sungguh teknik yang mengerikan. Apalagi benih ini akan sulit terdeteksi oleh orang awam, dan manusia yang tertanam benih Iblis tidak akan sadar bahwa dia telah membawa benih Iblis didalam tubuhnya! "


Iblis itu berbicara sambil berdiri dan penuh tawa, seolah olah sedang memuji betapa hebatnya rencana kaum Iblis.


" Tapi.. bukankah kau juga adalah Iblis sejati, mengapa kau menceritakan semua ini kepada kami?. Ini pasti ada gajah dibalik batu, Kau tidak mungkin menceritakan semua ini tanpa sebab. "


Maja menatap Iblis itu dengan heran, dan Iblis itu pun menganggukkan kepalanya ketika mendengarkan perkataan Maja.


" Ya, Kau benar. Tentu saja kau pasti curiga denganku. Tapi kau tidak menyamakanku dengan Iblis lainnya! Aku adalah seorang Iblis elite! Aku berhasil melewati perbatasan alam Iblis dan manusia dengan kekuatanku sendiri. Aku sudah lelah berada di alam Iblis dan tidak peduli untuk memiliki bawahan Iblis lainnya. "


" Saat Aku pertama datang ke alam manusia ini, Aku menemukan banyak hal baru dan menarik yang membuatku jatuh cinta dengan alam ini!. Ahh… Kebodohan dan kejahatan manusia membuatku terhibur sekali, kalian selalu berinovasi dan pantang menyerah untuk melakukan keburukan! Aku sangat menyukai bagaimana manusia bisa menyakiti sesamanya dan bahkan keluarganya sendiri! "


" Bagaimana mereka menutupi kebohongan dengan kebohongan lainnya dan semakin terpuruk!. Saat mereka harus memilih antara kejujuran atau harta, tahta dan wanita! Aku menyukai semuanya!. Manusia tidak perlu bantuan Iblis untuk semakin rusak! Mengapa Iblis rendahan seperti mereka ingin membuat kekacauan di dunia manusia yang Indah ini!. "


" Kita hanya harus menikmati pertunjukan yang dilakukan manusia, mengamati bagaimana mereka merusak dirinya dan orang disekitarnya!. Kita tidak harus memaksakan menyesatkan manusia, manusia bisa melakukan hal tersebut tanpa bantuan kita! Hahaha… Mengamati prosesnya dengan perlahan adalah sebuah kenikmatan yang tak bisa kudustakan.. Hahahaha… "


" ……. "


Kami semua hanya bisa terdiam melihat Iblis yang sedang tertawa sambil memeluk tubuhnya sendiri.

__ADS_1


" Sepertinya… di alam Iblis tidak ada rumah sakit jiwa.. "


Hanya Maja yang menanggapi Iblis itu dengan bibir harimaunya yang berkedut kedut.


__ADS_2