
Setelah membawa beberapa buah dan menyisakan sebagian untuk monyet penjaga wilayah ini, Arya mengikuti Ipul sampai mereka tiba di depan sebuah air terjun.
" Hmm.. Tempat yang cukup baik.. "
Ipul kemudian berjalan melewati air terjun. Saat Arya mengikuti Ipul, dia melihat sebuah lorong gua di balik air terjun yang ia lewati.
Sepertinya gua ini adalah tempat tersembunyi, karena sebelumnya Arya tidak dapat mendeteksi tempat ini. Saat Arya berjalan masuk ke dalam lorong gua, Arya merasakan konsentrasi energi spiritual yang cukup tinggi.
Alam Astral memiliki tingkat konsentrasi energi spiritual yang terbilang rendah, berbeda dengan Alam Jin yang memiliki energi spiritual yang sedang.
Namun terdapat beberapa tempat spesial di alam Astral yang memiliki tingkat konsentrasi yang cukup tinggi, seperti wilayah Kerajaan Pantai Selatan dan tempat lainnya.
Arya merasakan sirkulasi energi spiritual di dalam tubuhnya bergerak cepat.
Energi spiritual yang telah diserap dan di proses oleh tubuhlah yang sering disebut sebagai tenaga dalam.
Setelah berjalan sejauh 20 meter, Arya melihat Ipul yang sedang berada di depan dinding batu dan mengusap permukaan dinding batu itu.
" Hmm.. "
Ipul mengelus dagu dengan tangan kiri dan menggunakan telunjuk tangan kanannya untuk menggambar suatu pola yang tidak Arya ketahui.
" Ez Ez.. "
Tak lama kemudian dinding batu itu bergetar dan terbelah dua. Kemudian Ipul menoleh kepada Arya dan menunjukkan wajah penuh kebanggaan, seakan akan ia menunggu pujian dari Arya.
" …. "
Arya hanya memutar bola matanya melihat Ipul. Sepertinya setelah ia mengunjungi Indonesia, dia mulai menyesuaikan diri dengan sekitarnya.
Setelah dinding itu terbuka dan selesai bergetar, Arya mengikuti Ipul yang sudah masuk duluan dan merasakan gelombang energi spiritual yang sangat besar menerpa seluruh bagian tubuhnya.
Seluruh tubuhnya seakan dipenuhi energi spiritual yang terserap secara otomatis, bahkan Arya cukup kewalahan saat merasakan gelombang spiritual sebesar ini.
Bila orang normal terkena dan menyerap energi spiritual sebanyak ini, maka sudah dipastikan bahwa tubuh orang itu tidak akan kuat menerimanya dan tubuhnya akan meledak.
Arya merapatkan giginya dan duduk bersila dengan cepat untuk mengalirkan energi spiritual yang bergejolak di dalam tubuhnya tersebut.
__ADS_1
Kemudian energi spiritual itu mengalir dengan pola tertentu di seluruh tubuhnya, kemudian lama kelamaan jumlah energi spiritual yang ada di tubuhnya terasa lebih pekat dan menguat.
Arya harus melakukan teknik kultivasi yang bisa mengolah energi spiritual agar tubuhnya tidak kelebihan energi spiritual.
Ini adalah pertama kalinya Arya menyerap energi spiritual sebanyak dan dengan waktu sesingkat ini. Arya bisa merasakan kekuatannya semakin meningkat secara perlahan dan ia pun semakin berkonsentrasi dengan kultivasi yang ia lakukan saat ini.
Setelah 30 menit, Arya membuka kedua matanya dan menatap tangannya yang ia kepalkan saat ini. Arya merasa telah menembus batasan kekuatannya dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
Aliran energi spiritual yang mengalir di dalam tubuhnya sangatlah pekat, dan sebagian dari tulangnya pun menyerap sedikit energi spiritual.
Meskipun jumlahnya tidak banyak, namun hal tersebut cukup berguna dan membuat tulangnya bertambah kuat sehingga kekuatan fisik yang dimiliki Arya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
" Gimana? Lumayan kan? "
Ipul tersenyum lebar melihat Arya yang telah mendapatkan keuntungan besar seperti itu. Wajahnya seakan akan berkata " Berterima kasihlah padaku manusia! " .
" Terimakasih. "
Arya berdiri dan sedikit membungkukkan badannya kepada Ipul yang tersenyum semakin lebar.
" Haha.. Aku hanya kebetulan mendeteksi tempat yang penuh dengan konsentrasi energi spiritual ini Arya. Kau tidak perlu kagum padaku, haha.. "
" …. "
Arya ingin mengatakan bahwa dia tidak mengagumi Ipul, namun sepertinya dia tidak bisa menjadi seperti Maja yang berbicara seenaknya. Sehingga ia hanya bisa tersenyum kecil melihat tingkah laku Ipul yang aneh itu.
Arya memeriksa kondisi ruangan berbentuk persegi ini dan merasakan bahwa jumlah energi spiritual yang ada di ruangan ini sudah tidak seperti sebelumnya dan menjadi normal kembali.
Sepertinya gelombang energi spiritual sebelumnya disebabkan oleh ruangan yang tersegel. Karena memang didalam ruangan ini terdapat formasi pengumpul energi spiritual, meskipun formasi itu sudah rusak dan tidak bisa lagi digunakan.
Sepertinya formasi tersebut dibuat oleh pemilik ruangan ini untuk mengumpulkan energi spiritual yang berada di sekitar tempat ini. Namun karena si pemilik tempat ini sudah lama tidak kembali lagi, energi spiritual yang berada di tempat ini menjadi semakin banyak.
Bahkan energi spiritual yang Arya rasakan ketika berada di lorong gua sepertinya disebabkan oleh terlalu besarnya energi spiritual yang berada di ruangan ini.
Namun untungnya di dalam ruangan dan di balik air terjun ini terdapat formasi yang berguna untuk menyegel dan menyembunyikan keberadaan tempat ini.
Karena Arya yakin para Jin, Manusia, maupun Makhluk gaib yang berada disekitar akan berbondong bondong untuk mengambil alih tempat ini.
__ADS_1
Tempat seperti ini sangatlah langka dan berharga, apalagi jumlah energi spiritual yang telah terkumpul di tempat ini sangatlah banyak.
Arya yakin formasi di tempat ini sudah mengumpulkan energi spiritual selama kurang lebih seratus tahun untuk menghasilkan energi spiritual sebanyak itu.
Arya merasa sedikit bersalah karena telah mengambil energi spiritual sebanyak ini dengan cuma-cuma, namun Arya berpikir mungkin si pemilik tempat ini sudah mati sehingga dia tidak kembali ke tempat ini.
Hanya itu lah yang Arya bayangkan untuk mengurangi rasa bersalah kepada si pemilik tempat ini. Arya berdoa semoga si pemilik tempat ini beristirahat dengan tenang di alam sana.
" Hmm.. Sudah kuduga, bahkan dengan energi spiritual sebanyak itu kamu gak bertambah kuat secara drastis. "
Ucap Ipul sambil mengamati Arya dengan seksama. Matanya seakan akan bisa memeriksa seberapa kuat kah Arya dibandingkan sebelumnya.
" Aku memang butuh energi spiritual yang lebih banyak. Tapi Aku yakin orang lain bisa meledak kalau tiba tiba menerima energi spiritual sebanyak itu "
Ucap Arya sambil memutar bola matanya.
Kemudian Arya menjelaskan kondisinya kepada Ipul. Karena memang bila orang lain menerima energi spiritual sebanyak Arya, mereka akan mengalami peningkatan kekuatan yang drastis.
" Aku hanya ingin memastikannya saja. Karena badan kamu terus menyerap energi sekitar tanpa proses meditasi. "
Ucap Ipul sambil mengamati tubuh Arya yang terlihat terus menyerap energi spiritual. Meskipun jumlah yang ia serap sangat sedikit dan proses penyerapannya sangat lambat, namun hal itu sangatlah berharga karena dia tidak perlu bermeditasi untuk melakukan proses kultivasi.
Berbeda dengan orang lain yang harus bermeditasi untuk menyerap energi spiritual. Sebelumnya Arya hanya bermeditasi karena jumlah energi yang ia terima sangatlah banyak.
Bahkan proses penyerapan dan pengolahan energi spiritual yang Arya lakukan sangatlah cepat. Orang lain tidak akan bisa menyerap energi spiritual sebanyak itu dengan waktu yang singkat seperti Arya.
" Uh.. Ya kalau fokus meditasi di alam manusia, energi spiritual yang jumlahnya tipis itu bisa habis. Nanti Kakek marah.. "
Arya mengingat saat dirinya di marahi oleh Wisnu saat dia menghabiskan energi spiritual di sekitar tempat tinggalnya.
Jumlah energi spiritual di alam manusia sangatlah tipis dan bahkan bisa dibilang hampir tidak ada. Oleh karena itu jarang sekali terlihat Manusia dan Jin yang kuat berkeliaran di alam manusia.
Proses regenerasi energi spiritual di alam manusia pun sangatlah lambat dan tidak memenuhi kebutuhan kultivasi.
Oleh karena itu banyak praktisi tenaga dalam yang lebih memilih bermeditasi di alam Astral ataupun alam Jin. Namun tentu saja mereka juga bisa mengganti meditasi dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung energi spiritual.
" Tempat ini terlihat tidak buruk. Kau bisa mengeluarkan racun itu sekarang Arya. "
__ADS_1
" Baiklah. "
Arya pun memasang wajah serius setelah mendengar ucapan dari Ipul. Dia berharap Ipul bisa memiliki informasi mengenai racun yang diterima oleh Wisnu.