
Setelah hampir 5jam mengemudi akhirnya ayu dan swan sampai di rumah sakit tempat ibu ayu di rawat
ayu segera turun dan berlari ke resepsionis menanyakan dimana ruang rawat ibunya
setelah mendapat informasi ayu kembali berlari menyusuri lorong rumah sakit
langkah kakinya berhenti di ruang melati nomor 201
...
didepan kamar dia melihat tantenya duduk terdiam sendiri
"tante" ayu memeluk tantenya, dia tak kuasa menanahan kesedihan hatinya
"gimana keadaan mama"?
"mama kamu kritis yu" suara tantenya penuh keputusasaan,
"mama kamu beberapa hari ini terus memikirkan kamu, mama kamu berharap kamu bisa melanjutkan hidup, lepas dari bayang bayang masa lalu kamu, membuka lembaran baru dan bisa membina keluargamu sendiri yu" tante ayu berkata dengan pandangan kosong
beberapa hari yang lalu kondisi mama ayu memang menurun, mungkin karena memikirkan putri satu satunya yang jauh di luar kota, bersembunyi dari luka hati dan tidak mau berbagi dengan mamanya
mendengar perkataan tantenya, kaki ayu seakan tak bertulang, hatinya sakit seperti di remas pikirannya kalut
tiba tiba dia lemas dan hendak jauh ke lantai namun dengan sigap dia ditarik kedalam pelukan swan, ayu hanya diam tanpa memberontak, dia tak punya cukup tenaga untuk menolak pikirannya kacau
ayu menangis di pelukan swan, dia menangis sejadinya hingga membasahi baju swan
swan menepuk bahunya, dia tak tahu harus berkata apa untuk menghibur ayu
yang bisa dia lakukan hanya membiarkan ayu menangis dan semoga itu bisa sedikit mengurangi rasa sedihnya
tante ayu baru menyadari kehadiran orang lain selain dirinya dan ayu
seorang pria yang tampan, sikapnya tenang juga elegan
apakah mungkin ini kekasih keponakannya ? apakah keponakannya sudah bisa menerima masa lalu dan membuka hati untuk pria lain ?
seperti yang tantenya tau, ayu sangat mencintai mantan kekasihnya
tapi dengan tidak berperasaan mantan kekasihnya berhianat dan melimpahkan kesalahan terhadap ayu.
setelah sekian lama, ayu baru berhenti menangis dan melepaskan diri dari pelukan swan
baju depan swan basah oleh air matanya
__ADS_1
"yu, siapakah dia" tante ayu sudah tidak tahan ingin mendengar jawaban ayu
"enggg, anu ini.."
"saya swan" belum selese ayu menjawab di potong swan, swan mengulurkan tangan dan berjabat dengan tantenya ayu
"apa kamu kekasih keponakan saya" lanjut tante ayu
"tan, kami lihat keadaan mama dulu ya" potong ayu
ayu kemudian menarik tangan swan untuk masuk melihat keadaan mamamya
tujuannya sangat jelas, ingin menjauhkan swan dari pertanyaan yang tidak penting dari tantenya
namun tante ayu mengira ayu akan memperkenalkan kekasihnya ke mamanya
di dalam ruangan ayu mengenggam tangan mamanya
"ma, ayu sudah datang, mama cepat membaik ya."
"ayu janji ma,akan jadi anak yang patuh, berusaha mewujudkan apa yang mama dan papa inginkan"
perlahan jari mamanya bergerak
matanya sedikit terbuka
"anak mama datang" suara mama ayu sangat lirih tapi masih bisa di dengar ayu
"ma. " ayu memeluk mamanya
"anak mama,bener yang tadi di ucapkan" jawab mama ayu
"ma jangan banyak pikiran,mama sekarang harus banyak istirahat dan jangan banyak pikiran dulu. mama harus sehat dulu nanti kita bicarakan lagi ya " jawab ayu sambil mengelus tangan ibunya
"ay, mama pingin kamu menikah dan memberikan mama cucu" setelah mengucapkan kata itu mama ayu terpejam
layar monitar tiba tiba menunjukan garis lurus
ayu sangat panik panik dan berteriak memanggil dokter
dokter segera datang dan membantu memacu jantung mama ayu
ayu di suruh menunggu di luar
setelah beberapa menit dokter keluar
__ADS_1
"mohon untuk keluarga jangan mengatakan atau membuat pikiran pasien tertekan, itu sangat tidak baik untuk kondisinya, lebih baik membuat pasien senang karna itu akan sangat membantu kesehatan pasien, untuk saat ini jangan ganggu pasien, biarkan dia istirahat dulu, saya pamit ucap dokter yang menangani mama ayu
3jam kemuadian....
setelah dokter kembali memeriksa keadaan mama ayu,akhirnya dokter mengijinkan keluarga untuk masuk keruang inap, ayu kembali masuk melihat mama nya
"ma, ayu berjanji mau menikah asalkan mama sehat ya"
"tapi ma, ayu mau saja menikah, tapi orang seperti ayu apakah masih ada yang mau menerima ma" suara ayu penuh keputusasaan
air mata kembali mengalir di pipinya, bayang masa lalu kembali berputar di otaknya
Dia yang di tuduh berselingkuh setelah menghabiskan uang dari mantan calon suaminya
ayu tak punya banyak pilihan, dia di caci di maki oleh teman temannya
dia di pandang rendah setelah foto fotonya yang mabuk dan dipapah laki laki memasuki kamar hotel tersebar di sosmed
ayu tak punya muka lagi, dia menjelaskan tapi tidak ada yang mempercayainya
akhirnya ayu putuskan meninggalkan kota kelahirannya dengan nama buruk yang dia bawa.
Mengingat kejadian masa lalunya yang begitu pelik ayu merasa sudah tidak ada yang mau menerima dirinya. Maka dari itu hingga saat ini dia tak dekat dengan pria manapun. Ayu selalu menutup diri dari kehidupan luar. Trauma masa lalunya begitu hebat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
LUV LUV PARA PEMBACA SRAYU SAYANG KALIAN
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTARNYA YA😘😘😘