Kasih Terakhir

Kasih Terakhir
Memasak


__ADS_3

Hari ini adalah akhir pekan, yang artinya Ayu tidak perlu bangun pagi untuk ke kantor


dia mengerjapkan matanya, mengumpulkan kesadarannya, matanya sangat berat karena sembab efek menangis semalam


namun ada tangan melingkar di perutnya


ayu sontak kaget dia ingin menjerit tapi kemudian dia menutup mulutnya dengan tangannya sendiri


ayu ingat, dia sekarang sudah menikah dan sekarang tidur seranjang dengan suaminya, ayu memikirkan apa yang terjadi semalam, wajahnya merona, mengingat swan yang menghiburnya dan mengusap kepalanya


Ayu merasa sekarang dia tak sendirian lagi, dia memiliki Swan di sampingnya


Ayu menatapi wajah swan, swan sangat tampan wajahnya, begitu tenang dalam tidurnya


ayu mencoba melepaskan tangan swan dari perutnya pelan pelan


Ayu tak ingin swan terbangun karena waktunya masih pagi


sekarang baru pukul 06.00am


Ayu pelan pelan bangun dari ranjangnya menuju ke kamar mandi untuk mandi


ayu berniat membuat sarapan untuk suaminya


meskipun pengetahuan ayu tentang suaminya sangat minim, selain tau nama lengkapnya serta status swan sebagai bosnya, selain itu ayu sama sekali tidak tahu


bahkan makanan kesukaan swan saja dia tidak tau


Tapi ayu tidak akan berputus asa


mulai sekarang dia akan berusaha mendekatkan diri dengan swan,memahami dan melayani suami dengan baik


setelah selesai mandi, ayu menuruni tangga menuju dapur


di ruang tamu sudah ada beberapa pelayan yang sedan membersihkan meja juga mengepel lantai


melihat ayu sontak para pelayan berdiri memberi salam "selamat pagi nyonya muda"


ayu sangat canggung di panggil nyonya muda,walaupun dia memang istri swan saat ini


Ayu hanya menganggukan kepalanya saja sambil tersenyum ramah.


...


sesampainya di dapur ayu melihat seorang laki laki paruh baya memakai pakaian putih, nampaknya dia seorang koki di rumah swan


ayu memandang koki tersebut, dia ingin menyapa tapi ragu


"selamat pagi nyonya, ada yang bisa saya bantu"? suara bibi eun mengangetkan ayu

__ADS_1


sontak ayu dan koki teresebut menoleh ke sumber suara


"hmm.. ini.. anu... itu bi saya mau membuat sarapan untuk swan" jawab ayu sambil terbata


"oh tidak perlu nyonya, di rumah ini sudah ada koki yang bertanggung jawab untuk makanan tuan muda", oiya perkenalkan ini paman Tejo kepala koki di rumah ini, bibi eun memperkenalkan tejo kepada nyonya rumah


tejo nampak bingung, dia baru pertama melihat ayu


kemarin saat ayu datang ke rumah kebetulan tejo sedang ijin 1hari jadi wajar saja tejo tak mengenal wanita di hadapannya


melihat tampang bingung tejo, bibi eun kembali berbicata "Tejo, berikan salam untuk nyonya muda, dia adalah istri dari tuan muda"


tejo seketika membungkuk memberi salam


"selamat pagi nyonya, saya Tejo kepala koki disini"


Ayu tampak kikuk, niatnya ingin membuat sarapan untuk suaminya supaya bisa mendekatkan hubungan mereka


tetapi swan sepertinya bukan orang yang bisa makan sembarangan


melihat muka ayu, bibi eun menyadari kondisi ayu


"nyonya, apakah anda ingin membantu membuat sarapan untuk tuan bersama kami ?" mungkin bini eun lancang, tapi bibi eun tahu apa yang di inginkan ayu


dengan wajah sumringah ayu menganggukan kepala


"paman, kita hendak membuat sarapan apa"?


"paman,apakah boleh saya yang memasak nasi gorengnya"?


hm anu nyonya,... tejo tak berani melanjutkan kata katanya, dia kemudian menjawab "silahkan nyonya, saya akan siapkan jusnya"


selang beberapa menit nasi goreng sudah siap


ada omlet telur, ayu juga membuat roti panggang isi cokelat kesukaannya


Ayu kemudian menghidangkan makanan di atas meja makan.


.....


Didalam kamar Utama


swan mengerjapkan matanya, tangannya menyentuh ranjang di sampingnya tapi yang di cari olehnya sudah tidak ada


"kemana gadis itu"? ini akhir pekan, kenapa dia jam segini sudah tidak ada ? tidak mungkin dia pergi ke kantor kan ?


Dari pada terus berdiam dan menerka nerka lebih baik swan mencuci muka, gosok gigi dan mencari ayu


...

__ADS_1


Swan kini berjalan menuruni anak tangga menuju bawah, dia mencari ayu di ruang tamu tapi kosong, dia juga melihat ke taman depan rumah nampak kosong. Hanya ada seorang tukang kebun yang sedang menyiram tanaman


tiba tiba telinga swan mendengar suara tertawa dari dapur


suara itu nampak tidak asing, suara yang akhir akhir ini mengisi otaknya


swan bergegas mencari sumber suara, sebelum dia sampai di ruang makan dia berdiri di depan pintu kaca yang membatasi ruang aula rumahnya dan dapur


Bibirnya tertarik ke atas, swan tersenyum melihat ayu sedang menyiapkan menu sarapan pagi dan sedang mengobrol dengan bibi eun


entah apa yang dua wanita itu bicarakan tapi ayu nampang tertawa ceria


dia perlahan membuka pintu kaca dan memasuki ruang makan


bibi eun yang menyadari kedatangan tuannya membungkuk memberi salam "selamat pagi Tuan, sarapan sudah siap"


bibi eun berbalik hendak meninggalkan dapur, tapi tiba tiba dia balik badan dan mengucapkan "Oh iya tuan, sarapan hari ini spesial buatan nyonya, nyonya sendiri yang memasak untuk anda"


kemudian bibi eun melangkah keluar ruang makan di ikuti oleh paman tejo


Swan yang mendengar perkataan bibi eun seketika hatinya sangat gembira, sepertinya ayu mulai menganggap kehadiran dirinya


Ayu hanya menunduk, mukanya merona, dia malu,, dia takut masakannya tidak sesuai selera swan


melihat wajah ayu yang merona membuat swan sangat gemas, kemudian dia berjalan mendekati ayu, mengangkat dagunya lalu mengecup kening ayu "selamat pagi nyonya Swan"?


Ayu bengong saja, dia tak menyangka akan mendapat perlakuan manis dari swan


swan tambah gemas di buatnya, lalu swan menarik kursi dan menyuruh ayu duduk menikmati sarapan pagi bersamanya


Ayu kemudian mengambil piring lalu menaruh nasi goreng, meletakkan piringnya di depan swan


Swan semakin senang, dia tak menyangka hubungannya dengan ayu akan membaik seperti ini


"hmmn enak sekali nasi goreng buatanmu" puji swan


oiya kamu tidak makan nasi gorengkah ?


"hmm, sangat suka roti panggang selai coklat dan teh panas" ayu menjawab tapi tetap menunduk


tiba tiba hening, swan juga tidak mengajukan pertanyaan lagi kepada ayu


swan ingin membuat ayu nyaman berada di sampingnya


jika swan banyak bertanya, swan takut ayu tidak nyaman dan menjauhinya lagi.


*Duh guys sepertinya hubungannya membaik, tumbuh rasa perhatian, semoga cepat tumbuh rasa sayang ya hehe


JANGAN LUPA LIKE DAN SARANNYA YA

__ADS_1


MAKASI GUYS🤗🙏*


__ADS_2