Kasih Terakhir

Kasih Terakhir
Dua sahabat


__ADS_3

*Cempaka apartemen at 06.00am...


"Hoiiii*... gadis bodoh bangun, kenapa kau seperti kerbau saat tidur hah" dyana menggoyang goyangkan tubuh ayu yang masih diam di balik selimut


"Apa kau tak bekerja hari ini hah" dyana menarik selimut yang menutupi ayu


"Cepat bangun ini sudah siang bodoh"


"hoammm" ayu akhirnya membuka matanya, dia beranjak duduk mengumpulkan kesadaran dirinya


"ini masih pagi, kenapa kau sudah teriak teriak gadis busuk" ayu meracau


"Dasar kau bodoh, ini sudah jam 06.00 pagi, apa kau tidak bekerja hari ini??"


"sialllll !!! kenapa kau baru membangunkan aku bodoh !! jawab ayu kesal ! dia segera beranjak menuju kamar mandi


"Hei ! kau yang seperti mayat hidup bodoh ! aku sudah membangunkanmu dari tadi kau saja yang tuli!" sambung dyana kesal


Ayu tak menggubris apa yang dyana katakan


sedangkan dyana juga keluar menuju dapur menyiapkan sarapan untuk sahabatnya itu.


Dyana memanggang roti yang sudah di olesi selai cokelat. Menyiapkan susu cokelat panas.


Entah kenapa, Ayu sangat suka segala jenis makanan yang mengandung cokelat


30menit kemudian...


Sarapan pagi sudah siap di meja


"Heiii gadis bodoh !! cepat turun sarapan sudah siap" dyana berteriak memanggil sahabatnya


ayu berlari menuju dapur, dia duduk dan memakan sarapannya dengan terburu buru


setelah roti panggangnya habis, ayu berdiri hendak berangkat bekerja


"Hei bodoh, kenapa kau tidak meminum susu coklatnya"? tanya dyana nampak kesal melihat sahabat.


"Baiklah madam, aku akan meminumnya ! kau membuang waktuku " gerutu ayu kesal


setelah susu coklatnya di minum tandas, ayy berlari kecil keluar ruangan "Dyn, kau jalan jalan sendiri ! aku tidak bisa meminta ijin, karena aku karyawan baru ! aku tidak enak "


"Hei bodoh ! kau ini istri Pemilik Carnal Group Harusnya ku tak usah bekerja lagi ! Lagi pula kalau kau ingin tak masuk pasti suamimu akan mengijinkanmu "teriak dyana, tapu sayangnya sia sia


ayu sudah keluar apartemen dan tak mendengar perkataan darinya.


Dyana membersihkan meja makan. Dia akan segera mandi dan berjalan keliling semarang sebelum malamnya dia akan kembali ke Kota Kembang. Hari ini dyana berencana mengunjungi Kota Tua,Masjid agung,Tugu Muda, Simpang Lima tak lupa juga dia akan ke LawangSewu dan lanjut berbelanja membeli oleh oleh.


sementara di parkiran apartemen...


Ayu berjalan tergesa gesa, Ayu tau jam jam segini semarang pasti akan sangat macet ! Kapan semarang tak macet lagi gumam ayu.


Dia berjalan menuju halte bus, dia menunggu taxi lewat tapi tiba tiba ada mobil ferarry hitam berhenti di depannya


jendela belakang mobil terbuka "ayo masuk" suara yang sangat ayu kenal ! Suara suaminya !


Ayu hanya tersenyum masam dan mendekati mobil, bukannya ayu masuk malah ayu berkata "Hm, aku akan berangkat ke kantor sendiri ! Aku tidak ingin orang kantor tau tentang hubungan kita. Aku harap kita memisahkan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan ! Aku tidak mau di perlakukan spesial dilingkungan kerja. aku ingin meniti karir dengan usahaku sendiri" ayu mengatakannya dengan sangat yakin


swan tercengang dengan permintaan ayu, tidak menyangka wanita di depannya ini tak ingin mendompleng popularitas dirinya. Istrinya ini memang berbeda. Belum sempat swan menjawab ayu sudah menghentikan taxi dan melambai ke arah swan "see you"


kemudian ayu melesat dengan taxi yang membawanya ke arah kantor


swan masih mencerna setiap perkataan ayu. ada banyak pertanyaan di dalam otaknya


"Tuan, apakah kita ke kantor sekarang" ?


suara dari supir pribadinya membuyarkan lamunan swan


"Ya" jawab swan singkat.


.....


KANTOR CARNAL GROUP


Ayu dan Swan sampai dengan waktu hampir bersamaan.


Ayu kini berdiri didepan lift bersama lisa, sepertinya ayu dan lisa sekarang semakin akrab, Lisa menanyakan bagaimana tugas keluar kota pertama ayu. Bahkan Waktu dinasnya ditambah,


"Apa kau sangat sibuk disana ? bagaimana rasanya pergi dengan Ceo tampan" lisa tampak sangat antusias menunggu jawaban ayu


Ayu bingung menjawab pertanyaan lisa, ayu hanya dinas selama 4hari dan sisa waktunya di habiskan di Solo. Bagaimana reaksi kaum hawa di kantor ini seandainya tau Ayu dan Swan sudah menikah ? akankah ayu di telanjangi dan di usir dari kantor karna di tuduh merayu bos mereka ?


"ANINDIA AYU PRISILIA, kenapa kau tak menjawab pertanyaan ku ? kenapa kau melamun? lisa memiringkan wajahnya menatap wajah teman barunya


"ah itu, kalau kau ingin tau rasanya. Lain kali kalo ada dinas lagi aku akan merekomendasikan mu ke pak Ian, bagaimana sa ? kau setuju ?" jawab ayu santai


ah tidak tidak mana aku mau, kau sudah gila ? jawab lisa sambil mencubit lengan ayu


"Selamat pagi Ceo"! sapa lisa yang melihat swan kini berdiri di depan lift kusus Ceo

__ADS_1


ayu juga ikut melihat ke samping, ayu juga membungkukkan badan menyapa Ceo yang tak lain adalah suaminya sendiri "Selamat pagi Ceo"


Swan tidak merespon, dia hanya melirik dan langsung masuk kedalam lift yang membawa dirinya ke lantai 17


Hati ayu sedikit kecewa melihat tingkah swan yang acuh


Tapi bukankan ini yang ayu minta tadi? ayu tak ingin mengekspos hubungan mereka ? lalu kenapa hati ayu sekarang kecewa


pintu lift berdenting dan terbuka, lisa menarik tangan ayu memasuki lift


sepanjang di dalam lift lisa terus mengoceh tak jelas


tapi ayu nampak acuh, dia masih terbayang wajah dingin swan.


tak lama kemudian ayu dan lisa sudah sampai di divisi humas mereka berjalan bersebelahan menuju meja mereka


Ayu dan Lisa duduk di meja masing masing bersiap siap untuk bekerja


pasti sudah banyak email yang masuk dan berkas yang sudah pasti akan menumpuk hari ini.


Ayu sudah berkutat dengan komputer, bisa di pastikan hari ini akan lembur lagi seperti saat hari pertama bekerja


tiba tiba ponsel ayu bergetar, sepertinya ada pesan masuk


ayu segera meraih ponsel yang ada di tasnya, ayu kuatir dyana menghubunginya


tak di sangka tak di duga, nama swan muncul di layar ponselnya. "Selamat bekerja, Siang nanti aku tunggu di ruanganku! kita makan bersama"!


"apa apaan lelaki itu ! setelah acuh tadi pagi dan kini dia meminta makan siang bersama ! Ah tidak akan !" gerutu ayu kesal


"hm, maaf sepertinya tidak bisa ! karena aku sudah ada janji makan siang bersama lisa " setelah melihat beberapa kali teks chat nya, ayu mengirim ke swan.


Ayu masih memandang ponselnya, chat sudah terkirim tapi tak kunjung ada balasan


bagai sebuah kerikil tenggelam ke lautan !


"ah sial, kenapa dia tak membalas chatku ?" lebih baik Aku melanjutkan pekerjaanku


....


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat.


Sekarang sudah pukul 04.00pm, ayu masih memiliki beberapa berkas yang harus di kerjakan. Ayu juga kepikiran dengan dyana yang akan kembali ke bandung malam ini, dia tak tega jika dyana pergi ke bandara sendirian


ponsel ayu berdering keras beberapa kali, ayu meraih ponselnya dan mengangkat telepon tanpa melihat siapa yang menghubunginya


"10 menit, aku tunggu di parkiran mobil . Asistenku sean sudah meminta ijin ke menejermu, kalo kamu tidak datang aku sendiri yang akan menemui mu agar satu kantor tau kamu adalah ISTRIKU" swan menekankan kata ISTRI


Ayu terperangah! Dia melihat lahar ponselnya ternyata Swan yang menghubunginya


belum sempat ayu menjawab swan sudah memutuskan panggilan telefonnya. Astaga manusia ini menyebalkan sekali !


Ayu tergesa gesa mengemasi barangnya dan memasukan secara asal kedalam tasnya


dia berlari menuju lift dan langsung menuju bastment parkiran kantornya


Benar saja swan sudah menunggunya di sana, kenapa dia sendirian ? dimana sean dan juga sopir pribadinya ?


"Cepat masuk ! atau kamu ingin orang kantor melihat kita bersama hm?


ayu masih bengong mencerna perkataan swan


setelah cukup lama ayu masuk mobil dan duduk di samping swan


swan langsung menyalakan mobilnya dan melaju menuju jalanan kota semarang yang belum terlalu macet karena belum jam pulang kantor.


"mau kemana kita"? tanya ayu ragu ragu


"ke apartemenmu" jawan swan yang masih fokus menyetir


"untuk apa"?? ayu nampak kaget dengan penuturan swan


"Tentu saja mengantarmu pulang, aku juga ingin berkenalan dengan sahabat baikmu, aku kan SUAMImu jadi temanmu juga temanku. Dan lagi hari ini temanmu akan pulang ke bandung jadi aku ingin mengantar ke bandara"


Ayu nampak sangat terkejut. Pasalnya ayu saja tidak perduli dengan kehidupan swan serta teman temannya. Ayu diam saja tak menanggapi swan


tak butuh waktu lama mobil swan sudah memasuki areal parkir apartemen


ayu dan swan berjalan menuju kamar ayu


"buka pintunya dyn, ini aku ayu" ayu menggedor pintu kamarnya


"tunggu sebentar gadis sial ! kenapa kau tak sabaran sekali "! jawab dyana setengah berlari menuju pintu


setelah dibuka dyana terperangah melihat lelaki tampan yang berdiri di samping sahabatnya


"dyana, kenalkan ini swan suamiku dan kenalkan dyana ini adalah sahabat terbaikku"


swan mengulurkan tangan menjabat dyana, tapi dyana masih bengong menatapi wajah tampan swan

__ADS_1


"dasar gadis bodoh, kenapa dia harus bertingkah memalukan di saat seperti ini" gerutu ayu dalam hatinya. Ayu kemudian mencubit dyana


"Dasar bodoh, Dia sangat tampan lebih tampan dari yang ku lihat di internet"


"astaga kenapa dyana bisa bersikap seperti ini, aku sungguh menyesal menyebutnya sahabat terbaik


swan hanya tertawa mendengar penuturan dyana "nona dyana memang sangat berani, pantas saja cocok berteman dengan ayu"


ah baiklah silahkan mari kita masuk, ayu menerobos dyana. ayu sudah tak kuat bila mendengar omong kosong sahabatnya.


Ayu berpamitan mandi. kini tinggallah dyana dan swan duduk berhadapan di sofa ruang tamu


"Aku tidak tahu apa motif anda menikahi teman saya, yang saya harapkan anda bisa menjaganya dengan baik, Ayu gadis bodoh itu sangat mudah tersentuh dengan hal kecil. Ku harap anda jangan sampai berani melukainya atau anda akan berurusan dengan saya"! dyana tak lagi basa basi dalam berkata. Dia tak mau sahabatnya terluka.


"Saya mengerti nona, setiap keputusan yang saya ambil sudah saya perhitungkan secara matang" swan menjawab dengan tenang


sebenarnya dyana ingin mengatakan banyak hal tentang ayu, tapi melihat dari aura dan cara bicara swan. Dyana yakin swan mengetahui masa lalu ayu dengan jelas.


"apa yang kalian bicarakan, tampaknya sangat serius"? suara ayu terdengar mendekat ke arah mereka


"Aku sedang menggoda suamimu untuk menikahiku juga! goda dyana


Seketika muka ayu berubah menjadi merah padam. Dia sangat kesal dengan ucapan dyana, seandainya tak ada swan, sudah habis dyana di tangan ayu


"baiklah, aku mandi sebentar, lalu kita akan pergi makan malam sebelum mengantar nona dyana ke bandara" swan melangkah menuju kamar mandi.


BANDAR UDARA ACHMAD YANI...


Dyana sudah melakukan boarding pass


kini swan dan ayu berjalan menuju parkiran mobil. Swan melajukan mobilnya membelah kemacetan di kota semarang


"apa kau ingin jalan jalan" swan tanpam berhati hati menanyakannya


"Hm bagaimana kalo kita berbelanja? aku ingin membeli beberapa keperluan bulananku


mendengar jawaban ayu, swan mengarahkan mobilnya ke salah satu mall terbesar di semarang.


Sesampainya di mall, Ayu hendak mengambil troli namun di cegah oleh swan "Biar aku saja yang membawanya"


Kini mereka menyusuri beberapa kebutuhan wanita. Ayu nampak sangat senang


dia memilik beberapa kosmetik. Swan hanya mengikuti dari belakang "aku tinggal ke toilet sebentar ya"


"baiklah,aku tunggu disini" jawab ayu yang sedang asyik memilih barang


setelah kepergian swan, tak sengaja ayu menabrak seseorang


"maafkan saya tuan" .ayu membantu memunguti barang orang yang berantakan


"Prisilia" ?


tak asing mendengar sebutan tersebut, ayu mendongak dan menatap orang tersebut "kev...kevin...???


"Bagaimana kabarmu? mengapa resigh tidak bilang bilang ? tangan kevin terulur meraih tangan ayu


belum sempat ayu merespon kevin, rambut ayu sudah di jambak dan mukanya di tampar


kejadian begitu cepat sehingga ayu tak bisa menghindar.


"Dasar wanita murahan, masih saja kau menggoda kekasihku hah?" Bentak Gita, gita seakan hilang kendali dan mendorong ayu hingga tersungkur ke lantai


mereka sekarang jadi bahan tontonan orang. Ayu hendak bangkit tapi lagi lagi di tampar oleh Gita. Kini sudut bibir ayu berdarah


tak sampai di situ Gita hendak menjambak rambut ayu kembali tapi tiba ada tangan kokoh yang mencekalnya


"Apa yang kau lakukan terhadap ISTRIKU"???


.


.


.


.


.


BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA ?


APA HUBUNGAN KEVIN DENGAN AYU DI MASA LALU???


BUKANNYA ARIK ADALAH MANTAN CALON SIAMI AYU ? LALU KEVIN SIAPA ???


NANTIKAN NEXT CHAPTER GUYS !


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTARNYA YA 😘


MATUR SUWUN♥️♥️😘😘🤗🤗🤗🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2