
Setelah hampir 5am mengemudi, ayu dan swan sudah tiba di semarang
swab tidak mengarah langsung ke tempat tinggalnya, mobilnya di arahkan ke apartemen dimana ayu tinggal
sesampainya di basement swan turun dan membuka pintu mobil
sepertinya ayu masih terlelap tidur
swan memandangi wajah cantik ayu, jarijarinya secara tidak jujur mengusap pipi ayu yang lembut,wanita di hadapannya adalah istrinya sekarang, dia akan menghabiskan sisa umurnya bersama ayu, dia juga akan membantu mengobati luka hati ayu.
karena gerakan jari swan,ayu terbangun
secepat mungkin swan menarik dan menyembunyikan tangannya
pandangannya di alihkan acuh tak acuh
"kita sudah sampai, aku akan membantu mengambil beberapa barangmu, karena mulai hari ini kamu akan tinggal bersamaku" suara swan sangat datar, matanya masih tak menantap ayu
tadinya ayu ingin menolak, tapi bukankah sekarang swan adalah suaminya jadi wajar kalau dia menyuruh ayu tinggal bersama.
ayu dengan patuh turun dari mobil, swan mengikuti dan berjalan di samping ayu
mereka menuju lantai 8 dimana tempat tinggal ayu
ayu mengemasi beberapa pakaian rumah dan juga pakaian untuk bekerja
dia tidak membawa banyak pakaian, karena dia tidak tahu seberapa lama pernikahan ini bisa berjalan
selesai berkemas ayu dan swan turun menuju mobil
...
mobil melaju dengan kencang menuju perumahan elite di kota semarang
setau ayu di perumahan ini syarat utamanya tidak hanya mempunyai uang, tapi latar belakang keluarga juga sangat di perhitungkan
dan perumahan ini juga di kembangkan oleh perusahaan swan Carnal Group
...
Rumah swan terletak di paling belakang, rumahnya sangat besar berlantai 3, mungkin bukan rumah tapi lebih tepatnya seperti istana
di depannya ada halaman, taman bunga juga air mancur yang sangat indah
__ADS_1
dari gerbang menuju rumah membutuhkan beberapa menit ketika berjalan kaki
mobil swan berhenti tepat di depan pintu utama, swan turun terlebih dahulu dan membuka pintu mobil untuk ayu
di depan pintu sudah ada beberapa pengawal yang menunggu swan
swan menyerahkan kunci mobilnya kemudian dia membimbing ayu memasuki rumahnya
batin ayu sangat tidak nyaman
dunia ayu dan swan jelas jelas berbeda
ayu hanya rakyat biasa dan suaminya saat ini orang yang memiliki status yang tinggi
"kamar kita ada di lantai 2" swan berjalan di samping ayu
ayu hanya dengan patuh mengangguk
tapi lain halnya dengan hatinya, hatinya sekarang sedang bergejolak "kamar kita"? itu artinya ayu dan swan akan tinggal satu kamar dan berbagi ranjang, pikiran kotor mulai melayang di kepalanya
ayu belum siap untuk hal satu itu, buru buru dia tepis pikiran kotor dari kepalanya dia berjalan mengekori swan
"tuan muda, selamat datang" seorang bibi paruh baya menyapa swan dengan sopan
bibi eun sangat terkejut, matanya hampir keluar dia tidak menyangka tuannya akan menikah, tadinya dia berpikir tuannya akan membujang seumur hidupnya dan hanya fokus mengurus berbagai bisnisnya
bagaimana mungkin tuannya yang seperti mesin yang tak pernah berhenti bekerja sekarang memutuskan menikah?
belum lagi bibi eun adalah pengasuh sedari swan kecil, bibi eun juga paham percintaan bosnya dulu
dia dulu pernah memiliki kekasih saat berkuliah, namun kekasihnya menolak lamaran swan dengan alasan masih ingin meniti kariernya sebagai model
meskipun tuannya pernah memiliki kekasih, tapi tuannya belum pernah membawa ke rumah ini. bibi eun hanya pernah melihat foto mantan kekasihnya swan ketika membersihkan kamarnya. Namun foto itu sekarang sudah di simpan di gudang oleh tuannya.
"bibi eun, ada masalah apa?"
bibi eun seketika sadar ketika suara swan terdengar kembali di telinganya
dia segera membungkuk dan menyapa ayu
"nyonya muda, perkenalkan saya bibi eun kepala pelayan di rumah ini, ketika nyonya membutuhkan bantuan saya, jangan ragu panggil saya"
ayu sangat malu juga tidak enak, ayu merasa tidak pantas di panggil nyonya, dia hanya rakyat kecil "bibi eun, panggil saya ayu saja"
__ADS_1
"anda adalah istri tuan muda, saya tidak menemukan sebutan yang pas selain nyonya"
mendengar jawaban bibi eun ayu diam, dia tidak bisa menemukan kata kata yang bisa di gunakan untuk menyangkal
swan meraih tangan ayu dan mengenggam tangan ayu membimbing menaiki tangga satu persatu menuju lantai dua
dekorasi rumah swan sangat simple tapi elegan
ketika pintu kamar di buka kamarnya sangat luas, paling depan ada ruangan untuk menonton tv, kemudian selanjutnya ruangan pakaian sepatu aksesoris dan ruang dandan. ada dua lemari pakaian dan tiga lemari sepatu. setelah melewati ruang make up baru ruangan istirahat, ranjang utama berukuran king size ada di sana, untuk tidur 4 orang saja masih sangat luas
di pojok kamar terdapat kamar mandi yang sangat nyaman ada bak berendam di dalamnya, kamar swan juga diblengkapi ruang kerja kecil.
"kamu mandilah dulu, terus beristirahat, dan barang barangmu simpan saja di ruang make up, nanti aku akan menyuruh orang membereskannya. Aku akan keruang kerja mengerjakan beberapa hal" swan berbalik dan keluar dari kamar
ayu juga sangat lelah,dia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu
dia berendam air panas untuk merilekskan otot badannya yang pegal
nyaman sekali berendam di air panas milik pribadi
dulu ketika ayu ingin berendam air panas dia akan pergi ke sauna dan menyewa satu kamar untuknya menginap
Tuhan masih sangat baik juga mencintainya
Tuhan mengagalkan pernikahannya dulu ternyata Tuhan menyiapkan jodoh yang baik untuk ayu
walaupun ayu baru mengenal swan, tapi sorot mata swan sangat tulus
terlebih lagi ketika tadi pagi swan membuat mamanya tersenyum bahagia
ayu memutuskan akan berusaha menjadi istri yang baik untuk swan kedepannya
...
setelah selesai mandi, ayu mengganti pakaian dengan piyama merah maroon
dia kemudia berbarung dan menarik selimut kemudian dia menuju alam mimpinya
hallooo riders ? gimana nih menurut kalian ? apa yang perlu di perbaiki ?
tinggalkan saran juga kritikan
jangan lupa likenya ya pencet tombol ♥️ juga
__ADS_1
Terimakasih🙏🤗