Kasih Terakhir

Kasih Terakhir
Hobi terpendam


__ADS_3

Hari ini adalah akhir pekan, hari yang biasanya di gunakan oleh ayu untuk bermalas malasan ketika dia masih lajang dan tinggal di apartemennya


Biasanya selesai ayu membereskan apartemennya dia berbaring di atas ranjang


bahkan ketika libur makan pun ayu sampai lupa, badannya sangat lelah seminggu bekerja


Rekan kerja di Bimantra Group juga sering mengajak berbelanja atau jalan jalan menikmati masa akhir pekan, tapi ayu lebih senang menikmatinya di atas kasur seharian


....


Hari ini adalah akhir pekan pertama dia menjadi Istri swan, ayu sebenernya ingin sekali bermalas malasan di atas kasur, tapi Ayu tidak mau di cap sebagai istri yang pemalas


walaupun swan adalah bos besar serta dia memiliki lebih dari selusin pelayan di rumahnya, tapi ayu tetap merasa dia tidak pantas untuk bermalas malasan di depan suaminya ini


Sepanjang menghabiskan menu makan sarapan pagi, ayu terus memikirkan kegiatan apa yang harus ayu lakukan setelah selesai sarapan pagi


Swan yang melihat istrinya melamun pun semakin gemas, ayu nampak sangat lugu dan polos di mata swan


pagi ini ayu mengenakan kaos berwarna putih dan bawahan rok denim selutut, rambutnya di kucir kuda memperlihatkan leher jenjang ayu


ayu tidak memakai make up apapun kecuali lipstik warna pink yang memoles bibir tipisnya


Swan sangat kagum dengan ayu,Dia nampak sangat natural dan menggemaskan


Tanpa sadar swan mengulurkan tangannya kemudian mencubit pipi ayu dengan gemas


"ahhhhhhh" ayu sontak tersadar dari lamunannya, pipinya seketika merah merona karena malu


"kamu sangat menggemaskan" bisik swan di telinga ayu


muka ayu semakin merah karena bisikan swan


"selesai sarapan pagi, aku akan mandi dan menyelesaikan beberapa pekerjaanku" sambung swan dengan menyeka mulutnya dengan tisue


"iya baik, aku juga akan membantu pelayan membersihkan rumah" jawab ayu dengan wajah yang masih menunduk


"Kamu adalah ISTRIKU, ratu di rumah ini, kamu tidak perlu melakukan apapun, kamu bersantai saja, Karena setiap pelayan sudah memiliki tugasnya masing masing"


"hmm, tapi...."?


belum selesai ayu mengucapkan kata katanya swan sudah memotong perkataan ayu "kalo kamu tidak ada kegiatan hari ini, kamu temani saja aku menyelesaikan beberapa pekerjaanku ? bagaimana ?"


ayu masih diam saja, dia hanya staf kecil, mana tau soal pekerjaan bos besar


dia masih berpikir akan menolak atau menerima tawaran swan


"hm baiklah, kalo kamu setuju datanglah ke kamar kita, Oke ?" swan berdiri dan meninggalkan meja makan, dia menuju kamarnya untuk mandi, lagipula ada beberapa berkas yang harus dia selesaikan hari ini.


Tidak ada hari tanpa bekerja untuk swan


....


setelah selesai mandi, swan menuju ruang kerjanya


swan mengambil laptop dan beberapa berkas yang harus dia kerjakan

__ADS_1


Dia menuju sofa di samping tempat tidur


Swan sengaja tidak bekerja di ruangannya


Soalnya swan tadi sudah menawari ayu untuk menemaninya, siapa tau ayu bersedia menemaninya.


30 menit kemudian....


Swan melihat pintu kamar tak kunjung membuka, orang yang di tunggunya tak kunjung datang juga. Sedang apa gadis itu ? apa dia menolak tawaranku ? padahal aku sudah menyiapkan sesuatu untuknya ???


Di tengah kerisauan swan tiba tiba pintu terbuka dengan sangat hatihati


"ceklek" ayu melangkah sangat pelan sekali


dia takut swan terganggu karena kehadiran dirinya


ayu ke kamar berniat membaringkan diri di kasurnya, setalah tadi ayu berusaha membantu beberapa pelayan namun semua pelayan melarangnya akhirnya ayu merasa bingung harus melakukan apalagi.


Ayu berpikir swan bekerja di ruang kerjanya yang terpisah dengan ruang utama tidurnya


setelah melewati ruang make up dan juga pakaian


langkah ayu terhenti, orang yang dia pikir sedang berada di ruang kerja ternyata duduk di sofa samping tempat tidurnya


tadinya ayu hendak berbalik lagi, namun baru dua langkah ayu berjalan tiba-tiba


"Mau kemana ay" sapa swan tanpa menoleh ke arah ayu


akhirnya ayu berbalik badan menatap swan yang masih fokus dengan laptopnya


"aku sudah menyiapkan majalah fashion dan fotografi di atas meja samping tempat tidur"


setelah beberapa lama masih hening akhirnya swan mengalihkan pandangannya dari laptop menatap ayu


"kenapa masih bengong? bukannya kamu suka fotografi? juga suka dunia permodelan ?, ini kan akhir pekan, tidak ada kegiatan apapun , bukannya lebih baik waktumu di gunakan untuk bermalasan di atas ranjang seperti saat masih tinggal di apartemen? biasanya akhir pekan tidak beranjak meninggalkan kasur ? " swan bertanya sambil tersenyum jahil


"ahh darimana dia tau kebiasaan buruk ku? bukannya aku dan dia baru mengenal dan bertemu beberapa hari yang lalu, sialll " ! umpat ayu dalam hatinya


melihat istrinya masih berdiri tegak diam di tempat, akhirnya swan berdiri mendekati ayu


ayu sangat kaget melihat swan semakin mendekatinya, ayu melangkahkan kakinya kebelakang, beberapa langkah akhirnya ayu terjatuh ke ranjang


swan bukannya berhenti malah terus melangkah ke depan


swan sengaja ingin menjahili ayu, swan gemas sekali melihat wajah ayu yang merona


swan semakin mendekat dan mendorong tubuh ayu ke ranjang


mendapat perlakuan seperti itu ayu sangat kaget, wajahnya semakin memerah seperti tomat


dia sudah berpikiran kotor, pikirannya melayang entah kemana


Ayu takut swan meminta Haknya ? jujur ayu belum siap karena di hatinya masih ada nama orang lain


swan menunduk dan mendekatkan wajahnya ke wajah ayu, swan sangat gemas hingga dia berfikir untuk memakan ayu saat ini

__ADS_1


namun pikirannya di buang jauh jauh, swan tau di hati ayu masih ada orang lain, jadi swan tidak akan memaksa ayu melakukan sesuatu yang ayu belum siap


seketika ayu memejamkan matanya, tubuhnya bergetar hebat dia takut, dia juga ingin menolak tapi apa hak ayu bisa menolak ? bukankah swan adalah SUAMINYA ?


tangan swan terulur ke arah meja kecil di samping tempat tidur tangannya mengambil majalah yang baru tadi pagi di beli oleh sean asistennya


setelah beberapa detik ayu memejamkan mata, menunggu apa yang selanjutnya terjadi, tapi tidak ada tanda tanda pergerakan swan, akhirnya ayu membuka matanya pelan pelan, mengintip apa yang sedang swan lakukan.


Swan ternyata sedang menatapi wajah ayu yang merah seperti tomat, dia tersenyum karena bisa menggoda gadisnya


"kamu sedang berpikir apa"? swan bertanya sambil tersenyum usil


"apa kamu pikir aku akan.....?


belum selesai swan mengatakan kata katanya, ayu mendorong swan hingga dia berdiri di samping tempat tidur


"hahahahaha" tawa swan pecah seketika


"aku hanya ingin kamu berbaring di ranjang, membaca majalah dan menemani aku menyelesaikan beberapa berkas ku saja, kalo tidak seperti ini mungkin kamu masih berdiri mematung di sana " tunjuk swan ke arah pintu kamar


"ini akhir pekan, nikmatilah hari libur mu, anggap rumah ini juga rumahmu, kamu di sini bebas melakukan apa yang kamu sukai, cukup jadi diri kamu sendiri di depanku. Aku menyukai dirimu yang apa adanya " kata swan sambil mengacak rambut ayu..


"itu adalah majalah edisi limitide edition, aku bersusah payah mendapatkannya untukmu, kan sayang kalo tidak di baca" swan berlalu menuju sofa, kemudian mengambil laptopnya untuk bekerja kembali


ayu masih diam, dia tidak menjawab perkataan swan, hatinya menghangat, setelah hampir lebih dari 2tahun akhirnya dia mendapat perhatian lagi, ada yang perduli terhadapnya sungguh Tuhan Maha Adil


memberi jendela setelah pintunya tertutup


Tuhan dulu hanya mengujinya, Tuhan ingin tau seberapa kuatkah dia bisa bertahan


setelah melewati badai yang panjang akhirnya ada secerca pelangi menghampiri hidup ayu


Ya ! Tuhan memberi dia jodoh, memberi suami yang sangat baik dalam segala aspek, suami yang pengertian, tampan dan juga sangat memahami apa yang ayu inginkan


tak mendapat respon apapun akhirnya awan mendongakkan kembali kepalanya melihat ayu "Aku hanya ingin kamu bisa menikmati hidupmu ay, Kamu sekarang adalah Nyonya Swan Cornelio jadi kamu harus bahagia"


ayu hanya bisa menganggukan kepalanya, dia kehabisan kata kata untuk bisa menjawab perkataan Swan, swan sungguh suami yang sangat pengertian


Mendapat anggukan dari ayu menurut swan sudah cukup untuk menjawab semua perkataannya


swan kembali menatap layar laptopnya


Ayu juga memegang majalahnya, tangannya bergetar, dia sudah lama melupakan dunia Fotografi, dia dulu sangat cinta fotografi, karena kegagalan pernikahannya akhirnya ayu memutuskan untuk meninggalkan dunia fotografi. Ayu bahkan menitipkan studio foto ke sepupunya


Ayu menitipkan usaha yang sudah di rintis dan bahkan waktu itu studionya adalah salah satu studio terbaik di kotanya


tangannya bergetar, ayu mulai membuka majalah lembar demi lembar


Sekarang ayu dan swan tenggelam di dunianya masing masing..


HAYOOO KIRA KIRA BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA ? AKANKAH AYU BISA MENGHILANGKAN MASA LALUNYA YANG KELAM DENGAN KEBAIKAN DARI SWAN ????,


yuks yuks guys beri aku saran nya untuk novel ini


jangan lupa like dan tanda ♥️ oke ??

__ADS_1


Hatur nuhun🙏♥️🤗😘


__ADS_2