Keblinger Kharisma Pria Beristri

Keblinger Kharisma Pria Beristri
KKPB-42. Merasa Gadungan


__ADS_3

Shekhar menajamkan penglihatannya, bahkan ia sampai mengenakan kacamata baca miliknya agar bisa melihat lebih jelas foto Sukhdev bersama dengan gadis yang satunya lagi.


" Ini, kenapa dia seperti Laksmi? Siapa dia Dev?" tanya Shekar saat ia menyadari bahwa gadis yang ada di foto itu memang mirip sekali dengan sang adik saat masih remaja dulu. Tapi yang sedikit membedakan ialah kulit tubuhnya.


" Iya Dev, mengapa dia mirip sekali seperti bibi mu," imbuh Rada yang juga ikut penasaran.


Sukhdev mengambil nafasnya dalam-dalam dan membuangnya perlahan. Ia lalu menatap kedua orang tuanya bergantian dimana Shekhar dna Rada terlihat begitu penasaran.


" Gauri Jayasree, Gadis keturunan betawi-india."


" Apa dia putri Laksmi? Apa dia adalah anak bibi mu? Katakan Dev jangan setengah-setengah."


Sukhdev tidak mengatakan apapun. Dia hanya mengangguk dan memperlihatkan sebuah foto di rumah Gauri yang ia foto kembali dengan ponselnya. Tampak disana tiga orang begitu tersenyum bahagia saat perayaan ulang tahun yang ke 3 seorang gadis kecil yang tidak lain adalah Gauri.


Air mata Shekhar mengalir, ia menyentuh foto di layar ponsel milik Sukhdev. Rasa rindu kepada sang adik rupanya begitu besar. Tapi entah dia begitu bodoh atau begitu takut kepada sang ayah sehingga membuat Shekhar tidak berani juga mencari Laksmi.


" Ya Tuhan, Rada lihatlah itu Laksmi. Dan itu putrinya. Sangat cantik. Persis seperti Laksmi."


" Kau benar Shekhar. Dia benar-benar cantik."


" Dev, lalu dimana bibi mu sekarang berada. Dan bagaimana bisa kau menemukan Gauri?"


Sukhdev menangis saat itu juga saat sang ayah menanyakan keberadaan ibu dari Gauri. Ia hanya menggeleng. Shekar dan Rada seolah tau apa arti gelengan kepala Sukhdev.


" Dia sudah meninggal? Kapan?"


" Sejak Gauri berusia 5 tahun. Dan gadis itu bersama ayahnya saling bahu membahu untuk hidup. Babe Samsul adalah ayah yang hebat. Bahkan dia bisa menguliahkan Gauri hingga mendapat predikat lulusan terbaik. Babe Samsul hingga saat ini tidak pernah menikah semenjak kepergian bibi. Malah sekarang dia terbaring lemah karena kecelakaan yang menimpanya."


Sukhdev terus melanjutkan ceritanya, dia yang sudah lama jadi partner Silvya tidak pernah sekalipun 'ngeh' dengan Gauri. Dia yang datang hanya untuk urusan pekerjaan maka dia hanya sepintas melihat Gauri dan tidak memperhatikan dengan seksama. Sukhdev juga menceritakan bagaimana dia bertemu dengan Gauri hingga apa yang sedang adiknya itu lakukan sekarang. Berpura-pura menjadi bagian keluarga Singh untuk mengungkap kejahatan orang yang menabrak ayahnya.


Shekhar dan Rada menutup mulut mereka dengan tangan. Apa yang dialami sang keponakan sungguh begitu berat. Sukhdev bahkan menambahkan bagaimana perlakuan tetangga-tetangga Gauri yang selalu menganggap nya anak pungut. Ia juga mengungkapkan bagaimana Gauri ditolak oleh ayah dari kekasihnya.


" Ya Tuhan, gadis itu benar-benar tangguh. Seperti Laksmi dulu. Hidupnya sungguh tidak mudah. Dev bukankah kau bisa langsung menjebloskan wanita itu ke penjara."

__ADS_1


" Bisa saja yah, tapi pasti Gauri tidak mau. Dia ingin melakukan sendiri."


" Biarlah dia melakukannya, jika menurun sifat Laksmi maka Gauri akan kukuh pada tujuannya. Dev, bisakah kita bertemu dengannya."


Sukhdev tentu senang ayah dan ibunya bereaksi seperti itu tapi untuk bertemu, dia harus membuat sebuah alasan bagus agar Gauri mau diajak bertemu. 


" Lalu apa kita harus memberitahu ayah?"


" Tidak! Maksudku jangan sekarang bu. Kakek jangan tahu dulu soal ini. Biarkan urusan Gauri selesai dulu baru kita bicara baik-baik kepada kakek."


Rada dan Shekhar mengangguk setuju. Raut wajah Shekhar kembali sedih saat memandangi foto Laksmi terlebih saat mengetahui sang adik telah tiada.


Entah bagaimana reaksi ayah jika dia mengetahui fakta Laksmi telah tiada, gumam Shekhar lirih.


**Jangan bilang berasa nonton film india ye hehehhe


🍀🍀🍀


Namun kebebasan didapat oleh Bisma saat ini. Setelah sidang cerai memutuskan keduanya bukan suami istri kini Bisma sah dengan statusnya sebagai duda. Baik Bisma maupun Puspa sama-sama tidak menghadiri sidang dan hanya diwakilkan oleh pengacara masing-masing. Tentu hal tersebut memudahkan pengadilan mengambil keputusan.


Pria itu berjalan di lorong rumah sakit dengan senyum yang senantiasa mengembang. Bisma melihat Gauri di taman, ia pun mengubah arah tujuannya dari ke ruangannya menjadi ke taman.


" Woi bocah ngelamun aja."


" Mas, eh dok. Nggak sibuk?"


" Baru saja visit ke ruangan pasien. Terus mau balik ke ruangan eh lihat kamu di sini. Ada apa hmm?"


Gauri lalu menceritakan kegundahan hatinya. Ia sungguh merasa hopeless kali ini. Sudah sekian lama menyelidiki tapi belum juga membuat Puspa buka mulut.


" Mengapa tidak bukti kemarin saja yang diberikan?"


" Itu kurang valid Dokter Bisma. Aku harus membuat mantan istri dokter itu buka mulut. Dia harus mengakuinya sendiri."

__ADS_1


Bisma terdiam mendengar ucapan Gauri. Apa yang dikatakan oleh gadis itu memang benar. Keluarga Kuswan sungguh amat sangat licik. Dia tentu tahu akan hal itu. Akan mudah bagi Puspa untuk mengelak dari tuduhan tersebut. 


Bisma pun  ikut memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya oleh Gauri. Masalah ini jika semakin lama bisa-bisa hilang begitu saja. Dimana Puspa bisa lepas dari tanggung jawab nya.


" Ri, aku ada satu cara?"


" Apa dok."


Bisma meminta Gauri mendekat kepadanya. Ia membisikkan ide yang baru saja melintas di otaknya itu kepada Gauri. Gauri mengerutkan kedua alisnya saat Bisma menjelaskannya. Gadis itu tampak ragu.


" Tck, jangan ragu. Aku akan membantumu. Bagaimana?"


" Apa ini akan bisa membuatnya bicara?"


" Tidak tahu, tapi tidak ada salahnya dicoba bukan?"


Gauri mengangguk, apa yang dikatakan duda new disebelahnya itu tentu benar adanya. Kita tidak akan tahu jika tidak mencobanya.


" Ri, apa malam ini mau makan bersamaku?"


" Yaaah, anda telat dokter. Aku sudah ada janji dengan Bhai Sukhdev. Malam ini mau makan malam bersama bhai. Lain kali saja ya pak dokter."


Bisma membuang nafasnya pelan. Ia kembali merasa bahwa Gauri begitu dekat dengan Sukhdev. Bisma berpikiran bahwa Gauri memiliki hubungan khusus dengan Sukhdev.


" Haish, kalah start gue. Masih bisa disalip nggak ya."


Gauri sendiri sebenarnya merasa sedikit canggung untuk bertemu dengan Sukhdev. Terlebih Sukhdev mengatakan bahwa kedua orang tuanya ingin mengenal Gauri. Bukan canggung karena hal apa, Gauri lebih merasa tidak enak dan takut karena menggunakan nama keluarga Singh yang sungguh tidak sembarangan itu.


" Haduuuh, apa yang aye mesti lakuin ye. Minta maaf aja kali ya karena udah make nama Singh itu. Buset dah ah, ayah Bhai Sukhdev serem gitu."


Jika Bisma sedang sibuk dengan pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benaknya, maka Gauri sedang  sibuk melihat foto keluarga Sukhdev yang baru saja dia temukan dari halaman pencarian. Shekhar Singh, memiliki wajah yang tegas, brewok yang ada di wajahnya menambah kesan galak. Wajahnya hampir seperti Anil Kapoor. Gauri benar-benar merasa tidak siap menghadapi keluarga Singh yang asli tersebut, mengingat dia adalah gadungan. 


TBC

__ADS_1


__ADS_2