
" Dia tahu kalau aku menahan kekuatanku !?. Heh, ternyata nona besar memiliki kekuatan yang tak terduga. Memang layak disebut putri tunggal jendral Xiao ! " batin kepala pengawal
" Baiklah jika itu kemauan nona, maka saya tidak akan sungkan " kata kepala pengawal
ia lalu mulai menyerang Xiao Fei dengan kekuatan penuh. Tidak jauh dari tempat latihan tersebut, jendral Xiao dan Xiao Huang sedang berjalan jalan sambil mengobrol. mereka menjadi terkejut dan penasaran, Karena mendengar kehebohan di arena latihan. Mereka pun memanggil salah satu pengawal yang kebetulan lewat, lalu bertanya apa yang terjadi.
" Hei kau, katakan apa yang sedang terjadi " kata Xiao Huang
" itu.... Nona besar dan kepala pengawal sedang beradu pedang " jawab pengawal itu, gugup
" Apa katamu !!! " teriak Jendral Xiao dan Xiao Huang, terkejut
mereka langsung berlari menuju ke tempat latihan. Sesampainya disana, mereka sangat terkejut, melihat kepala pengawal yang sedang mencoba menyerang Xiao Fei menggunakan pedangnya, namun itu tidak seberapa, jika dibandingkan dengan rasa terkejut mereka, saat melihat Xiao Fei, yang bisa dengan santainya menghindari semua serangan kepala pengawal.
__ADS_1
" Wah, kemampuan paman bagus juga. karena tadi sudah giliran paman untuk menyerang, maka sekarang giliranku ! " kata Xiao Fei dengan senyum santai
Xiao Fei pun membalikan keadaan dengan sangat cepat. Dia yang tadinya hanya menghindar saja, sekarang menyerang dengan sangat lincah, dan berbahaya. Kepala pengawal pun jadi kesulitan untuk menghindar dari serangan - serangan itu.
" Hmm, aku lapar, jadi ayo kita akhiri ini ! " kata Xiao Fei
Ia lalu memberikan serangan yang cukup kuat kepada kepala pengawal, yang membuat kepala pengawal terjatuh ke tanah, setelah itu Xiao Fei langsung mengarahkan pedangnya ke leher kepala pengawal
Semua orang termasuk Xiao Huang, dan Jenderal Xiao, sangat terkejut menyaksikan hal itu. kenapa tidak ?, seorang kepala pengawal yang merupakan seorang lelaki bertubuh kekar, dan memiliki kekuatan yang hebat, dikalahkan dengan mudah oleh seorang nona besar, yang berparas cantik, berkulit putih dan mulus, dan memiliki tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan dengan tubuhnya
" Ugh, latihan ini membuatku sangat lapar. Aku mau makaaaan. terimakasih sudah mau berlatih dengan ku, paman. Itu sangat menyenangkan " kata Xiao Fei, sambil berbalik, dan berjalan, hendak pergi dari arena latihan
" Tunggu ! " kata Xiao Huang
__ADS_1
Xiao Fei terkejut, ketika melihat Xiao Huang dan jendral Xiao Yang menghampirinya. Memang dari tadi dia tidak menyadari kehadiran mereka, karena terlalu asik dengan pertarungannya melawan kepala pengawal
" Ah, kenapa kalian ada disini ? " tanya Xiao Fei, gugup, karena Xiao Fei, tidak ingin menunjukan kemampuan bertarungnya pada Xiao Huang dan Jenderal Xiao
" Kau bisa bertarung ?... ah tidak, kapan dan darimana kau belajar bertarung !? " tanya Xiao Huang
" Aku tahu kalau Xiao Fei adalah anak yang kejam, dan dia tidak segan membunuh orang yang mencari masalah dengannya, tapi aku tak menyangka dia sekuat ini. aku kira dia hanya tahu mengayunkan pedangnya untuk memenggal kepala orang " batin Xiao Huang
" Iya, nak. Kami sangat ingin tahu darimana kau belajar bertarung " lanjut Jenderal Xiao
" Aku pernah mengusir Xiao Fei dari rumah dulu, apakah saat itu dia tinggal bersama orang lain ?! " batin Jenderal Xiao
" Ugh, kenapa aku harus berada dalam situasi ini ?!, aku hanya ingin makaaan, aku lapaar. Araaaa tolong aku ! " batin Xiao Fei
__ADS_1