KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
PERGI KE RESTORAN


__ADS_3

" ayo kita pergi, yang mulia ! " kata Xiao Fei


" hmm, tapi sebelum itu aku ingin kau melakukan sesuatu ! " kata putra mahkota Han


" Anda ingin saya melakukan apa, yang mulia ?! " tanya Xiao Fei, kesal


" mudah saja, aku ingin kau berbicara santai kepadaku ! " jawab putra mahkota Han


" hanya itu ? " tanya Xiao Fei


" oh, satu lagi, aku ingin kau memanggilku Yu Zhe ! " jawab putra mahkota Han


" mana bisa saya melakukan itu yang mulia ?! " kata Xiao Fei


" tidak masalah jika kau tak ingin melakukannya, aku akan duduk disini dan tak akan kemana mana sampai kau mau melakukan apa yang ku minta ! " jawab putra mahkota Han


" baiklah YANG MULIA ! " kata Xiao Fei dengan menekan kata yang mulia

__ADS_1


" ayo pergi, yu zhe ! " lanjutnya


putra mahkota Han tersenyum lalu menggandeng tangan Xiao Fei dan menariknya pergi


" Hei hei hei, lepaskan tanganku ! " kata Xiao Fei, marah karena ditarik oleh putra mahkota Han


" oh, ayolah aku tak ingin berpisah dengan mu hari ini, Fei Fei ! " kata putra mahkota Han, sambil tersenyum


" jangan panggil aku Fei Fei, namaku Xiao Fei ! " teriak Xiao Fei, marah


" ternyata kau lebih menyebalkan dari yang kukira ! " kata Xiao Fei


" aku akan menganggapnya sebagai pujian " jawab putra mahkota Han, yang masih tertawa kecil


Xiao Fei akhirnya hanya bisa pasrah, dan membiarkan putra mahkota Han menariknya. meskipun dia tidak tahu akan ditarik kemana. Para pelayan di kediaman Jendral Xiao hanya bisa melongo tak percaya, melihat putra mahkota Han yang dengan santai menarik tangan Xiao Fei, dan Xiao Fei yang hanya mengikuti dengan patuh


" wah, tidak kusangka, nona muda yang biasanya kejam, bisa menjadi patuh saat ditarik oleh yang mulia putra mahkota Han ! " kata seorang pelayan

__ADS_1


" kau memang benar. yang mulia putra mahkota Han, adalah satu - satunya orang yang berani menarik tangan nona seperti itu ! " kata pelayan lainnya


Di pasar, putra mahkota Han langsung membawa Xiao Fei ke restoran paling terkenal disitu, namun ia tidak tahu kalau pemilik restoran itu adalah Xiao Fei sendiri. Tapi Xiao Fei juga bersikap biasa saja, karena ia ingin menjaga identitasnya sebagai ketua dari organisasi Black Fox Mafia terungkap. Saat masuk kedalam restoran, para pelayan yang melihat Xiao Fei, ingin menyambutnya, namun Xiao Fei segera memberi isyarat kepada mereka, untuk tidak melakukannya. Xiao Fei dan putra mahkota Han pun duduk di sebuah meja yang ada di lantai dua, dimana banyak bangsawan yang juga makan di situ


" Aku selalu datang ke restoran ini. Restoran ini sangat bagus, desain, makanan, dan pelayanannya pun sempurna ! " kata putra mahkota Han


" Heh, tentu saja ! " jawab Xiao Fei, bangga


" Apa kau juga sering datang ke restoran ini ? " tanya putra mahkota Han


" mmm, kadang - kadang. tapi aku menyukai restoran ini " jawab Xiao Fei


" wow, kebetulan sekali. kita berdua sama - sama menyukai tempat ini, jadi kita bisa makan dengan nyaman. Sekarang ayo pesan sesuatu untuk dimakan " kata putra mahkota Han


Xiao Fei pun mengambil buku menu, berpura - pura sedang memikirkan makanan apa yang akan di pesannya, yah itu karena semua menu yang ada di buku menu ditulis olehnya, jadi dia sudah menghafal semua menu tanpa harus melihat di buku. dan menu makanan kesukaannya yang sengaja tidak ia tulis di buku menu. Tapi karena ingin aktingnya terlihat alami, makanya ia harus berpura - pura melihat di buku menu


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2