
" Baiklah, karena kakek adalah guruku, berarti tempat ini adalah sekolah pil ku, jadi apa aku boleh mengubahnya ?, bangunan ini sudah sangat tua dan usang, jadi kurang nyaman saat berlatih membuat pil " tanya Xiao Fei
" Terserah kau saja, tapi jika kau ingin mengubahnya, beritahu aku dulu, jadi aku bisa menyimpan bahan - bahan untuk membuat pil, agar tidak hilang ataupun rusak " jawab kakek Yan
" kalau begitu, kakek harus menyimpannya sekarang ! " kata Xiao Fei
" Apa ?, memangnya kau mau merenovasi bangunan ini sekarang ? " tanya kakek yan, terkejut
" iya " jawab Xiao Fei dengan tampang dan senyum polos
kakek Yan yang tidak bisa berkata - kata, hanya bisa mulai menyimpan semua bahan untuk membuat pil
" semuanya sudah kusimpan. selanjutnya terserah padamu mau mengapakan bangunan ini " kata kakek yan, pasrah
Xiao Fei hanya terseyum, dan bertelepati kepada Yu Qi untuk mengirimkan beberapa orang untuk merenovasi tempat itu. beberapa saat kemudian muncul sekitar dua puluh orang pria berbaju hitam dengan tato khas black fox mafia dihadapan Xiao Fei, kemudian memberi hormat padanya
__ADS_1
" Salam, Queen " kata pria berbaju hitam itu, serempak
" berdirilah, kalian pasti sudah tahu tujuan kalian datang kesini bukan ?! " kata Xiao Fei
" Iya, Queen " jawab mereka
" Oh iya, sebelum itu aku akan mengenalkan kepada kalian, ini adalah kakek Yan, beliau adalah pemilik gedung ini, sekaligus guru yang mengajariku membuat pil " kata Xiao Fei, sambil menoleh ke arah kakek Yan, yang terlihat sangat terkejut
" ah, bodohnya aku. maafkan aku yah kakek, aku lupa memperkenalkan diriku secara formal. Aku adalah Xiao Fei, anak kedua dan merupakan putri satu - satunya jendral Xiao, sekaligus pemimpin dari organisasi Black Fox Mafia, jangan beritahu indentitas keduaku ke orang lain ya " kata Xiao Fei dengan ekspresi tanpa dosa
" Baiklah, kalau begitu aku akan pergi sekarang. jika kau ingin mencari ku, pergilah ke bukit persik. Aku akan tinggal di rumah adikku untuk sementara waktu " kata kakek Yan
" Baiklah kakek " jawab Xiao Fei
kakek Yan kemudian berbalik lalu pergi meninggalkan Xiao Fei
__ADS_1
" Ya Tuhan, apa mengangkat gadis itu sebagai muridku adalah pilihan yang tepat ?!, dia sangat berbakat, dan mempunyai identitas yang besar dan berbahaya. aku takut hal besar akan terjadi jika identitasnya terbongkar " batin kakek Yan
" Baiklah semua, aku akan kembali ke kediaman ku sekarang, kalian renovasi saja tempat ini sebaik mungkin, aku yakin kalian pasti sudah tahu seperti apa bentuk bangunan yang aku inginkan, iya kan ?! " kata Xiao Fei
" Iya, Queen ! " jawab dua puluh anggota black Fox Mafia tadi, sambil mengangguk
" Bagus, aku tunggu informasinya, dah " kata Xiao Fei sambil berjalan pergi dengan santai
ketika sudah di tengah pasar, tiba - tiba Xiao Fei merasakan sesuatu, yang menurutnya harus segera diatasi. Aroma makanan di sepanjang jalan membuat perutnya kerocongan
" Ah, aku lapar !. Aku harus mencoba semua makan yang beraroma lezat disini " gumam Xiao Fei
ia lalu mampir dari satu kedai ke kedai yang lain, untuk mencoba berbagai makan yang ada disana. hingga tibalah di suatu kedai, yang memiliki sebuah papan promosi bertuliskan
" makanan gratis, bagi yang kuat ". Xiao Fei langsung merasa tertarik, dan dia langsung masuk kedalam kedai itu. Didalam kedai terlihat dua orang pria, yang berbadan kekar. sedang duduk dan beradu panco. pria kekar yang satunya terlihat sangat berusaha untuk mendorong tangan pria kekar yang satunya lagi, tetapi pria kekar yang tangannya berusaha dijatuhkan, malah terlihat santai
__ADS_1
BERSAMBUNG