
di tengah suasana yang gaduh akibat suara sorakan dari penonton, Xiao Fei yang baru sadar dari bersinnya malah kaget melihat Wang yang sudah jatuh di lantai, di antara meja yang sudah terbelah menjadi dua, bahkan meminta untuk tanding ulang
" Ha ?, sudah selesai ? " gumam Xiao Fei
" Astaga, paman wang, maafkan aku. aku tidak bisa menahan sebagian kekuatanku saat bersin, jadi tidak sengaja menjatuhkan mu.... Bagaimana kalau kita tanding ulang ?! " kata Xiao Fei
" Apa dia gila ?!, dia sudah menang, dan dia minta tanding ulang ?! " kata seorang penonton
" Heh, dasar bodoh. Dia bahkan bisa mengalahkan Wang dengan santai pada pertandingan ini... Jika dia minta tanding ulang, bukan kah itu artinya dia sudah yakin kalau dia yang akan menang !? " kata penonton lainnya
" hmm, benar juga, katamu " jawab penonton tadi
" Ugh, tidak usah nona muda, aku mengaku kalah " kata Wang sambil bangun dari lantai dan menyeka pakaiannya dari serpihan - serpihan kayu dari meja yang patah
__ADS_1
" Hanya dengan bersin dan mengeluarkan sebagian kekuatannya sudah membuat meja ini hancur dan tangan ku serasa mau patah... Aku takut jika kami tanding ulang, dia akan mengeluarkan semua kekuatannya dan meremukkan semua tulangku. Mungkin saj aku tak bisa menggunakan tanganku lagi nanti.... Huh, makanan gratis memang sangat menggiurkan, tetapi keselamatan nyawa lebih penting ! " batin Wang
" Emm, baiklah kalau begitu.... Sekarang dimana makanan gratisnya ?, duduk terlalu lama membuatku lapar " Kata Xiao Fei sambil berbalik dan menatap MC
" Ah, makanannya akan segera di sajikan, nona. Silahkan duduk, dan buat dirimu nyaman " jawab MC, yang baru disadarkan oleh suara Xiao Fei, dari rasa kagetnya
Xiao Fei pun menoleh kiri dan kana dari atas panggung, mencari tempat duduk yang dia inginkan
" Ah, aku ingin duduk di tempat yang di pojok itu " kata Xiao Fei sambil menunjuk kearah kursi yang berada di pojok ruangan, dekat dengan jendela
" Terimakasih " kata Xiao Fei kepada pelayan wanita yang menghidangkan makanan kepadanya, sambil tersenyum, sehingga orang tidak lagi merasakan aura menyeramkan darinya
Pelayan itu pun tersipu kemudian kembali ke dapur
__ADS_1
" Hmm, ini terlihat seperti makanan yang biasa aku makan.... Tapi tidak apa, selama perutku kenyang " gumam Xiao Fei
ia lalu mencicipi makanan itu, dan sangat terkejut karena rasanya sangat lezat. tanpa pikir panjang, ia langsung menghabiskan semua menu yang disajikan kepadanya, lalu memesan menu yang sama, lagi dan lagi, sampai dia menghabiskan tiga porsi paket lengkap tadi. Setelah selesai makan, Ia memanggil pelayan yang ada disana
" Permisi, bibi " kata Xiao Fei
" Ada apa nona muda ? " tanya pelayan wanita yang tadi menghidangkan makanan kepada Xiao Fei, dengan ramah
" sebenarnya makanan apa ini ?! " tanya Xiao Fei
" Ah, itu adalah bebek panggang, Sup pangsit, bakpao, dan mie " jawab pelayan itu, bingung
" Iya, aku tahu itu, yang membuatku penasaran adalah, kenapa rasanya bisa seenak ini ?! " tanya Xiao Fei
__ADS_1
" pff, kalau soal itu, nona bisa menanyakannya langsung ke orang yang membuatnya " jawab pelayan itu sambil tertawa kecil
BERSAMBUNG