KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
BALAS DENDAM ( 1 )


__ADS_3

" DIAM ! " bentak Xiao Fei


" Jika tidak tahu apa - apa, sebaiknya kau diam saja ! " lanjutnya


Jenderal Xiao terdiam, dan menyapa Xiao Fei dengan tatapan terkejut dan sedih


" Pelayannya memukuli pelayanku, jadi aku membunuh pelayannya. Kejadian itu aku anggap impas. Tapi dia malah merasa tidak terima dan ingin menyerangku. Tidak hanya itu, dia bahkan mengataiku seorang j****g, dan menghinaku karena pertunanganku dan putera mahkota dibatalkan !, aku tidak marah soal itu " kata Xiao Fei


" Selain itu, dia bahkan mengancam akan membunuhku jika aku tidak menyerahkan paviliunku padanya, dan ingin menyerang menggunakan elemen airnya karena menganggap aku mempermalukannya, saat pesta ulang tahun kaisar Feng !, aku juga tidak marah soal itu. Tapi.... "


Xiao Fei menjeda perkataannya. Kepalan tangannya semakin kuat, dan aura membunuh yang dikeluarkannya semakin mencekam, yang membuat semua orang menjadi susah bernafas, termasuk jenderal Xiao. Bahkan para tetua klan Xiao pun merasa ditekan oleh aura yang dikeluarkan oleh Xiao Fei. Mereka semua hanya menunduk. Tak ada seorang pun yang berani mengangkat kepalanya, seolah - olah mereka akan langsung mati jika mengangkat kepala mereka


" Tapi, berani - beraninya dia mengatai ibuku seorang j****g, aku tidak akan pernah mentolerir hal itu ! " teriak Xiao Fei, geram

__ADS_1


" Kalian boleh menghinaku, dan mengataiku, tapi jangan coba - coba menghina ibuku ! " lanjutnya


" Xiao Yi, beraninya kau. Tidak hanya menuduh putri pertamaku, tapi kau juga menghina istriku !, kau memang harus dihukum ! " kata Jenderal Xiao, geram


" Ti - tidak ayah, itu bohong, aku tidak pernah mengatakan itu ! " elak Xiao Yi


" Oh, benarkah ?. Aku ingat dengan jelas kalau kau memang melakukan itu semua. Kau bisa meminta para pelayan dan pengawal untuk menceritakan kembali semua yang kau lakukan dan katakan di paviliunku hari itu. Aku yakin mereka melihat dan mendengar semuanya ! " kata Xiao Fei


" I - itu, tidak benar, aku tidak mengatakan apa - apa " kata Xiao Yi, gugup


Ia adalah salah satu dari para pelayan yang tadi ikut menggendong Xiao Yi kedalam aula. Setelah meletakan tubuh Xiao Yi di kursi, mereka disuruh berdiri dibelakangnya, untuk menyiapkan semua yang dia butuhkan


" T - tidak ayah, dia pasti berbohong " elak Xiao Yi lagi

__ADS_1


" Kau ingin bukti langsung ?, baiklah, akan kuberikan ! " kata Xiao Fei


" Pertama, Jika aku memang ingin balas dendam padamu, seharusnya aku mencarimu di paviliunmu, tapi waktu itu, kau sendiri yang datang ke paviliunku bersama para pelayanmu, memangnya apa yang kau lakukan dipaviliunku ?!. Yang kedua, Aku hanya mematahkan tangan dan kakimu, tapi aku sama sekali tidak menyentuh wajahmu, jadi mengapa seluruh wajahmu terlihat memar ?, sudah jelas itu adalah riasan. Dan yang terakhir, bukankah kau merasa sangat kesakitan, setahuku orang yang sedang sangat kesakitan tidak bisa berteriak sekeras dirimu !. Apa bukti - bukti itu sudah cukup ?! " kata Xiao Fei


" A - aku "


" Cukup, kau akan dihukum cambuk setelah kau sembuh ! " kata Jenderal Xiao


" Tunggu " cegah Xiao Fei


" Jenderal, aku ingin bertanya kepadamu. Apa hukuman untuk orang luar yang menghina, menuduh, dan berniat membunuh salah satu keluargamu ? " tanya Xiao Fei


" Tentu saja orang itu akan dieksekusi, tak peduli siapa dia ! " jawab Jenderal Xiao, tegas

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2