
Di Paviliun Mawar
" Aku kenyang ! " gumam Xiao Fei
" Tentu saja kau merasa kenyang. Aku menyajikan lima piring makanan, dan kau menghabiskan semuanya, tanpa menyisakan sedikitpun !, memangnya kau sudah tidak makan selama berapa hari !? " kata Ara
" Hehehe, aku hanya tidak makan semalaman, tapi aku juga tidak tahu mengapa aku menjadi selapar ini, mungkin karena masakan mu terlalu enak, jadi aku menjadi lapar terus menerus " jawab Xiao Fei
" Haaa, kau ini, aku akan mencuci piringnya " kata Ara
Ara kemudian mengumpulkan semua piring yang ada di atas meja, lalu pergi untuk mencucinya. Sedangkan Xiao Fei masih duduk santai di sofa
Tok tok tok, suara pintu diketuk
" Nona pertama, saya adalah pelayan utusan Jenderal Xiao ! " kata seseorang dari luar paviliun
" Hmm, cepat sekali datangnya, padahal aku baru selesai makan. Cih, sangat menggangu ! " gumam Xiao Fei
" Tapi tidak ku sangka dua ular itu sangat ingin menyingkirkan ku. Heh, aku yakin mereka pasti sudah menyusun drama untuk di lakonkan dihadapan Jenderal Xiao Nanti ! " lanjut Xiao Fei
__ADS_1
Ia lalu bangun dari sofa, kemudian berjalan kearah pintu lalu membukanya
" Ada apa ?! " tanya Xiao Fei, dingin
Pelayan yang diutus Jenderal Xiao Pun menjadi merinding, mendengar suara Xiao Fei yang dingin
" J - jenderal menyuruh saya, menyampaikan pesan pada anda, nona " jawab pelayan itu, gugup
" Oh, Apa yang dia katakan ?! " tanya Xiao Fei, masih dengan suara yang dingin
" Jenderal menyuruh Anda untuk datang ke aula utama " jawab pelayan itu
" Baiklah, nona " jawab pelayan itu
" Kau boleh pergi sekarang ! " kata Xiao Fei
Pelayan itu langsung membungkuk memberi hormat, lalu pergi dengan cepat, meninggalkan paviliun Mawar
" Hmm, sebaiknya aku membersihkan diri dulu, setelah itu memakai hanfu yang bagus, tentu saja karena ini adalah malam yang istimewa " gumam Xiao Fei dengan seringainya yang menyeramkan
__ADS_1
Ia kemudian pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri, Xiao Fei lalu menuju ke lemarinya untuk memilih hanfu yang akan digunakan
" Hmm, hanfu apa yang harus aku pakai untuk malam ini. Aku pikir itu sebaiknya sedikit terbuka, agar aku bisa bebas bergerak nanti. Ah, tapi sekarang sudah mulai memasuki musim dingin, dan salju sudah mulai turun, jadi hanfu yang aku pakai harus bisa menghangatkan tubuh " gumam Xiao Fei sambil mengacak acak pakaiannya, yang ada di lemari
" Ini dia. Hanfu yang sempurna. Terbuka, namun tubuhku akan terasa hangat jika memakainya. Pasti cocok juga jika mengunakan sarung tangan" kata Xiao Fei sambil memegang dan menatap sebuah hanfu
Ia kemudian mengenakan hanfu dan sarung tangan , lalu sedikit berdandan, kemudian langsung menuju ke aula utama
PENAMPILAN XIAO FEI
( anggap aja udah malam 😁 )
Di aula utama
Ada cukup banyak orang disana, dan semuanya adalah keluarga besar klan Xiao. Saat semua orang sedang berbincang - bincang membicarakan masalah Xiao Fei dan Xiao Yi, tiba - tiba pintu masuk ditendang dengan kuat, hingga terlepas. Dan nampaklah sosok yang cantik bagaikan seorang dewi, namun sorot matanya sangat menakutkan, bagaikan iblis yang siap membunuh lawannya kapan saja. Hal itu sukses membuat semua orang menjadi terpesona, dan merinding secara bersamaan
BERSAMBUNG
__ADS_1