KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
PERKENALAN


__ADS_3

" maafkan aku, nona. tapi apakah anda ingin membeli baju baru ? " tanya Chen


" Tidak, aku ingin membeli makanan.... Ya tentu saja aku ingin membeli baju, ini adalah toko baju bukan kedai " jawab Xiao Fei


" hehehe, maafkan aku nona " kata Chen sambil tertawa kecil


" mm, mengapa kau masih berdiri tegak seperti patung disana, ayo kemari dan coba beberapa baju ! " kata Xiao Fei


" ha ?, mencoba baju ?, tapi saya tidak ingin membeli baju ! " jawab Chen


" Kau tidak ingin, tapi aku ingin. jadi cepat kemari dan cobalah beberapa baju ini " kata Xiao Fei


Chen pun menuruti perkataan Xiao Fei dan mulai mencoba beberapa baju yang sudah dipih oleh Xiao Fei


" hmm, itu terlihat bagus " kata Xiao Fei sambil memandang Chen yang sudah berpakaian rapi


" Aku akan membeli baju yang dia pakai, bungkus juga semua baju yang sudah dia coba tadi " lanjutnya


" Baik, nona muda " jawab pelayan toko


beberapa saat kemudian pelayan itu datang membawa semua pakaian yang sudah di bungkus dan menyerahkannya kepada Xiao Fei.

__ADS_1


" Ini bayarannya, simpan saja kembaliannya " kata Xiao Fei


" terimakasih, nona " kata pelayan itu sambil membungkuk hormat


" ini untukmu " kata Xiao Fei sambil menyerahkan bungkusan berisi pakaian kepada Chen


" tu - tunggu nona, ini terlalu banyak dan mahal, saya tidak bisa menerimanya


" Ambillah, aku sudah membelinya untukmu. jika kau tidak menginginkannya maka aku akan membuangnya " kata Xiao Fei, sambil berjalan ke arah tempat sampah, berniat membuang semua baju tadi


" Nona, jangan !. Saya akan menerimanya " kata Chen menghentikan Xiao Fei


Xiao Fei tersenyum lalu melemparkan bungkusan itu pada Chen


Setelah beberapa saat berjalan, mereka akhirnya tiba di kediaman Jendral Xiao. Xiao Fei langsung mengajak Chen masuk, dan pergi ke paviliunnya


" Nonaaaaa, akhirnya anda pulang juga " kata Ara yang berdiri di depan pavilliun mawar


Chen terlihat sangat bingung dan kagum saat datang ke pavilliun Xiao Fei. Itu karena interior bangunannya sangat berbeda, dibandingkan bangunan - bangunan yang biasa dia temui. tapi Chen langsung menunduk karena ia masih segan dengan Xiao Fei


" Tenanglah, Ara. aku bawakan teman untukmu " kata Xiao Fei

__ADS_1


" hah ?, teman ? " tanya Ara, bingung


" Ayolah angkat kepalamu, jangan malu, ini adalah Ara, pelayan sekaligus temanku " kata Xiao Fei


ini Chen, mulai hari ini dia akan menjadi koki pavilliun ini " kata Xiao Fei


" Hai Chen, selamat bergabung " kata Ara sambil tersenyum, yang membuat


" Halo, mohon bantuannya " jawab Chen


" Jadi, sekarang Chen, bisakah kau menceritakan tentang dirimu pada kami " kata Xiao Fei sambil duduk di sofa


Awalnya Chen sedikit ragu, namun keraguannya hilang saat melihat Xiao Fei yang terlihat tenang, seolah sudah tahu segalanya


" mmm, baik nona " jawab Chen


" mmm, tapi sebelum itu, aku pikir akan lebih baik jika kita berbicara sambil duduk dengan nyaman " kata Xiao Fei, sambil mengisyaratkan kepada Chen untuk duduk


Chen pun mengerti dan duduk di sebuah sofa yang ada dihadapan Xiao Fei. Ara pun ikut duduk disebelah Chen


" jadi, aku berasal dari sebuah desa yang cukup jauh dari sini. Aku kurang ingat dimana tempat nya, tapi yang aku ingat desaku itu terletak di tengah hutan dekat gunung. Aku tinggal bersama kedua orang tuaku, tentu saja saat itu aku masih kecil, aku ingat saat itu aku berumur tiga tahun, haha.... " kata Chen sambil tersenyum pahit

__ADS_1


Ia berhenti berbicara sejenak, menarik nafas yang dalam, lalu mulai melanjutkan ceritanya


BERSAMBUNG


__ADS_2