
Setelah membersihkan diri dan berpakaian rapi, Xiao Fei lalu menuju ke ruang makan.
" yah, tidak terasa sudah satu tahun berlalu. kini aku sudah berdamai dengan dunia yang baru ini. kini aku sudah hidup sebagai Xiao Fei, dan menerima dan memaafkan jendral Xiao yang merupakan ayahku dan Xiao Huang yang merupakan gegeku sekarang. Lagi pula mereka memang benar - benar menyesal dan tulus meminta maaf, selain itu, ini bukan sepenuhnya salah mereka. jika dipikirkan lagi, pemikiran pada zaman ini masih agak kuno, tidak heran selir sialan itu dengan mudahnya masuk dengan rencana murahannya. tapi itu tidak masalah, karena sekarang mereka sudah tidak ada. heh, tidak kusangka aku akan mendapat, dan merasakan kembali seperti apa kehangatan sebuah keluarga. selain itu mereka juga sudah mengerti dengan kata - kata modern yang sering aku ucapkan. ini juga sudah satu tahun setelah si putra mahkota Han menyebalkan itu kembali ke kerajaannya. Aku masih tidak mengerti, kenapa selama setahun ini aku sering memimpikannya, bahkan bayang - banyangnya sering terlintas dalam pikiranku. dan yang paling menjengkelkan adalah, aku tidak tahu kenapa itu bisa terjadi, karena dia sama sekali tidak ada hubungannya denganku, jadi kenapa itu bisa terjadi. ugh, aku benci ini. aku sudah menemui tabib beberapa kali, namun tabib juga hanya tersenyum konyol. bahkan semua beast ku pun hanya tersenyum konyol. ugh, aku tidak suka ini, haaaa sudahlah, semakin dipikirkan semakin membuatku kesal. tidak baik jika makan dalam keadaan kesal " batin Xiao Fei
" salam kepada nona muda " kata penjaga didepan ruang makan, sambil menundukkan kepala
mereka masih berbicara dengan sopan, karena sadar akan posisi mereka, namun mereka sudah tidak membungkuk lagi ketika menyambut Xiao Fei, karena sudah terbiasa. selama setahun ini, Xiao Fei menyuruh mereka untuk hanya menundukkan kepala ketika menyambutnya. Xiao Fei lalu masuk ke dalam ruang makan, dan langsung duduk di kursi yang sudah disediakan untuknya. tentu saja Jendral Xiao dan Xiao Huang menyambutnya dengan senyuman hangat. Tanpa basa basi lagi, Xiao Fei langsung menyantap makanannya
" Hmmm, bebek panggang ini memang sangat enak " kata Xiao Fei, sambil memakan bebek panggangnya
__ADS_1
" Hahaha, kau benar - benar rakus. aku takut kau akan menjadi bulat seperti babi ketika kau selesai makan " ejek Xiao Huang
" Ayaaaah, lihat Huang Gege " rengek Xiao Fei
" Xiao Huang, jangan ganggu adikmu dan makanlah " kata Jendral Xiao, sambil tersenyum. yah, dia sudah terbiasa dan sangat menikmati suasana makan seperti itu selama setahun
" hahaha, baik, ayah " jawab Xiao Huang
" Ya, ya, benar. cobalah bebek panggang ini ayah, ini sangat enak. setelah itu makanlah buah persik ini " sambung Xiao Fei, sambil menyodorkan satu buah persik pada jendral Xiao
__ADS_1
" hahaha, iya iya " jawab jendral Xiao
senyum jendral Xiao pun semakin merekah, dan ia pun mulai makan bebek panggang yang diberikan oleh Xiao Huang, tentu saja di akhiri dengan buah persik yang diberikan oleh Xiao Fei
beberapa saat kemudian, ketiganya sudah selesai makan
" Fyuh, aku kenyang " kata Xiao Fei
" Aku juga " jawab Xiao Huang
__ADS_1
" Oh iya, ayah hampir lupa mengatakan ini kepada kalian berdua. seperti biasa, setiap tahunnya akan di adakan perlombaan perburuan di kerajaan Han, dan setiap keluarga bangsawan, akan mengutus anak - ana mereka untuk mengikuti kegiatan itu. jadi besok pagi, kalian berdua akan berangkat ke kerajaan Han. Ayah tahu ini sangat tiba - tiba, tapi ayah harap kalian berdua mau mengikuti perlombaan ini " kata jendral Xiao
BERSAMBUNG