KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MASA KECIL XIAO FEI ( 1 )


__ADS_3

Halo kembali para readers, akhirnya setelah


sekian lama, author bisa up lagi 😭😊


terima kasih kepada pihak MT / NT, yang telah membantu 😊


sekarang author bisa lanjutin novel ini lagi 🎉🎉🎉


________________________________________________


Xiao Fei berjalan meninggalkan aula, dengan perasaan marah. Ia lalu kembali ke paviliunnya. Ara yang melihat Xiao Fei, ingin mendekati dan menghiburnya, tetapi dia merasa sangat takut untuk mendekati Xiao Fei, apa lagi Xiao Fei terlihat sangat menyeramkan saat itu. Sebenarnya, Xiao Fei tidak mengizinkan Ara untuk pergi ke aula, karena dia tidak mau Ara melihat dia menyiksa selir Mei dan Xiao Yi, karena itu akan membuatnya merasa takut.


Setelah masuk ke paviliunnya, Xiao Fei langsung menuju ke kamarnya, dan menutup pintu dengan keras


" Ha - haha - hahahahahahaha " tawa Xiao Fei yang menyeramkan, menggema di seluruh paviliun

__ADS_1


" Orang - orang sialan itu, beraninya mereka " gumam Xiao Fei


Ia lalu membanting dan melempar semua barang yang ada di dalam kamarnya. Suara pecahan kaca, dan barang barang yang dilempar, terdengar sampai keluar paviliun. tetapi tidak ada yang berani mendekati pavilliun mawar. Ara yang khawatir kepada Xiao Fei, berlari keluar untuk mencari bantuan, tetapi tidak ada yang mau menolong nya, karena mereka takut dibunuh oleh Xiao Fei. Tetapi Ara, tidak menyerah, ia terus mencari pertolongan.


Didalam kamar, terlihat Xiao Fei yang duduk dilantai, sambil bersandar ditempat tidurnya. lalu semua ingatannya di kehidupan sebelumnya, terlintas di pikiran nya.


Flashback On


Alexandra Domestik ( Xiao Fei ) adalah anak satu - satunya dari sepasangan suami istri konglomerat. Sejak kecil, ia selalu di temani oleh orang tuanya. kedua orang tuanya saling mencintai satu sama lain, dan sangat menyayanginya. sesibuk apapun mereka, pasti tetap menyisihkan waktu untuk menemaninya. Alexa juga memiliki kecerdasan melebihi rata - rata anak seumurannya, jadi orangtuanya menyekolahkannya lebih awal. Dia masuk sekolah dasar, diumur 3 tahun. Setiap hari ayah dan ibunya selalu menyempatkan waktu, untuk mengantar nya ke sekolah, dan menjemput nya sepulang sekolah. Hidup nya memang sangat bahagia


" Ibu ?, ayah ? " panggil Alexa


" Lexa ( panggilan kesayangan orang tua ), sembunyilah, dan jangan buka pintu kamarmu apapun yang terjadi " kata ayahnya dengan nafas tersengal - Sengal


" Ayah, ada apa ?, mengapa nafas ayah tidak teratur seperti itu ?, dan mengapa aku tidak boleh keluar ? " tanya Alexa bingung

__ADS_1


" Lexa sayang, ibu dan ayah akan selalu mencintai mu. " kata ibu Alexa, lirih tetapi tetap lembut, meskipun nafasnya juga tersengal - Sengal


" Ibu, ayah apa yang terjadi ?, mengapa kalian mengatakan hal - hal aneh ? " tanya Alexa yang mulai khawatir


Ia mencoba membuka pintu, tapi pintunya tak bisa dibuka, karena sudah dikunci dari luar, oleh ayahnya. Semua pintu di rumah mereka menggunakan sandi, dan karena dia masih berumur tujuh tahun, maka pengaturan sandi untuk kamarnya, diatur oleh ayahnya


" Ayah, buka pintunya ! " teriak Alexa


Tak ada tanggapan sama sekali dari ayahnya, yang terdengar hanyalah suara orang berlari menjauhi kamarnya.


" Ayah !, ibu !, kalian mau kemana ?!, kembalilah ! " teriak Alexa


Ia pun mulai menjadi panik. Ia terus memukul mukul pintu itu, dan berteriak, berharap ayahnya membukakan pintu untuknya, namun tidak membuahkan hasil. Akhirnya ia pun memutuskan untuk mendobrak pintu itu


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2