KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
UNDANGAN ( 1 )


__ADS_3

Seketika itu juga wajah Xiao Fei menjadi merah seperti buah persik. Ia lalu menutup wajahnya dengan tangannya, dan bergumam sendiri karena merasa malu


" Apa yang sudah ku lakukan, memeluk orang itu sambil menangis ?!, astaga itu sangat memalukan. tunggu sebentar, semalam aku tidak mengeluarkan ingus bukan, argggg, kenapa aku tidak mengingatnya, bagaimana jika aku mengeluarkan ingus, itu akan sangat memalukan " gumam Xiao Fei


Tangan Xiao Fei tiba - tiba terasa nyeri, ia lalu melihat tangannya lagi, dan baru sadar kalau tangannya sudah di perban, dengan rapi. Ia pun memanggil Ara dan menanyakan siapa yang mengobati luka di tangannya. Ara pun menceritakan semuanya pada Xiao Fei


langsung membaca surat itu, sambil senyum - senyum sendiri.


" pff, jadi sayangku ingin mengundangku untuk minum teh ya. baiklah, jangan berlama lama lagi, aku sudah tak sabar untuk melihat wajahnya yang imut ," gumam putra mahkota Han, sambil tertawa


tanpa disadarinya, ada dua orang pelayan nya yang melihatnya dengan tatapan tak percaya


" aku tak menyangka, putra mahkota Han yang dikenal sebagai iblis di Medan perang, mempunyai sisi seperti ini ! " kata seorang pelayan, kepada pelayan lainnya

__ADS_1


" yah, kau benar. aku juga tidak menyangka, putra mahkota Han yang terkenal kejam, bisa berubah menjadi bucin ( anjay bucin 🤭 ) " jawab pelayan yang lainnya


" OH, JADI MENURUT KALIAN, PUTRA MAHKOTA HAN TIDAK KEJAM LAGI, MELAINKAN BUCIN ?! " tanya putra mahkota Han, dengan tatapan yang mulai terlihat menyeramkan


kedua pelayan itu tak sadar kalau yang berbicara adalah putra mahkota Han. mereka berdua lalu menjawab dengan percaya diri


" iya, itu benar ! " jawab kedua pelayan itu sambil tertawa


tapi tawa mereka langsung berhenti, ketika menyadari kalau pertanyaan yang mereka jawab tadi, adalah pertanyaan dari putra mahkota Han. mereka berdua lalu perlahan lahan melirik putra mahkota Han yang sudah terlihat menyeramkan.


( aku yang ngetik cerita ini sambil halu, jadi senyum - senyum sendiri membayangkan bagaimana cara putra mahkota Han tersenyum 🤣. ok lanjut )


" m.... maafkan kami yang muliaaaaa " kata kedua pelayan itu, sambil berlari kabur, dari hadapan putra mahkota Han

__ADS_1


" ck, aku tidak punya waktu untuk mengurus kalian aku harus segera bersiap untuk pergi menghadiri undangan dari sayangku " kata putra mahkota Han


" oh, tidak, ini buruk. aku tidak tahu pakaian apa yang harus aku kenakan " lanjutnya


ia lalu segera menuju ke lemarinya, dan mengambil semua pakaian nya, lalu mulai mencobanya satu persatu


" yang mulia, saya datang melaporkan..... astagaaa demi dewaaa " kata. pengawal pribadi putra mahkota, yang ingin melaporkan keadaan kerajaan. namun terkejut karena melihat kondisi ruangan yang sangat berantakan, karena baju yang berserakan di lantai.


" apa yang sedang anda lakukan yang mulia ?! " tanya


" Ah, kin, kau disini, baguslah kau datang. bantu aku memilih pakaian yang cocok untuk ku pakai hari ini. aku akan menghadiri undangan untuk minum teh dari sayangku.


Kin hanya berdiri mematung tak percaya dengan apa yang dilihat dan didengarnya.

__ADS_1


" apa - apan ini. putra mahkota Han memilih pakaian untuk menghadiri suatu undangan, ini sangat aneh. sebelumnya dia tak pernah peduli dengan hal seperti ini. dan apa yang dia bilang tadi, dia akan menghadiri undangan dari orang yang dia panggil sayang ?. jangan - Jagan seorang wanita. sunguh suatu keajaiban. putra mahkota tidak pernah dekat dengan wanita, bahkan ia tak mau berkenalan dengan wanita wanita bangsawan, kecuali wanita yang kami temui di hutan. waktu itu. tunggu jangan - Jagan...... batinnya


BERSAMBUNG


__ADS_2