
" ehem, yang mulia, apakah anda akan menghadiri undangan dari seorang wanita ? " tanya.
" iya " jawab putra mahkota Han singkat
" apakah dia wanita yang kita temui di hutan waktu itu ? " tanya. lagi
" iya, dari mana kau tahu.... ah sudahlah jangan banyak bicara, cepat bantu aku memilih pakaian ! " kata putra mahkota Han
hanya menghela nafas lalu membantu putra mahkota Han untuk memilih pakaian, yang akan di gunankannya
" aku tak menyangka, putra mahkota Han yang begitu kejam, bisa berubah drastis karena seorang wanita. tapi ini adalah sebuah berita yang bagus. akhirnya kerajaan kami, mempunyai harapan untuk memiliki seorang putri mahkota " batin Kin yang mulai bersemangat
" ngomong - ngomong, bagaimana keadaan kerajaan ? " tanya putra mahkota Han
__ADS_1
" keadaan kerajaan baik - baik saja yang mulia, hanya saja, kaisar meminta anda untuk kembali ke kerajaan bulan depan " jawab
" haaa, baiklah " jawab putra mahkota Han
di paviliun mawar, Xiao Fei sudah menyiapkan tempat untuk minum teh. tempat itu terletak di bawah pohon di depan rumahnya. ia meletakan satu meja dan dua kursi, khusus untuk dia dan putra mahkota Han, karena memang ia bermaksud untuk mencari tahu apa yang terjadi malam tadi
" haais, kenapa dia lama sekali. aku sudah sangat penasaran dengan apa yang terjadi malam tadi " gumam Xiao Fei
" tunggu, jangan bilang, aku melakukan kesalahan padanya semalam, jadi dia tak mau bertemu dengan ku. arggg, kanapa aku tidak bisa mengingatnya " lanjutnya
" Selamat pagi, yang mulia " kata Xiao Fei, menyambut putra mahkota Han, yang baru saja masuk ke halaman paviliunnya
" selamat pagi, say.... ehem, maksudku nona Xiao Fei ! " jawab putra mahkota Han
__ADS_1
" sial, hampir saja aku memanggilnya sayangku. haa, andai kami sepasang kekasih, mungkin sekarang aku sudah memeluknya dan memanggilnya sayang, sesuka hatiku " batin putra mahkota Han
ia lalu duduk di kursi yang ada di sebelah meja, tepat di hadapan Xiao Fei. Setelah itu, Ara pun datang membawa teh, beraneka camilan dan buah - buahan, lalu menyajikannya kepada Xiao Fei dan putra mahkota Han, kemudian pergi meninggalkan mereka
" Baiklah, langsung ke intinya saja yang mulia, tujuan saya mengundang anda hari ini, adalah untuk mengucapkan terimakasih karena sudah membantu saya mengatasi emosi saya, semalam. seandainya saat itu anda tidak datang, mungkin saya akan bunuh diri. " kata Xiao Fei, tenang
Ia lalu mengambil cangkir teh miliknya, lalu mulai menyeruput teh didalamnya
" sejujurnya saya kurang ingat dengan apa yang terjadi semalam, sebagian besar hal yang terjadi malam tadi, saya dengar dari pelayan pribadi saya. Dan dia mengatakan kalau anda sudah banyak membantu saya, jadi..... terimakasih " lanjutnya sambil tersenyum
Putra mahkota Han, terpesona melihat senyuman Xiao Fei. tapi, setelah mendengar perkataan Xiao Fei tadi, muncul niat di hatinya untuk menjahili Xiao Fei
" terima kasih saja ?, apakah tidak ada hal lain yang ingin kau katakan ? " tanya putra mahkota Han dengan senyum licik
__ADS_1
" Ada apa ini, mengapa dia tiba - tiba berbicara dengan santai, bukan kah beberapa saat yang lalu dia masih berbicara dengan formal ?. Oh, aku punya firasat buruk dengan ini " batin Xiao Fei
BERSAMBUNG