KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
TANTANGAN NAN YU ( 1 )


__ADS_3

" Penyusup !. Semuanya lindungi para kaisar ! " teriak Jenderal Wei


" Tenanglah, sudah tidak ada orang lagi. Kelihatannya dua orang ini saja yang datang malam ini " kata Xiao Fei


Semuanya pun tenang, dan kembali duduk di tempat mereka masing - masing


" Pengawal, cepat bereskan dua mayat ini ! " perintah Kaisar Feng


Pengawal pun segera mengangkat kedua mayat itu, dan membawanya keluar dari aula. Setelah itu, beberapa pelayan datang dan membersihkan darah mereka, yang mengalir di lantai tadi, hingga bersih


" Tapi nona Xiao Fei, dari mana anda mengetahui kalau ada penyusup ? " tanya Kaisar Feng, penasaran


" Sebenarnya sejak awal, saya sudah merasakan keberadaan mereka. Saya selalu bersikap tenang agar musuh tidak curiga kalau keberadaan mereka sudah diketahui, tapi saya juga tidak mengurangi kewaspadaan saya selama ini ! " jawab Xiao Fei


" Aku sudah menjabat sebagai jenderal selama bertahun - tahun, jadi aku sudah sangat berpengalaman dalam mendeteksi musuh. Tapi kenapa aku tidak merasakan keberadaan dua pembunuh itu, sedangkan gadis yang lebih muda dariku bisa merasakannya " batin Jenderal Xiao dan Jenderal Wei


" Hahaha, nona Xiao Fei memang sangat luar biasa !. Zhen akan memberikanmu token agung kerajaan ! " kata Kaisar Feng


Semua orang sangat terkejut mendengar itu. Kenapa tidak, orang yang memegang token agung kerajaan bisa keluar masuk istana dengan bebas, dan ia juga dapat memimpin dan mengatur tiga ratus orang kesatria di kerajaan


" Terima kasih yang mulia " jawab Xiao Fei


" Sial, kenapa j****g itu sangat beruntung ! " batin Xiao Yi dan Nan Yu

__ADS_1


Xiao Fei kemudian menatap Xiao Yi dan Nan Yu dengan tatapan mengejek, yang membuat mereka merasa semakin marah. Karena sudah tak bisa menahan amarahnya, Nan Yu langsung bangun dari tempat duduknya dan langsung maju ke tengah aula, dan berdiri tepat disamping Xiao Fei


" Hormat kepada kaisar Feng dan permaisuri, semoga selalu panjang umur " kata Nan Yu sambil bersujud, memberi hormat


" Berdirilah ! " kata Kaisar Feng


" Ada apa nona Nan Yu ? " lanjutnya


" Yang mulia, saya ingin menantang Nona Xiao Fei untuk bertarung ! " kata Nan Yu


" Hmm, soal ini, bagaimana menurutmu nona Xiao Fei ? " tanya Kaisar Feng


" Saya menerima tantangannya yang mulia " jawab Xiao Fei


" Benar juga katamu. Nona Nan Yu adalah anak yang berbakat, dan tingkat kultivasinya sudah di tingkat 4 ( berlian ) " kata pria lainnya


Setelah itu, semua orang mulai menepi, agar dapat memberikan ruang, bagi Xiao Fei dan Nan Yu saat bertarung


" Aku pasti akan menyingkirkan mu kali ini, XIAO FEI ! " batin Nan Yu


" Apa kau sudah siap ?, jika kau takut, masih belum terlambat untuk menyerah ! " kata Nan Yu, sombong


" Menyerah ?, maaf itu tidak ada didalam kamus ku ! " jawab Xiao Fei

__ADS_1


" Baiklah, itu pilihanmu, jangan salahkan aku jika kau mati disini " kata Nan Yu


" Cih, kau terlalu banyak bicara ! " jawab Xiao Fei


Nan Yu kemudian mulai menyerang Xiao Fei dengan elemen angin, namun semua serangannya dihindari oleh Xiao Fei dengan santai


" Mengapa serangan nona Nan Yu, sama sekali tidak mengenai Nona Xiao Fei ?, apa jangan - jangan nona Ruan Yu sangat berbakat itu hanya rumor " kata Seorang wanita bangsawan


" Aku juga berpikir begitu ! " jawab wanita yang lain


percakapan para wanita itu didengar oleh Nan Yu, yang membuatnya marah


" Dasar sampah, beraninya kau membuatku malu ! " batin Nan Yu


" Dasar kau sampah, ayo lawan aku, jangang hanya menghindar ! " kata Nan Yu, yang menahan marah


" Oh, kau ingin aku menyerang mu ?, apa kau yakin ? " tanya Xiao Fei dengan seringai yang menyeramkan


Nan Yu meneguk kasar salivanya. Sebenarnya ia sudah merasa takut, namun ia sudah dibutakan oleh amarah, dan rasa iri yang besar kepada Xiao Fei


" Ya " jawab Nan Yu


" Baiklah kalau begitu, sekarang giliran ku ! " kata Xiao Fei

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2