KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MENGEKSEKUSI SELIR DAN ANAKNYA ( 3 )


__ADS_3

" Oh ya, bukan kah kau sangat suka berdandan, hari ini aku yang akan meriasmu. Aku, pasti akan membuatmu menjadi sangat cantik ! " kata Xiao Fei


Xiao Fei lalu mengeluarkan belati andalannya, kemudian menggoreskannya ke wajah Xiao Yi. Darah segar mulai mengalir dengan deras, yang membuat Xiao Fei tersenyum.Teriakan Xiao Yi, dianggap angin yang lalu begitu saja. Setelah puas menggores wajah Xiao Yi, Xiao Fei lalu memotong tangan Selir Mei menggunakan pedang. Selir Mei menjerit kesakitan, tapi sama halnya seperti Xiao Yi, teriakannya hanya dianggap angin yang lalu begitu saja oleh Xiao Fei


" Menyiksa orang seperti ini, benar - benar membuatku senang, hahaha " batin Xiao Fei


Ia lalu memotong semua jari kaki dan tangan, milik Xiao Yi dan selir Mei, kemudian menendang mereka, menggores tubuh mereka dengan pedang, lalu menyayat kaki dan tangan Xiao Yi dan selir Mei dengan belatinya. Jeritan Xiao Yi dan Selir Mei menggema di seluruh ruangan. Semua orang termasuk Jenderal Xiao dan Xiao Huang, merasa ngeri dan prihatin melihat keadaan mereka sekarang


" Ma - maafkan ka - kami. T - tolong he - hentikan, aku s - sudah tidak kuat lagi " Mohon Xiao Yi dengan tampang putus asa


" Hahaha, inilah ekspresi yang ingin kulihat ! " batin Xiao Fei


" Hentikan ?, heh, itu tidak bisa ! " jawab Xiao Fei, santai

__ADS_1


Selir Mei menatap sedih Xiao Yi


" Apa yang sudah aku lakukan, ibu macam apa aku ini. Aku mengorbankan putriku sendiri untuk kebahagian ku, dan menyembunyikan semua kebenaran darinya selama ini, bahkan dia pun harus menerima siksaan yang menyakitkan karena aku. Aku yang seperti ini, apakah pantas disebut sebagai seorang ibu ?! " batin Selir Mei


" Xi - Xiao Yi, putriku Sebenarnya, apa yang tadi dikatakan oleh Xiao Fei, semuanya benar. Ibu minta maaf ! " kata Selir Mei


" Apa !, itu semua benar. J - jadi ibu membohongiku selama ini ? " tanya Xiao Yi


" Maafkan Ibu, tidak apa - apa jika kau tidak mau memanggilku ibu lagi " jawab Selir Mei, sedih


" Xiao Yi, aku sangat beruntung memiliki putri sepertimu " kata Selir Mei


" Wah wah wah, hubungan ibu dan anak yang sangat mengharukan. Sayang sekali, hal ini terjadi di ambang kematian. Ah, tapi jika kalian mati bersama sebagai ibu dan anak yang saling menyayangi, bukankah itu akan lebih mengharukan " Kata Xiao Fei

__ADS_1


" Xiao Fei, jika kau ingin membalas dendam, bunuhlah aku, tapi tolong bebaskan ibuku ! " kata Xiao Yi


" Kau tahu kau sedang meminta hal yang mustahil kan ! " jawab Xiao Fei


" Xiao Fei, sudah cukup. Lepaskan saja mereka, lagipula mereka juga sudah mendapatkan siksaan yang menyakitkan darimu ! " kata Xiao Huang, yang memberanikan diri untuk bicara


" Kakakmu benar, lepaskan saja mereka " sambung Jenderal Xiao


" Hah, melepaskan mereka, apa kau bercanda ?! " tanya Xiao Fei


" Aku tidak sedang bercanda !. Tidakkah kau merasa kasihan melihat kondisi


mereka ?, lagipula kau sudah banyak menyiksa mereka dari tadi " jawab Jenderal Xiao

__ADS_1


" Lagipula, meskipun Xiao Yi bukan anak kandung ayah, tapi dia tidak tahu apa - apa selama ini. Dan juga, apa kau sama sekali tidak merasa iba melihat dia yang masih membela ibunya meskipun sudah terluka seperti itu, dimana hati nurani mu Xiao Fei ?! " sambung Xiao Huang


BERSAMBUNG


__ADS_2