KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MEMATAHKAN LENGAN XIAO YI


__ADS_3

Xiao Yi yang melihat kekejaman dan kesadisan Xiao Fei menjadi gemetar ketakutan, namun ia mencoba menutupi rasa takutnya


" Kau, beraninya kau membunuh pelayan - pelayanku ! " bentak Xiao Yi


" Oh, mengapa aku tidak boleh membunuh pelayanmu, padahal kau bisa memukuli pelayanku ! " sinis Xiao Fei


" K - kau memang sangat sembrono dan tidak dahu malu. Aku mengerti kenapa putera mahkota memutuskan pertunangan kalian " ejek Xiao Yi


" Oh, dia memutuskan pertunangan kami, tapi dia juga tidak mengajakmu untuk bertunangan bukan ?! " balas Xiao Fei


" Dasar kau j****g sialan !. Hahaha bodohnya aku, tentu saja kau seorang j****g karena ibumu juga seorang j****g " kata Xiao Yi


Mendengar ibunya dihina, Xiao Fei menjadi tidak terima dan sangat marah.


Ia menatap tajam Xiao Fei dengan aura membunuh yang semakin kuat. Xiao Fei mulai berjalan kearah Xiao Yi, yang sudah gemetar ketakutan


" K - kau, apa yang mau kau lakukan. Kau tidak boleh melukaiku, atau ayah akan menghukum mu " kata Xiao Yi

__ADS_1


Xiao Fei tidak peduli dengan apa yang dikatakan Xiao Yi. Ia terus berjalan kearah Xiao Yi dan langsung mencekiknya


" Ukh, l - lepaskan a - aku ! " kata Xiao Yi yang kesulitan bernafas karena cekikan Xiao Fei


" Dengarkan aku, kau manusia, tidak... anjing rendahan. Aku tidak peduli jika kau menghinaku atau menyebarkan rumor buruk tentangku, tapi kau tidak boleh menyakiti orang di dekatku, apa lagi menghina ibuku seperti itu " kata Xiao Fei, yang semakin kuat mencekik leher Xiao Yi


Xiao Fei kemudian membanting Xiao Yi ke tanah dengan kuat, dan langsung mematahkan kedua tangan dan kakinya nya, tanpa memberi Xiao Yi kesempatan untuk melawan


" Arggggg " jerit Xiao Fei


" Xiao Fei, jangan berpikir kau sudah menang, aku akan melaporkanmu pada ayah ! " kata Xiao Yi yang sedang meringis kesakitan, sambil di angkat oleh para pelayan


" Mei mei, apa anda tidak takut nona Xiao Yi akan mengadu pada Jenderal ? " tanya Ara dengan hati - hati, takut membuat Xiao Fei bertambah marah


" Heh, biarkan dia melakukan sesukanya, aku tidak peduli. Lagi pula aku juga sudah mempersiapkan segalanya " kata Xiao Fei


" Tubuh mu masih sangat lemah jie jie, pergilah ke kamarmu dan istirahat. Aku ingin menyendiri " lanjutnya

__ADS_1


" Baiklah mei mei " jawab Ara


Setelah Ara masuk ke kamarnya, Xiao Fei kemudian memanggil Yu Qi melalui telepati. Dan tak sampai semenit kemudian, Yu Wi sudah berdiri dihadapannya, dengan membawa sebuah kotak. Xiao Fei lalu memasang penghalang di keliling mereka agar tak ada seorang pun yang mendengar percakapan mereka, termasuk Ara


" Gege, aku tahu kau pasti sudah menyelesaikan tugas yang aku berikan bukan !? " kata Xiao Fei


" Iya " jawab Yu Qi


" Mei mei, apa kau berencana menyelesaikan mereka sekarang ? " lanjutnya


" Itu benar, aku sudah muak dengan dua ular itu ! " jawab Xiao Fei


Dia kemudian mengambil kotak yang di bawa Yu Qi, lalu membukanya


" Sempurna. Heh, Selir Mei, Xiao Yi, Jenderal Xiao, kalian semua tunggulah hadiah dariku " gumam Xiao Fei dengan seringai yang menyeramkan


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2