KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MAKAN MALAM ( 3 )


__ADS_3

Jenderal Xiao menghela nafas panjang, kemudian melanjutkan pembicaraan.


" Haaa, baiklah. Jadi alasan sebenarnya aku mengumpulkan kalian semua malam ini, adalah karena ada berita penting yang ingin aku sampaikan ! " kata Jenderal Xiao dengan Wajah serius.


Semua orang menghentikan aktivitasnya ( makan ) dan menatap Jenderal Xiao.


" Ehem, jadi putra mahkota Feng ingin membatalkan pertunangan nya dengan Xiao Fei ! " lanjut Jenderal Xiao.


Ia kemudian menatap Xiao Fei dengan Ekspresi khawatir, namun Xiao Fei tidak peduli. Ia malah tersenyum, karena merasa sangat senang setelah mendengar kalau putera mahkota Feng ingin membatalkan pertunangan mereka.


" Aku setuju, untuk membatalkan pertunangan itu ! " Kata Xiao Fei, tegas


Jenderal Xiao Dan Xiao Huang merasa tidak percaya dengan Perkataan Xiao Fei. Karena yang mereka tahu, Xio Fei sangat menyukai Putra mahkota Feng.

__ADS_1


Banyak pertanyaan yang muncul di pikiran Jenderal Xiao saat ini. Ia sangat ingin bertanya kepada Xiao Fei, namun ia mengurungkan niatnya karena takut pertanyaannya dapat menyinggung, dan menyakiti perasan putrinya itu.


Disisi lain, Selir Mei dan Xiao Yi merasa sangat senang ketika mendengar berita ini.


" Hahaha, rasakan itu !. Sampah sepertimu tidak cocok untuk menjadi puteri mahkota, hanya aku seoranglah yang pantas ! " batin Xiao Yi


" Bagus, sekarang aku hanya perlu mencari cara untuk menjadikan Xiao Yi sebagai puteri mahkota ! " batin selir Mei


Xiao Fei merasa mual ketika mendengar batin Xiao Yi dan Selir Mei. Ia kemudian bangun dari tempat duduknya lalu menatap malas kearah Jenderal Xiao.


" Tunggu, habiskan dulu makananmu. Kau bisa jatuh sakit jika hanya memakan sedikit makanan ! " kata Jenderal Xiao dengan raut wajah yang masih terlihat khawatir "


" Cih, aku sudah kehilangan selera makanku !. Lagipula jika aku sakit apa pedulimu ?. Bahkan jika aku mati sekalipun, ITU BUKAN URUSANMU ! " kata Xiao Fei dengan menekan kata - kata terakhir, kemudian kembali ke paviliunnya, tanpa mempedulikan orang - orang yang ada disana.

__ADS_1


Jenderal Xiao sudah tak dapat menahan kesedihannya. Semua kata - kata yang diucapkan oleh Xiao Fei membuat hatinya terasa sakit seperti dicabik - cabik. Tanpa disadari, jenderal Xiao menitihkan air mata. Namun ia segera membersihkannya, karena ingin terlihat kuat didepan keluarga, terlebih didepan putera satu - satunya yaitu Xiao Huang.


" Kalian semua lanjutkan makannya. Aku akan kembali ke ruang kerjaku ! " kata jenderal Xiao, kemudian meninggalkan ruang makan dan kembali ke ruang kerjanya.


Di Paviliun Mawar


setelah masuk kedalam paviliunnya, Xiao Fei tidak langsung menuju kekamarnya. Ia lebih memilih untuk melihat keadaan Ara.


tok, tok, tok. Bunyi pintu kamar Ara yang diketuk oleh Xiao Fei. karena tidak mendapat jawaban, Xiao Fei kemudian mencoba membuka pintu itu, dan berhasil karena pintunya tidak dikunci.


setelah pintu itu terbuka, Xiao Fei langsung melihat Ara yang sudah terlelap di kasurnya. Xiao Fei pun tersenyum, kemudian menutup pintu kamar Ara secara perlahan agar tidak membangunkannya.


" Terimakasih Ara, karena tetap berada disisiku, meskipun kau sudah tahu kalau aku kejam dan tak berperasaan saat membunuh. Tenang saja, Karena aku, Xiao Fei, tak akan menyakiti, dan akan melindungi semua orang yang setia padaku ! " batin Xiao Fei.

__ADS_1


Setelah itu, ia kembali ke kamarnya, dan langsung merebahkan diri di kasurnya. Beberpa saat kemudian, Xiao Fei akhirnya tertidur setelah cukup lama memandangi cincin galaksi nya.


BERSAMBUNG


__ADS_2