KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
KEKAISARAN HAN ( 1 )


__ADS_3

Sesampainya di kediaman Jenderal, Xiao Fei langsung menuju ke paviliunnya. Disana terlihat Ara sedang mondar mandir dengan raut wajah khawatir.


" Aku pulang ! " kata Xiao Fei


" Fei er !, dari mana saja kau !, dasar anak nakal, hari sudah menjelang malam, dan kau masih belum kembali !. aku hampir mati karena mengkhawatirkanmu tahu ! " omel Ara sambil mengecek kondisi Xiao Fei


" Maaf jiejie, aku sibuk mengagumi barang - barang di pasar, jadi tidak sadar kalau sudah sore ! " bohong Xiao Fei.


Ia tak mau membuat Ara terkejut, karena Ara belum mengetahui identitas asli Xiao Fei. Sebenarnya Xiao Fei tidak berencana untuk merahasiakan identitasnya dari Ara, namun ia masih menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukannya kepada Ara.


" Haaa, sudahlah. Sekarang bersihkan dirimu dan makanlah. Aku sudah menyiapkan makan malam " kata Ara


" Baiklah jiejie ku sayang ! " jawab Xiao Fei


Xiao Fei kemudian masuk kedalam paviliunnya untuk membersihkan diri, kemudian makan, seperti yang disuruh Ara


DI KEKAISARAN HAN


Di sebuah ruangan terlihat seorang pria yang duduk dengan wajah cemas, sambil menatap seorang wanita, yang terbaring lemas di ranjangnya. Pria itu tidak lain adalah kaisar han yang sedang menatap permaisurinya yang sedang sakit.

__ADS_1


" Tabib, bagaimana keadaan permaisuriku ? " tanya kaisar Han


" Lapor yang mulia, kondisi permaisuri saat ini sangat lemah. Ini akan semakin memburuk jika tidak segera di obati dengan bunga Gold White Lotus " jawab tabib


Kaisar Han hanya menghela nafas. Ia berharap puteranya dapat membawa kembali bunga Gold White Lotus, untuk mengobati istri tercintanya


" YANG MULIA PUTERA MAHKOTA DAN JENDERAL WEI SUDAH KEMBALI ! " teriak salah satu kasim


" Maaf saya terlambat ayah ! " kata putera mahkota Han yang tidak lain adalah Yu Zhe, sambil membungkuk memberi hormat


" Hormat yang mulia, Semoga anda selalu di berikan umur yang panjang ! " kata Jenderal Wei sambil bersujud kepada kaisar


Sebenarnya ada peraturan yang mengharuskan semua orang termasuk anggota kerajaan untuk bersujud kepada kaisar, namun kaisar memerintahkan permaisuri dan putera mahkota untuk tidak bersujud kepadanya, melainkan hanya sedikit membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan


" Katakan, apakah kalian sudah mendapatkan bunga itu ? " lanjut kaisar Han


" Benar ayah ! " jawab putera mahkota


" Bagus, sekarang berikanlah bunga itu kepada tabib, agar ibumu bisa segera diobati ! " kata kaisar, yang kini terlihat sedikit bersemangat

__ADS_1


Putera mahkota segera memberikan bunga Gold White Lotus, kepada tabib. Tabib itu langsung membuat obat dari bunga tersebut, dan memberikannya kepada permaisuri.


" Tabib, bagaimana keadaan permaisuri sekarang ! " tanya kaisar Han


" Lapor yang mulia, kondisi permaisuri sekarang sudah membaik, namun beliau memerlukan istirahat selama beberapa hari ! " jawab tabib


" Baiklah, kau boleh pergi ! " kata kaisar Han


Tabib itu kemudian memberi hormat, lalu pergi meninggalkan kaisar Han, putera mahkota, dan jenderal Wei


" Kalian berdua, datanglah ke ruang kerjaku ! " kata Kaisar Han


DI RUANG KERJA KAISAR


" Ada apa ayah ? " tanya putera mahkota langsung to the point


" Ayah kau menceritakan apa yang kalian alami ketika mencari bunga Gold White Lotus ! " kata kaisar Han


Mendengar perkataan kaisar, putera mahkota langsung mengingat kejadian di Hutan Iblis, tepatnya saat Xiao Fei mengatainya Gay dan aneh. Dan hal itu membuatnya jadi senyum - senyum sendiri, dan hal itu tentu tidak luput dari perhatian kaisar

__ADS_1


" Sulit di percaya, anakku yang selalu memasang wajah datar, kini tersenyum, dan itu adalah senyum yang tulus, tanpa di paksakan. Apa yang sebenarnya terjadi pada puteraku itu ? " batin Kaisar Han


BERSAMBUNG


__ADS_2