
" Apa kau selelah itu ?, tidurmu sangat lelap " gumam putra mahkota Han
" Jika kau hanya ingin menatapku, mengomel tidak jelas tentangku, yang mengganggu tidurku. maka aku sarankan sebaiknya kau pergi dari sini, sebelum aku membunuhmu ! " kata Xiao Fei dengan mata yang masih tertutup
Putra mahkota Han tentu terkejut saat mendengar Xiao Fei bicara, itu karena dari tadi dia mengira kalau Xiao Fei masih tidur dengan lelap, tapi sebenarnya Xiao Fei sudah merasakan kehadirannya saat dia masuk ke gerbang paviliun Mawar, hanya saja Xiao Fei terus menutup matanya seolah - olah sedang tertidur. Tujuannya melakukan hal itu adalah supaya putra mahkota Han segera pergi, tapi yang terjadi malah sebaliknya
" Hais, aku bodoh karena berpikir dia akan langsung pergi setelah melihat aku sedang tertidur. Sebenarnya apa yang membuat orang ini belum juga pergi dan terus menggangguku ?! " batin Xiao Fei
" Jadi, hari ini apa tujuan mu datang kemari ?! " tanya Xiao Fei to the points
Putra mahkota terlihat agak ragu. Ia mulai menggaruk tengkuknya yang tidak terasa gatal sama sekali. Namun Xiao Fei tetap menatapnya penuh rasa ingin tahu
__ADS_1
" Emm, jadi aku berencana untuk kembali ke kerajaan ku dua hari lagi " kata putra mahkota Han
Xiao Fei terdiam sejenak lalu hanya ber oh yang membuat ekspresi putra mahkota Han terlihat sedikit kecewa
" Heh, benar juga. Aku menyukainya secara sepihak sedangkan dia bahkan tidak suka melihatku, jadi mana mungkin dia akan bersedih ataupun mencegahku untuk tidak pergi. Kejadian semalam juga murni hanyalah sesuatu yang mendadak tanpa melibatkan perasaan apapun. Hahah, mungkin aku saja yang terlalu berharap " batin putra mahkota Han
" Hahaha, kau memang sangat dingin seperti biasanya " kata putra mahkota Han dengan senyuman di bibirnya meskipun matanya masih menunjukan sedikit kekecewaan dan kesedihan
" Hmm, tentu. Tidak ada salahnya, lagipula aku juga suka jalan - jalan " jawab Xiao Fei, santai
" Hehehe, kalau begitu aku akan kembali ke istana sekarang. Aku akan mengunjungimu lagi nanti " kata putra mahkota Han kemudian berbalik dan pergi dari kediaman Jendral Xiao
__ADS_1
" Yah, setidaknya dia tidak menolak ajakan ku, berarti aku masih punya kesempatan ! " batin putra mahkota Han
" ha ?, dia hanya datang untuk menyampaikan itu ?. Padahal dia masih bisa mengatakannya nanti saat kami bertemu, tapi dia malah datang ke kediaman ini khusus untuk memberitahukan hal itu... Aneh " gumam Xiao Fei
Sedangkan di istana, saat memasuki gerbang, putra mahkota Han langsung menuju ke kamar yang disediakan untuknya, dan langsung duduk di sebuah gazebo yang ada di taman di depan kamar itu. Saat dia sedang duduk untuk merilekskan tubuh dan pikirannya, dia malah diganggu oleh kedatangan seseorang yang tidak dia sukai. Siapa lagi kalau bukan putra mahkota Feng, mantan tunangan Xiao Fei
" Apa anda punya sesuatu yang ingin dibicarakan dengan saya Y A N G M U L I A ? " tanya putra mahkota Han yang menekan kata yang mulia dengan nada menyindir
" Berhentilah bersikap formal seolah kau baru mengenalku " kata Putra Mahkota Feng
Ya, putra pesta itu tentu saja bukan pertemuan pertama mereka. Putra Mahkota Han dan Putra Mahkota Feng sudah saling kenal sejak mereka masih kecil. itu dikarenakan kerajaan Han menjalin kerjasama dengan kerajaan Feng, yang mengharuskan kedua kaisar dari masing masing kerajaan, harus sering bertemu untuk membicarakan tentang kerja sama tersebut
__ADS_1
BERSAMBUNG