KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
TIDAK MELEPASKAN SESEORANG DENGAN MUDAH


__ADS_3

" Fyuh, akhirnya aku bisa makan dengan tenang " kata Xiao Fei sambil menghela nafas


" Pff, aku tidak tahu kata apa yang tepat untuk mu saat ini. Sangat cerdik, atau sangat licik " Kata Yu Qi, sambil mengacak - acak rambut Xiao Fei


" Hei, Jagan mengacak - ngacak rambutku ! " kata Xiao Fei


" Tapi aku ingin melakukannya " jawab Yu Qi


" Gege, hentikan " kata Xiao Fei sambil tertawa kecil


" hahaha, tapi aku masi merasa heran dengan satu hal " kata Yu Qi

__ADS_1


" Apa itu ? " tanya Xiao Fei


" Aku sudah tahu banyak tentang dirimu. Dengan karaktermu yang kejam dan tanpa ampun itu, kau tidak mungkin membiarkan orang yang kau siksa, tetap hidup, meskipun meridiannya sudah kau hancurkan. Jadi, bagaimana kau bisa membiarkan Nan Yuran hidup ?. Bukankah biasanya kau tidak akan puas jika orang yang mencari masalah dengan mu hidup ?, apalagi tadi dia sudah menghina, dan dia sudah sembarangan mengancam orang menggunakan identitas mu ! " jawab Yu Qi


" Heh, kau memang benar Gege !. Tentu saja aku tidak akan puas, jika orang yang mencari masalah denganku tetap hidup. Aku memang membiarkan Nan Yuran pergi, tapi bukan berarti aku melepaskannya begitu saja " kata Xiao Fei


" Dengan sifat dan karakternya yang seperti itu, dia pasti tidak akan bisa menerima dirinya yang sudah cacat seperti itu. Tapi, tentu saja itu masih belum cukup untuk membunuhnya. Aku memang tidak membunuhnya secara langsung, tapi aku akan membuat dia memilih untuk mati, daripada harus hidup di dunia ini " lanjutnya


" Gege, apa kau pernah mendengar kalau perkataan, bisa lebih tajam, lebih menyakitkan, dan lebih mematikan dari pada sebuah pisau ?!. Beberapa saat lagi, berita mengenai Nan Yuran yang cacat, akan menyebar kemana - mana, tentu saja dia tak bisa menghindar dari omongan dan cibiran masyarakat. Dia yang selama ini merasa dirinya sempurna, pasti hanya bisa terpuruk semakin terpuruk, terpuruk, dan terpuruk, mendengar semua rumor yang beredar tentangnya. Sampai saat dimana putus asa, saat dimana dia sudah kehilangan semua semangat hidupnya. Jika saat itu tiba, kita hanya perlu menunggu berita kematian dari keluarga menteri Nan " Kata Xiao Fei sambil tersenyum


" Hoho, terdengar sangat bagus, aku menyukainya. Jika saat itu tiba, kita harus merayakannya dengan makan dan minum - minum sepuasnya " kata Yu Qi, semangat

__ADS_1


Xiao Fei dan Yu Qi pun tertawa lepas saat itu juga. Tapi saat sedang tertawa, seketika Xiao Fei menjadi diam membatu, ketika menyadari kalau Putra mahkota Han sedang memperhatikan dirinya dari tadi


" Sial !!!, aku lupa kalau dia ada disini. Tadi karena terlau terbawa suasana, aku tanpa sadar mengungkapkan identitasku didepannya " batin Xiao Fei


" Ehem, Gege, bisakah kau bersama para pelayan dan anggota Black Fox Mafia lainnya meninggalkan ruangan ini ?!, aku ingin berbicara empat mata dengan putra mahkota Han ! " Kata Xiao Fei, berusaha tenang


Yu Qi pun mengangguk lalu memberi perintah kepada semua orang untuk meninggalkan ruangan itu. Setelah semua orang pergi, Xiao Fei menatap putra mahkota Han, yang saat itu terlihat sangat terkejut


" Ehem, apa ada hal yang ingin anda tanyakan, yang mulia ? " tanya Xiao Fei


" Wow, tidak kusangka, wanita yang berdiri di hadapanku adalah Queen dari organisasi Black Fox Mafia " Kata Putra mahkota Han, yang kembali santai seperti sebelumnya

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2