KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MEMAAFKAN


__ADS_3

" Xiao Fei, aku tanya kapan kau belajar bertarung ? " tanya Xiao Huang lagi


Xiao Fei berpikir sejenak lalu menjawab


" Hmm, aku rasa kalian bisa mengetahuinya tanpa bertanya " jawab Xiao Fei Santai


" Apa maksudmu ?! " tanya Xiao Huang heran


" Yah, seperti yang kalian tahu, dulu aku adalah anak yang mempunyai penampilan jelek dan mengalami cacat dalam kultivasi. Dan kalian pasti ingat kan, kalau kalian pernah mengabaikan dan mengusirku dari kediaman. Yah... Aku menghabiskan waktu - waktu penuh penderitaan diluar sana, aku kelaparan, jadi aku terpaksa harus mencuri makanan, dan jika aku tidak berhasil maka aku harus mencari buah, atau tumbuhan di hutan yang bisa aku makan untuk mengisi perutku. Tentu saja, itu tidak mudah, aku selalu bertemu dengan hewan buas yang berusaha memangsa ku, tapi aku selalu beruntung bisa selamat. Aku bahkan tidak tahu berapa kali aku hampir mati. Tapi karena itu, aku jadi sadar, kalau semua itu terjadi karena aku terlalu lemah, itu sebabnya aku mulai berlatih untuk berkultivasi, dan bertarung. yah tentu saja aku mempelajari semua itu sendiri, dengan bantuan buku - buku yang aku curi dari pedagang di pasar. Yah, dan seperti yang kalian lihat sekarang, sepertinya usahaku membuahkan hasil yang memuaskan ! " Jawab Xiao Fei

__ADS_1


" Berbohong seperti ini tidak apa - apakan, meskipun aku merasa kalau aku sedikit terlalu mengarang cerita, dan mendramatisir " batin Xiao Fei


Xiao Huang dan Jendral Xiao hanya diam mendengar jawaban Xiao Fei. Mereka tidak bisa berkata - kata, karena memang benar kalau dulu mereka pernah mengusir dan mengabaikan Xiao Fei selama bertahun - tahun. Xiao Fei yang melihat Jendral Xiao dan Xiao Huang yang murung setelah mendengar kebohongannya pun merasa sedikit bersalah dan memutuskan untuk menghibur mereka


" Astaga, kenapa mereka jadi murung begitu, aku jadi merasa bersalah karena sudah berbohong terlalu baik " batin Xiao Fei


" Tapi karena ayah dan Huang gege sudah ada disini, jadi bagaimana kalau kita ke paviliunku untuk makan bersama, yah kebetulan pavilliunku dekat dengan arena pelatihan, dan aku juga sudah merasa lapar " lanjutnya


Jendral Xiao dan Xiao Huang sangat terkejut bercampur senang mendengar tawaran Xiao Fei, tapi mereka lebih senang ketika mendengar Xiao Fei memanggil mereka dengan sebutan ayah dan gege, bukan lagi kalian, kau, ataupun jendral dan tuan muda

__ADS_1


" Nak... apa kau sudah memaafkan kami ? " tanya Jendral Xiao dengan mata yang masih terlihat terkejut namun sudah berkaca - kaca


" Xiao Fei.... apakah kau tidak marah lagi pada kami ? " tanya Xiao Huang


" Yah..... setelah dipikir-pikir meskipun kalian pernah kejam padaku, dan menuduhku membunuh ibu, tapi itu semua karena kalian sudah ditipu oleh selir Mei, semua itu terjadi karena kelicikannya, jadi aku tidak bisa mengalahkan semuanya pada kalian. lagipula, itu semua sudah berlalu, dan aku sudah tidak terlalu memikirkannya, dan aku rasa marah juga tidak ada gunanya sama sekali..... Jadi yah, aku memaafkan kalian " kata Xiao Fei dengan mata yang mulai berkaca - kaca dan sambil tersenyum, menatap ayah dan gegenya


Jendral Xiao dan Xiao Huang pun tak bisa menahan rasa senang mereka. Mereka berdua pun langsung berlari kearah Xiao Fei dan memeluknya sambil menangis haru, Xiao Fei yang tadinya berdiri dengan tenang pun pada akhirnya meneteskan air mata, dan memeluk ayah dan gegenya


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2