KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
CHEN


__ADS_3

" mmm, kalau begitu katakan pada koki, aku ingin bertemu dengannya " kata Xiao Fei


" Baik, nona muda " jawab pelayan itu, lalu pergi ke dapur


beberapa saat kemudian, pelayan tadi datang bersama seorang pria. Pria itu terlihat masih muda, dan sangat gugup di hadapan Xiao Fei


" S....Salam nona muda, saya Chen.... Saya adalah tukang masak di tempat ini " kata pria itu


" Halo.... Tidak kusangka orang yang memasak makanan enak tadi adalah pria yang bahkan kelihatan lebih muda dariku " kata Xiao Fei sambil melihat Chen dari rambut hingga ke kaki, yang membuatnya semakin gugup


" Apa ada yang bisa saya bantu nona muda ?, atau apakah ada yang salah dengan makanannya ?! " tanya Chen yang mulai terlihat khawatir


" Ah, tidak. Makanan ini sangat luar biasa, dari mana kau belajar membuatnya ? " tanya Xiao Fei


" Masakan itu adalah resep turun - temurun dari keluarga ibuku, yang sekarang diwariskan padaku " jawab Chen


" Apakah kau punya saudara ?, dimana ibu dan ayahmu ? " tanya Xiao Fei

__ADS_1


" Aku tidak punya saudara..... Aku adalah anak tunggal. Ibu dan ayahku..........mereka sudah meninggal " Jawab Chen, lalu terdiam


" Maafkan aku...... aku tidak tahu itu " kata Xiao Fei


" Tidak apa - apa nona " jawab Chen sambil tersenyum kecil


" Jadi Chen, langsung ke intinya saja... Aku ingin memintamu menjadi koki pribadiku " kata Xiao Fei


" koki pribadi ?! " tanya Chen bingung dan agak kaget


Semua orang dalam ruangan itu pun menjadi terkejut, dan suasana pun kembali menjadi riuh.


" Dia adalah putri jenderal besar Xiao ?! idak heran dia memiliki kekuatan yang besar untuk mengalahkan Wang ! " kata seorang pelanggan


" tapi bukankah rumor mengatakan kalau dia itu sampah yang buruk rupa ?! " sahut pelanggan yang lain


" Untuk apa kau percaya pada rumor. kau sudah melihat dengan mata kepalamu sendiri bukan... Gadis secantik dewi itu berhasil mengalahkan Wang dengan santai ! "

__ADS_1


" pu...putri tunggal jenderal besar Xiao ?!.... " gumam Chen yang kaget, tapi masih bisa didengar oleh Xiao Fei


" Iya, Jadi apa jawabanmu ? " tanya Xiao Fei


" Ten... Tentu saja, saya mau, nona ! " Jawab Chen yang terlihat masih kaget tapi terlihat muncul keberanian dan rasa percaya dirinya


" Baiklah kalau begitu, ayo ikuti aku " kata Xiao Fei


Chen pun menoleh ke belakang, menatap pelayan wanita tadi, pelayan itu tersenyum dan mengangguk, mengisyaratkan pada Chen kalau pilihannya adalah pilihan yang bagus, jadi dia bisa pergi sekarang. Chen pun memeluk pelayan itu lalu pergi mengikuti Xiao Fei. Selama dalam perjalanan, Chen tidak berani mengatakan apa - apa, karena dia takut pada Xiao Fei, yang terlihat tenang, dan serius saat itu. Setelah cukup lama berjalan, mereka pun masuk kedalam sebuah toko baju


" selamat datang, apa ada yang bisa saya bantu nona muda ? " kata seorang pelayan


" Tolong bawakan beberapa set baju, yang ukurannya seperti pria yang ada disana '' kata Xiao Fei sambil menunjuk Chen


" baik, nona " kata pelayan itu


pelayan itu pergi, dan kembali beberapa saat kemudian sambil membawa apa yang diminta Xiao Fei. Xiao Fei langsung melihat dan memilih pakaian - pakaian itu

__ADS_1


__ADS_2