KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
MENGEKSEKUSI SELIR DAN ANAKNYA ( 2 )


__ADS_3

" Hmm, permintaanmu terdengar tidak tulus, minta maaflah padaku sekali lagi " kata Xiao Fei


" Jangan keterlaluan dasar j****g ! " bentak Xiao Yi


" Heh, ini adalah pilihanmu sendiri, jangan menyesalinya " kata Xiao Fei, dengan tatapan seperti iblis, yang bersiap untuk membunuh mangsanya


" Sebenarnya ada satu hal yang bisa kalian lakukan, agar aku memaafkan semua perbuatan kalian selama ini " kata Xiao Fei, yang semakin erat menggenggam pegangan pedang yang ada ditangannya


Jenderal Xiao dan Xiao Huang merasa sangat tidak percaya mendengar perkataan Xiao Fei


" Bukankah tadi dia ingin mengeksekusi mereka ?, mengapa sekarang dia berubah pikiran ? " batin Jenderal Xiao dan Xiao Huang, secara bersama


" Apa itu ? " tanya Selir Mei, semangat


Dia tidak tahu kalau sebentar lagi ajal akan menjemputnya. Yang ada di pikirannya saat ini adalah jika dia bisa melakukan sesuatu yang bisa membuat Xiao Fei memaafkannya, maka dia bisa selamat dari hukuman eksekusi dari jenderal Xiao

__ADS_1


" Itu adalah, mati ! " kata Xiao Fei, yang langsung memotong lidah selir Mei menggunakan pedang yang ada ditangannya


Arggggg, jerit selir Mei


" Ibu !. Kau j****g beraninya kau melukai ibuku ! " teriak Xiao Yi, sambil menyerang Xiao Fei dengan elemen air nya


" Cih, lagi - lagi j****g, sangat membosankan. Apa kau tidak bisa mengatakan hal lain !? " kata Xiao Fei, sambil menepis serangan Xiao Yi dengan santai


" Awalnya aku berniat mengurus ibumu terlebih dahulu, setelah itu baru mengurus mu, tapi kelihatannya kau sangat terburu - buru ingin aku mengurus mu. Baiklah kalau begitu, aku akan mengurus kalian berdua sekaligus !, hahahaha " kata Xiao Fei dengan tawa yang terdengar sangat mengerikan


Selir Mei hanya bisa melihat putrinya yang terluka. Ia tak bisa membantu, karena kedua kakinya sudah dipatahkan oleh Xiao Fei


Xiao Yi, yang sudah terpental ke dinding merasa sangat marah, dan tanpa sadar, ia langsung berdiri dan kembali mencoba menyerang Xiao Fei dengan elemen anginnya, namun lagi - lagi serangannya di tepis dengan santai oleh Xiao Fei


" Wah wah, Kelihatannya tubuhmu sembuh dengan sangat cepat, seingat ku tadi kau sama sekali tidak bisa bergerak, jadi harus di gendong oleh para pelayan kedalam aula. Tidak kusangka sekarang kau sudah bisa berdiri dengan baik, bahkan bisa menyerang ku !. Apa kau berbohong tentang luka mu ?! " Sinis Xiao Fei

__ADS_1


" A - aku... "


" Kau apa ?! " tanya Xiao Fei sinis


" A - aku memang t - terluka, tapi tapi tabib sudah memberiku obat. Dia bilang penyembuhannya akan memakan yang cukup lama, tapi tidak ku sangka aku akan sembuh secepat ini " jawab Xiao Yi, gugup


" Cih, seharusnya kau ikut kelas akting. Kebohongan mu dapat diketahui dengan mudah " batin Xiao Fei


" Oh, sepertinya dia tabib yang sangat hebat, bisa membuat obat yang mampu menyembuhkan mu dengan cepat, aku harus menemuinya nanti " kata Xiao Fei


" Tapi, saat ini aku masih punya urusan yang lebih penting.... mengeksekusi kalian berdua " lanjutnya


" Xiao Yi jelas - jelas berbohong, tapi aku sama sekali tidak menyadarinya. Putriku benar, aku memang seorang Jenderal yang bodoh ! " batin Jenderal Xiao, sedih


Xiao Fei kemudian menghilang, lalu muncul lagi tepat dihadapan Xiao Yi, dan dengan cepat menarik rambutnya, dan menyeretnya, setelah itu, membuang tubuhnya, tepat di samping Selir Mei

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2