
" Emm, jadi, apa aku harus membawa orang itu kemari ? " tanya Yu Qi
" Tentu saja, dia adalah bukti yang paling nyata, bagian penting dari rencanaku ! " jawab Xiao Fei sambil tersenyum sinis
" Hehehe, aku tidak tahu bagaimana kau akan menghukum mereka nanti, tapi aku sangat menantikannya, mei mei " kata Yu Qi dengan senyum penuh semangat terpasang di wajah nya
Setelah itu Yu Qi langsung pergi dengan berteleportasi untuk membawa orang yang dimaksud ke kediaman jenderal, sedangkan Xiao Fei tetap duduk di sofa yang ada diruang tamunya sambil tersenyum, menyembunyikan amarah, dan jiwa psikopatnya yang sudah membara. Kali ini ia sudah menghilangkan pelindung yang dipasang tadi, sehingga perkataanya sudah bisa didengar oleh orang lain
" Haaa, aku sedikit lapar " gumam Xiao Fei
" keluarlah jie jie, aku tahu kau sudah mengamatiku dari tadi. Sekarang bisakah kau membuatkan makanan untukku ? " tanya Xiao Fei kepada Ara
" Hehehe, aku ketahuan ya ? " kata Ara sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
__ADS_1
Sebenarnya dari tadi Ara sudah mengintip Xiao Fei dari balik pintu kamarnya, karena merasa khawatir. Ia bahkan melihat semua kejadian dimana Yu Qi tiba - tiba muncul, menyerahkan sebuah kotak kepada Xiao Fei, lalu berbicara dengan Xiao Fei cukup lama, dan langsung menghilang setelahnya. Awalnya Ara ingin bertanya, tapi ia mengurungkan niatnya, mengingat Xiao Fei sedang dalam mood yang buruk
" Tunggu sebentar, aku akan memasak makanan yang lezat untuk mu ! " kata Ara, semangat
" Pff, baiklah. Aku tidak sabar untuk mencicipi makanan lezat buatan jie jie ku " jawab Xiao Fei sambil tertawa kecil melihat tingkah Ara
Ara kemudian pergi ke dapur untuk memasak makanan untuk Xiao Fei. Dia sudah merasa sedikit lega, karena melihat Xiao Fei tersenyum
Beberapa saat kemudian, Ara sudah selesai memasak. Ia kemudian langsung menata semua makanan dengan rapi dipiring, lalu menyajikannya kepada Xiao Fei. Xiao Fei yang sudah tidak tahan lapar pun langsung menyantap makanannya dengan lahap
" Bagaimana rasanya, apakah enak ? " tanya Ara
" emm, ii angat eak, ie ie ( ini sangat enak, jie jie ) jawab Xiao Fei dengan mulut yang masih penuh dengan makanan
__ADS_1
" Hahaha, aku senang kau menyukainya, tapi makanlah pelan - pelan, kau bisa tersedak jika memakan makanan terlalu cepat " kata Ara sambil tertawa melihat Xiao Fei, yang pipinya mengembung karena terlalu banyak memasukan makanan kedalam mulutnya
Disisi lain terlihat Xiao Yi yang sedang berbincang dengan ibunya di paviliun bulan ( paviliunnya Selir Mei ). Seluruh tubuhnya ditutupi perban, dan hanya menyisakan kepalanya saja. Wajahnya pun di make up biru keunguan sehingga terlihat seperti memar
" J****g sialan itu, beraninya dia membuatku jadi seperti ini ! " marah Xiao Yi
" Hehehe, tapi itu tidak masalah. Aku sudah mengadukan perbuatan j****g itu kepada jenderal. Aku yakin dia pasti akan dihukum berat kali ini ! " lanjut Xiao Yi, dengan tidak tahu malu
" Hahaha, tentu saja !. Tidak mungkin Jenderal tidak merasa marah padanya. Kau adalah putri kesayangan dan kebanggaan keluarga Jenderal, tapi dia yang seorang sampah berani memukuli mu, bahkan mematahkan kedua tangan dan kakimu " kata Selir Mei sama tidak tahu malunya dengan Xiao Yi
" Selain itu jenderal pasti merasa sangat prihatin, melihat keadaanmu saat ini. Harus kuakui, tukang rias itu sangat hebat. wajah mu terlihat seperti benar - benar memar. Sebaiknya kita menambah uang bayarannya nanti ! " lanjut selir Mei, dan diangguki oleh Xiao Yi sambil tertawa sinis
BERSAMBUNG
__ADS_1