
Setelah Ara keluar, Xiao Fei duduk di tepi ranjangnya dan kembali menangis. Para beast yang ada di dalam ruang dimensi merasa khawatir pada Xiao Fei, sehingga mereka memutuskan untuk keluar, dan menemuinya.
Ketika para beast keluar dari ruang dimensi, mereka sangat terkejut karena melihat Xiao Fei yang sedang menangis sambil memegang kepalanya, dan sesekali mengacak - ngacak rambutnya. matanya terlihat sembab dan merah karena lama menangis.
Para beast turut merasa sedih melihat kondisi Xiao Fei. Mereka pun menghampiri Xiao Fei untuk menenangkannya.
" Tenanglah Fei er, kami disini !. Jika ada yang mengganggumu, atau membuatmu tidak nyaman, katakan saja pada kami. Tidak baik jika menyimpan penderitaanmu sendiri ! " kata red, sambil menarik Xiao Fei kedalam pelukannya.
" Itu benar !, Akan lebih baik jika kau menderita bersama orang lain daripada harus menanggung penderitaan itu sendiri ! " sambung wolfy
Para beast pun mendekat dan memeluk Xiao Fei. Xiao Fei yang di peluk, perlahan - lahan mulai tenang, karena ia merasakan kehangatan dan kasih sayang dari para beast. Beberapa saat kemudian, Xiao Fei sudah berhenti menangis. Ia kemudian duduk di tepi ranjang, sambil tersenyum kepada para beastnya.
" Terimakasih semuanya, aku sangat bersyukur mempunyai teman seperti kalian ! " kata Xiao Fei.
" Kami lebih bersyukur bisa menjadi beast milikmu Fei er ! " jawab Sane.
__ADS_1
" Ya, Itu benar !. Semua manusia didunia selalu memperlakukan kami para beast seperti budak yang bisa diperintah seenaknya ! " kata Sane
" Selain itu, kami juga sering di buru dan dijadikan hewan kontrak secara paksa. Itulah sebabnya kami sangat membenci manusia. Namun setelah kami bertemu denganmu, kami merasa sangat senang karena kau tidak pernah memperlakukan kami sebagai bawahanmu, melainkan menganggap kami sebagai keluarga sekaligus temanmu, meskipun kau adalah seorang penguasa dunia ! " sambung Drako.
Xiao Fei yang mendengar itu, kembali menatap para beast, dengan senyum yang semakin melebar.
" Ah, apa kau sudah selesai berkultivasi Sane ? " tanya Xiao Fei sambil menatap Sane
" Itu benar Fei er, aku sudah menyelesaikan kultivasiku. Sekarang aku sudah menjadi beast ilahi ! " jawab sane dengan bangga
" Selamat ya ! " kata Xiao Fei
" Jadi Fei er, bisakah kau menceritakan mimpimu kepada kami ? " tanya Blue dengan tatapan penasaran
Xiao Fei diam sejenak, kemudian mulai menceritakan mimpinya, namun langsung ke bagian inti.
__ADS_1
" Aku berada diebuah ruangan yang sangat gelap, tapi ruangan itu kemudian berubah menjadi medan perang. Disana ada pria dan wanita yang sedang menggendong seorang bayi. Kemudian bayi itu berubah menjadi cahaya yang terbang menuju langit dan menghilang. Setelah bayi itu menghilang, pria dan wanita itu pun saling berpelukan dan tubuh mereka perlahan berubah menjadi kelopak bunga ! "
Xiao Fei menjeda ceritanya, menghela nafas, kembali melanjutkan perkataannya. Dapat terlihat kalau saat ini, ia mencoba untuk tidak menangis.
" Haa, di akhir mimpiku, ada seorang pria yang berdiri dihadapanku. meskipun wajahnya tidak terlihat, namun aku masih bisa mendengar suaranya. Dia berkata kalau dua orang tadi sudah mati. Entah kenapa hatiku terasa sangat sakit ketika melihat tubuh mereka berubah menjadi kelopak bunga. terlebih setelah mendengar perkataan pria itu " lanjut Xiao Fei
" Mungkin itu adalah kilas balik tentang peperangan antara bangsa manusia dan bangsa iblis bertahun - tahun yang lalu !" Kata Drako.
" Jadi apa kalian tahu siapa pria dan wanita serta bayi yang ada didalam mimpiku ? " tanya Xiao Fei dengan ekspresi penuh harap.
" Iya Fei er !. Pria, wanita, dan bayi yang ada didalam mimpimu itu tidak lain adalah raja iblis, sang dewi, dan dirimu sendiri ! "
" Jadi itu sebabnya hatiku terasa sakit ! " kata Xiao Fei sambil mengepalkan tangannya didepan dada.
" Bagaimana dengan pria di akhir mimpiku !, apa kalian tahu siapa dia ? " lanjut Xiao Fei
__ADS_1
" Soal itu, kami tidak mengetahuinya Fei er. Kau harus menemukan jawabannya sendiri ! " jawab Red
BERSAMBUNG