KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
OMELAN ARA


__ADS_3

" Ngomong - ngomong, sekarang kau sudah tidak berbicara formal lagi padaku " kata putera mahkota Han


" Ah benarkah ?, maafkan aku " jawab Xiao Fei yang kembali canggung


" Tidak apa - apa, aku lebih suka jika kau berbicara santai seperti ini " kata putera mahkota Han


Tanpa sadar, Xiao Fei tersenyum setelah mendengar perkataan Putera Mahkota Han, hingga tiba - tiba dia tersadar kalau hari sudah larut malam


" Baiklah jika itu keinginanmu. ngomong - ngomong, sebaiknya aku kembali sekarang. Aku rasa kau juga harus kembali " kata Xiao Fei


" Tidak bisakah kau kembali sebentar lagi ? " tanya Putera Mahkota Han


" Aku menginginkan itu, tapi jika aku tidak kembali sekarang, Ara pasti akan khawatir " jawab Xiao Fei


" Siapa Ara ? " tanya Putera Mahkota Han


" Dia adalah pelayan pribadiku, dan sudah kuanggap seperti jie jie ku sendiri " jawab Xiao Fei


" Heh, aku yakin dia pasti akan mengomeliku ketika sampai di kediaman nanti " lanjut Xiao Fei sambil tertawa kecil

__ADS_1


" Jadi begitu " kata putera mahkota Han, lesu


" Emm, apa aku bisa menemuimu di kediaman Jenderal nanti ? " tanya Putera Mahkota Han


" Tentu saja, kenapa tidak " jawab Xiao Fei


Putera mahkota Han sangat senang mendengar jawaban Xiao Fei


" Hmm, baiklah aku akan kembali sekarang, sampai jumpa, dan selamat malam yang mulia " kata Xiao Fei sambil tersenyum


Setelah itu ia langsung berteleportasi ke kediaman Jenderal Xiao,meninggalkan Putera Mahkota Han. Putera mahkota Han kemudian berbaring di atas rerumputan. Ia lalu menutup matanya, dan mengingat kembali saat dimana Xiao Fei mengobatinya tadi


" Perasan apa ini, aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya ! " batin Putera Mahkota Han


Ia kemudian menyentuh lukanya yang diobati oleh Xiao Fei tadi. Perlahan - lahan senyum yang indah, mulai terukir di wajah tampannya


" Aku ingin segera bertemu denganmu lagi Xiao Fei " gumam Putera Mahkota Han


Disisi lain, Xiao Fei segera menuju ke pavilunnya, setelah sampai di kediaman Jenderal Xiao. Dan persis seperti perkiraannya, Ara sudah menunggu didepan pintu paviliun dengan raut wajah khawatir. Xiao Fei lalu menghampiri Ara, sambil tersenyum

__ADS_1


" Aku pulang, jie jie ! " kata Xiao Fei


" Kau, darimana saja kau !, apa kau tahu kalau ini sudah tengah malam !, apa kau tidak bisa berhenti membuatku khawatir ! " omel Ara dengan nafas yang menggebu - gebu


" Hehehe, jangan marah jie jie, tadi aku hanya berjalan jalan - jalan dipasar kok, yah meskipun setelah itu aku pergi ke bukit di luar kota... " jawab Xiao Fei


" Apaa, bukit diluar kota !, apa yang ada di pikiran mu mei mei, seorang nona bangsawan berjalan - jalan sendirian ke bukit yang ada diluar kota ?, itu sangat berbahaya tahu ! " Teriak Ara


" Tenanglah jie jie, dengarkan aku dulu !. Tadi aku memang pergi ke bukit di luar kota, tapi tidak ada yang mengganggu ku kok, lihat lah, aku masih baik - baik saja bukan ?, selain itu, kalau pun ada sesuatu yang berbahaya, aku bisa melindungi diriku sendiri. Kau tahu sendiri kan, kalau mei mei mu ini sangat kuat ! " jawab Xiao Fei, bangga


" Meskipun kau sangat kuat sekalipun, aku tetap akan mengkhawatirkanmu, karena kau adalah mei mei ku ! " kata Ara


Xiao Fei sangat tersentuh mendengar kata - kata Ara


" Aku benar - benar tidak menyangka, ternyata seorang pelayan bisa sangat peduli kepadaku. Padahal ayah dan kakak kandungku sendiri tidak pernah peduli padaku ! " batin Xiao Fei


" Iya, jie jie ku memang yang terbaik !. Sekarang bisakah kita masuk, aku merasa sangat lelah " kata Xiao Fei


Mereka kemudian masuk kedalam paviliun. Setelah itu Xiao Fei pun menuju ke kamarnya, dan langsung merebahkan diri di kasurnya. Perlahan - lahan matanya mulai terpejam, dan dia pun tertidur

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2