
satu tahun telah berlalu. Angin berhembus pelan, menerpa wajah mulus dibawah pohon yang rindang. Seorang gadis yang cantik bagaikan seorang dewi, perlahan - lahan membuka matanya, dan menampakan pupil mata berwarna hijau yang sangat cantik, kulit yang putih bagaikan salju, jari - jari yang lentik, dan bibir mungil berwarna merah muda dapat membuat siapapun yang melihatnya tidak mau memalingkan wajah. Gadis itu tidak lain dan tidak bukan adalah Xiao Fei yang baru saja menyelesaikan kultivasinya
" Akhirnya selesai juga " kata Xiao Fei sambil mengelap sedikit keringat di keningnya
Karena melihat tangannya sedikit kotor, Xiao Fei pun pergi ke sungai didekat situ untuk mencucinya. Namun setelah sampai disungai, Xiao Fei sangat terkejut saat melihat pantulan wajahnya di permukaan air. Wajah yang dulunya buruk rupa, kini cantik bagaikan seorang dewi
" Astaga, apa ini masih wajahku ? ini bahkan lebih cantik dari seorang putri ! " kata Xiao Fei
" Hmm, aku harus segera menemui para beast. Mereka pasti akan terkejut dengan perubahan ku hehehe " lanjutnya
Xiao Fei pun segera mencuci tangannya kemudian pergi untuk menemui para beast. Setelah berjalan cukup lama, para beast pun mulai terlihat
Hei semua, teriak Xiao Fei. Ia bermaksud untuk mengagetkan mereka degan perubahannya, namun yang terjadi malah diluar dugaan. Para beast ingin menyerangnya karena berpikir kalau ia adalah orang lain, Akibat perubahannya yang sangat besar.
" siapa kau, dan bagaimana kau bisa masuk kemari ! " tanya Red, waspada
" Hei - hei, aku hanya berkultivasi selama setahun, dan kalian sudah tidak mengenaliku lagi ? " jawab Xiao Fei
" k - kau fei er ? " tanya Sane dengan tatapan tidak percaya
" Hehehe, iya ini aku. Bagaimana, bukankah aku bertambah cantik ? " tanya Xiao Fei, sambil membusungkan dada, bangga
__ADS_1
Para beast hanya bisa melongo tak percaya dengan perubahan Xiao Fei
" wah, Fei er, kau terlihat sangat cantik. Bahkan para putri pun tidak sebanding dengan dirimu " puji Blue
" terimakasih. ngomong - ngomong aku ingin pergi ke ibu kota untuk membeli beberapa set baju. tapi dimana aku bisa mendapat uang ? " tanya Xiao Fei
" tenang saja Fei er, kau memiliki kekayaan tanpa batas didalam ruang dimensimu ini " jawab Wolfy
" benarkah, dimana ? " tanya Xiao Fei
" berjalanlah ke arah utara. nanti kau akan melihat sebuah gubuk kecil. masuklah kesana dan ambilah emas sebanyak yang kau mau " jawab Drako
" Hei bukankah aku yang harusnya mengatakan itu ? " kata Wolfy, tidak terima
" Apa kata mu ! " teriak Wolfy
" sudah - sudah " kata Blue melerai, sebelum terjadi pertengkaran
" oh ya, Red, bisakah kau mengecek tingkat kultivasiku ? " tanya Xiao Fei
Red kemudian menghampiri Xiao Fei, dan mengecek kultivasinya
__ADS_1
" F - fei er, kau berada di tingkat lagit tahap akhir " jawab Red dengan wajah syok
" Benarkah ?, bagus berarti tinggal 2 tingkat lagi, dan kekuatanku akan sempurna " kata Xiao Fei, semangat
Setelah itu Xiao Fei pun langsung mengikuti apa yang dikatakan oleh Drako. Ia pun langsung melompati pepohonan ke arah utara. Meskipun Xiao Fei hanya melompat santai, namun gerakannya sangat cepat dan gesit seperti seorang ninja. Setelah melihat sebuah gubuk, xiao fei pun langsung berhenti dan masuk kedalam gubuk itu. Dan saat membuka pintu gubuk itu, ia sangat terkejut. Kenapa tidak, seluruh isi gubuk itu adalah emas, dan permata.
" aku kaya " batin xiao fei
Ia kemudian mengambil beberapa koin emas, lalu kembali untuk menemui para beast
" Sekarang aku mau pergi kepasar di ibu kota. Kalian tetaplah didalam ruang dimensi " kata Xiao Fei
" Baiklah Fei er " ucap para beast secara bersamaan
Setelah itu, Xiao Fei keluar dari cincin dimensinya, dan langsung menuju ke ibu kota
XIAO FEI
( kelincinya diabaikan saja ya 😅😅😅 )
__ADS_1
BERSAMBUNG