KEKEJAMAN SANG PUTRI

KEKEJAMAN SANG PUTRI
IDENTITAS YANG TERBONGKAR DENGAN TIDAK SENGAJA ( 4 )


__ADS_3

" Hais, awalnya aku berencana untuk tidak menyiksamu, tapi melihat sikap mu yang sekarang, aku jadi berubah pikiran " kata Xiao Fei


Ia lalu duduk di hadapan Nan Yuran, memutar - mutar belati yang ada di tangannya, lalu langsung menikam kaki Nan Yuran, setelah itu ia langsung mencabut belati itu dengan kasar, lalu mulai menggores wajah Nan Yuran. jeritan kesakitan menggema didalam restoran itu. Semua orang yang mendengar teriakan Nan Yuran, bahkan beberapa diantaranya pingsan karena tidak kuat melihat kesadisan Xiao Fei dalam menyiksa Nan Yuran. Tapi seperti biasa semua itu tidak ada artinya di mata Xiao Fei. Malah jeritan Nan Yuran. Itu membuat Xiao Fei semakin bersemangat untuk menyiksanya


" Hahahaha !! " tawa jahat Xiao Fei menggema didalam ruangan itu


" Wah wah, sepertinya hari ini adalah hari keberuntunganku. Sudah lama aku tak menyiksa orang seperti ini " kata Xiao Fei


ia lalu berdiri sambil menunduk menatap Nan Yuran dengan seringai yang menyeramkan diwajahnya

__ADS_1


" Hmm, aku sudah lapar. Sebaiknya kita akhiri permainannya disini ! " lanjutnya


Xiao Fei lalu mengangkat wajahnya, yang membuat semua orang termasuk Putra mahkota Han, anggota Black Fox Mafia dan para pelayan terlihat sangat terkejut. Xiao Fei merasa agak bingung, tapi dia tidak terlalu mempedulikan hal itu. Ia lalu menjambak rambut Nan Yuran, lalu menyeret tubuhnya, lalu melemparkannya ke tembok, dan dia mengulang hal itu beberapa kali. Hingga akhirnya Nan Yuran sudah terlihat tak berdaya. Xiao Fei lalu mengangkat tangannya bermaksud mengeluarkan kekuatan spiritualnya untuk membunuh Nan Yuran, tapi ketika hendak mengeluarkan kekuatan spiritualnya, tiba - tiba seorang wanita muncul dan bersujud dihadapan Xiao Fei, memohon pengampunan untuk Nan Yuran. Wanita itu sudah tua, namun tetap memaksakan dirinya untuk bersujud di hadapan Xiao Fei. Ternyata wanita tua itu adalah ibu pengasuh dari Nan Yuran. Dia sudah merawat Nan Yuran sejak kecil, sehingga ia sudah menganggap Nan Yuram seperti anaknya sendiri. Melihat wanita tua itu memohon, Xiao Fei pun tidak jadi mengeluarkan kekuatan spiritualnya


" Ck, kau beruntung !. Jika seandainya bibi ini tidak datang memohon agar aku melepaskanmu, munkin saja sekarang kau sudah MATI " kata Xiao Fei


" Tapi, bukan berarti aku akan melepaskanmu pergi begitu saja " lanjutnya


" Yah, aku rasa permainannya cukup sampai disini " kata Xiao Fei, santai

__ADS_1


" Segera bawa dia pergi dari hadapan ku, sebelum aku berubah pikiran dan membunuhnya " kata Xiao Fei, kepada wanita tua yang melindungi Nan Yuran tadi


" Baik, terimakasih Queen ! " kata wanita tua itu, kemudian ia membawa Nan Yuran kembali ke kediamannya, di bantu oleh beberapa orang yang menggendong tubuh Nan Yuran


" Ah, sekarang suasana hati ku sedang tidak bagus, jadi bisakah kalian semua pergi dari restoran ini, sekarang ? " kata Xiao Fei kepada para pelanggan, dengan senyum jahatnya


" B....baiklah Q... Queen " jawab mereka


" Oh ya, satu lagi. Jangan coba - coba menceritakan apapun yang kalian lihat dan dengar hari ini, apa lagi mengenai identitasku. Jika kalian berani menceritakan kepada orang lain termasuk keluarga kalian sendiri, maka bersiaplah, karena hari itu akan menjadi hari terakhir kalian, dan seluruh keluarga, dan keturunan kalian di dunia ! " Lanjut Xiao Fei, sambil mengeluarkan auranya yang membuat semua orang merinding

__ADS_1


Para pelanggan itu hanya bisa menelan Saliva, setelah mendengar perkataan Xiao Fei. Mereka lalu segera meninggal kan restoran itu


BERSAMBUNG


__ADS_2